Upper Lascar Row (Cat Street): Gang Barang Antik di Hong Kong

Upper Lascar Row, yang dikenal warga setempat sebagai Cat Street, adalah gang pejalan kaki yang sempit di Sheung Wan. Di sepanjang jalannya berjajar kios dan toko yang menjual barang antik, benda-benda unik vintage, memorabilia era Mao, perhiasan giok, dan berbagai barang koleksi. Tempat ini jauh lebih menyenangkan bagi mereka yang mau berjalan santai dan penasaran, dibanding wisatawan yang terburu-buru.

Fakta Singkat

Lokasi
Upper Lascar Row, Sheung Wan, Pulau Hong Kong
Cara ke sini
Stasiun MTR Sheung Wan (Island Line), Pintu Keluar A2 — sekitar 10 menit jalan kaki menanjak
Waktu yang dibutuhkan
45 menit hingga 2 jam tergantung minatmu pada barang antik
Biaya
Gratis masuk; harga bisa ditawar di sebagian besar kios
Cocok untuk
Pemburu barang antik, fotografer, pecinta sejarah, pejalan kaki yang penasaran
Suasana ramai kios dan toko di sepanjang Upper Lascar Row (Cat Street) di Hong Kong, menampilkan barang antik dan benda-benda unik di rak pasar yang semarak.
Photo Saiyans16 (CC BY-SA 3.0) (wikimedia)

Apa Itu Cat Street dan Kenapa Punya Dua Nama?

Alamat resminya adalah Upper Lascar Row, nama jalan yang berasal dari era kolonial ketika para pelaut dari Asia Selatan dan Asia Tenggara — yang dikenal sebagai lascar — menetap di kawasan Sheung Wan ini. Seiring waktu, gang ini menjadi tempat jual-beli barang curian, dan para pencuri yang berdagang di sini dijuluki 'tikus.' Sementara para pembeli yang datang mencari barang murah mencurigakan disebut 'kucing.' Julukan Cat Street pun melekat, dan hingga kini masih muncul di peta serta dalam percakapan sehari-hari.

Sejarah itulah yang memberi Cat Street karakter yang jarang ditemukan di pasar wisata yang terlalu rapi. Barang-barangnya beragam dalam arti yang sesungguhnya: pecahan porselen dinasti Qing berdampingan dengan poster propaganda Revolusi Kebudayaan, uang kertas Hong Kong lama, arca Buddha dari kuningan, furnitur kayu ukiran, jam saku Rusia, hingga kotak berisi koin dari mata uang yang sudah tidak berlaku. Tidak semuanya asli, dan tidak semuanya benar-benar tua. Mendatangi pasar ini dengan rasa ingin tahu — bukan dengan niat berinvestasi — adalah pendekatan yang jauh lebih memuaskan.

💡 Tips lokal

Kalau kamu mencari barang antik terautentikasi lengkap dengan dokumentasi asal-usulnya, dealer berlisensi di Hollywood Road yang berdekatan adalah pilihan lebih tepat. Cat Street lebih condong ke barang koleksi, benda-benda unik, dan barang vintage terjangkau — bukan barang sekelas museum.

Suasana Langsung: Seperti Apa Gang Ini Sebenarnya

Cat Street pendek — sekitar 200 meter dari ujung ke ujung — dan membentang sebagai gang khusus pejalan kaki yang sejajar dengan Hollywood Road. Kiosnya berupa perpaduan antara meja lipat di luar ruangan dan toko permanen dengan lemari kaca. Pajangan di lantai dasar meluber ke trotoar, sehingga kamu akan berjalan meliuk-liuk di antara tumpukan pot keramik, jejeran gambar berbingkai, dan peti berisi koin serta medali.

Di pagi hari, terutama pada hari kerja sebelum pukul 10, gang ini cukup sepi hingga kamu bisa mendengar detail-detail kecil: seorang penjual membuka bungkusan koran dari mangkuk porselen, suara gesekan bangku di atas trotoar, dan aroma dupa yang samar-samar mengalir dari Man Mo Temple beberapa jalan dari sana. Ini adalah waktu paling ideal untuk menelusuri kios jika kamu ingin ngobrol dengan para penjual — beberapa di antaranya cukup fasih berbahasa Inggris untuk membahas barang-barang yang mereka jual.

Menjelang siang di akhir pekan, suasananya berubah. Wisatawan yang membawa kamera jauh lebih banyak dari pembeli serius, dan gang ini terasa lebih seperti latar foto ketimbang pasar yang sedang beroperasi. Bukan hal yang buruk bagi pengunjung yang sekadar jalan-jalan, tapi artinya ruang untuk tawar-menawar menyempit dan kesempatan mengobrol santai yang bikin berburu barang antik jadi menyenangkan pun berkurang.

Konteks Sejarah dan Budaya

Sheung Wan telah menjadi persimpangan komersial dan budaya di Pulau Hong Kong sejak masa-masa awal pemukiman Inggris pada tahun 1840-an. Jaringan jalan di kawasan ini masih mencerminkan sejarah berlapis itu: penjual makanan laut kering berjejer di Des Voeux Road West, perlengkapan pemakaman tradisional terkonsentrasi di sekitar Jervois Street, dan perdagangan barang antik serta seni mengalir di sepanjang koridor Hollywood Road — dengan Cat Street sebagai perpanjangannya yang lebih kasual di level jalanan.

Keberadaan Man Mo Temple, salah satu kuil Tao tertua di Hong Kong yang terletak hanya beberapa langkah kaki di Hollywood Road, semakin mempertegas kepadatan sejarah di bagian Sheung Wan ini. Berjalan di antara keduanya — asap dupa, pernis antik, dan sesekali aroma toko obat herbal di dekatnya — memberikan gambaran nyata tentang apa yang berhasil dipertahankan kawasan ini di tengah puluhan tahun pembangunan ulang di bagian lain Pulau Hong Kong.

Inventaris pasar ini telah berubah cukup signifikan sejak era 1970-an dan 1980-an, ketika Cat Street menjadi sumber penting barang antik asli yang mengalir keluar dari daratan Tiongkok. Kios-kios hari ini mencerminkan budaya koleksi yang lebih luas: barang-barang era Mao sangat diminati pengunjung dari Tiongkok daratan, sementara benda-benda vintage khas Hong Kong — tiket trem lama, kartu pos era kolonial, kaleng iklan — cenderung menarik perhatian pembeli lokal dan wisatawan yang tertarik sejarah.

Menelusuri Pasar: Panduan Praktis Langkah demi Langkah

Pendekatan paling alami adalah dari Hollywood Road. Dari Man Mo Temple, berjalan ke barat sebentar lalu belok kiri menuruni tangga yang mengarah ke Upper Lascar Row. Pintu masuk ini menempatkanmu di ujung barat pasar, yang biasanya memiliki konsentrasi kios luar ruangan lebih tinggi. Berjalan ke timur dari sana akan membawamu ke toko-toko bergaya galeri yang lebih permanen di ujung timur.

Tawar-menawar adalah hal yang lumrah di kios luar ruangan, tapi tidak di toko tertutup yang sering menampilkan harga tetap. Penawaran awal yang wajar sekitar 60–70% dari harga yang diminta di kios, meskipun ini bervariasi tergantung penjual dan barangnya. Penjual yang memang tidak mau turun harga akan langsung bilang tidak, dan tetap ramah. Menawar terlalu agresif untuk barang yang sudah jelas dipatok harga di toko-toko kecil justru menciptakan ketidaknyamanan, bukan hasil.

ℹ️ Perlu diketahui

Sebagian besar kios buka sekitar pukul 10 pagi dan tutup pukul 6 sore. Pasar ini beroperasi setiap hari, meski hari Senin biasanya lebih sepi dibanding hari lainnya. Datanglah sebelum pukul 11 di hari kerja untuk kondisi menelusuri yang paling santai.

Ujung timur gang terhubung ke tangga yang kembali naik ke Hollywood Road, dekat Lascar Row Antique Centre — gedung berlantai banyak yang menampung lebih banyak dealer di dalam ruangan. Gedung ini kurang memiliki suasana gang itu sendiri, tapi layak disinggahi sebentar, terutama untuk melihat perhiasan giok dan koin-koin lama yang dipajang dengan pencahayaan yang lebih baik.

Catatan Fotografi dan Pertimbangan Praktis

Cat Street sangat fotogenik di bawah cahaya pagi yang lembut, ketika sinar matahari rendah menyapu tekstur porselen, kayu ukiran, dan logam tua. Cahaya tengah hari terasa keras dan menghilangkan kedalaman visual kios-kios tersebut. Gang yang sempit membuat foto sudut lebar dari jarak dekat mendistorsi proporsi; lensa setara 35mm atau 50mm bekerja lebih baik untuk mengabadikan benda-benda individual dan interaksi dengan penjual.

Selalu minta izin sebelum memotret penjual atau koleksi pribadi mereka. Kebanyakan tidak keberatan, tapi permintaan itu tetap penting. Mengarahkan kamera ke suatu barang sambil menatap dengan ekspresi bertanya biasanya sudah cukup untuk mendapat anggukan atau lambaian tangan.

Aksesibilitas di Cat Street cukup terbatas. Gang ini memiliki paving yang tidak rata, dan tangga penghubung dari Hollywood Road tidak ramah kursi roda. Sepatu bersol datar adalah pilihan bijak karena batu-batu tersebut bisa licin setelah hujan. Jika kamu merencanakan pagi penuh di area ini, menggabungkan Cat Street dengan kunjungan ke Western Market yang lebih dekat ke tepi laut akan menjadi setengah hari yang menyenangkan di Sheung Wan.

Penilaian Jujur: Untuk Siapa Tempat Ini dan Siapa yang Mungkin Kecewa

Cat Street adalah pasar yang benar-benar hidup, bukan pengalaman yang dikurasi. Kalau ekspektasimu adalah kawasan antik yang tertata rapi, mudah dinavigasi, dengan label berbahasa Inggris dan pendingin ruangan, tempat ini akan terasa mengecewakan. Nilai di sini ada pada ketidakterdugaannya: kamu mungkin menemukan kotak berisi sertifikat saham Hong Kong tahun 1960-an, cangkir enamel era Mao dalam kondisi sempurna, atau lukisan cat minyak kecil tanpa asal-usul yang jelas tapi punya daya tarik tersendiri.

Pengunjung yang menginginkan pengalaman galeri butik yang lebih terseleksi sebaiknya menuju galeri-galeri kelas atas di Hollywood Road itu sendiri. Mereka yang ingin mendapat gambaran lebih luas tentang Hong Kong sebelum meluangkan waktu di Sheung Wan mungkin akan terbantu dengan panduan hal-hal yang bisa dilakukan di Hong Kong untuk menempatkan Cat Street dalam konteks ragam atraksi kota ini.

Pelancong yang merasa bosan dengan berkeliaran tanpa tujuan, atau yang tidak tertarik dengan benda-benda tua, akan kehabisan hal untuk dilihat di Cat Street dalam waktu kurang dari sepuluh menit. Tempat ini bukan destinasi yang tampil untuk pengunjung pasif. Ia memberi hadiah bagi mereka yang mau berhenti, memungut barang, mengajukan pertanyaan, dan membiarkan diri terkejut oleh apa yang ada.

Tips Orang Dalam

  • Tangga yang menghubungkan Hollywood Road ke Cat Street mudah terlewat kalau kamu berjalan cepat. Cari tangga batu sempit tepat di sebelah barat Man Mo Temple — turunan itu sendiri sudah menjadi bagian dari pengalaman.
  • Beberapa penjual menyimpan barang-barang terbaik mereka di dalam atau di bawah meja, bukan di pajangan terbuka. Kalau kamu mencari sesuatu yang spesifik, bertanya langsung — bahkan dengan foto di ponselmu — sering kali memunculkan barang yang tidak terlihat.
  • Lascar Row Antique Centre di ujung timur gang punya kantin kecil di salah satu lantai atas — berguna kalau kamu sedang menjalani sirkuit pagi yang lebih panjang di sekitar kawasan ini.
  • Barang koleksi era Mao (lencana enamel, Buku Merah Kecil, poster propaganda) termasuk yang paling konsisten tersedia dan cenderung dihargai dengan jujur sesuai kelangkaannya. Barang-barang ini juga mudah dibawa pulang.
  • Kalau kamu berkunjung di pagi hari musim dingin yang cerah antara November dan Februari, sudut cahaya matahari yang rendah dan udara yang lebih sejuk menciptakan kondisi paling nyaman dan fotogenik di gang ini.

Untuk Siapa Upper Lascar Row (Cat Street)?

  • Kolektor barang antik dan pemburu benda unik yang mencari barang terjangkau
  • Fotografer yang tertarik pada tekstur, sejarah perkotaan, dan potret jalanan
  • Wisatawan pencinta sejarah yang penasaran dengan masa kolonial dan pascaperang Hong Kong
  • Pelancong santai yang menikmati menelusuri tanpa jadwal, bukan atraksi terprogram
  • Siapa saja yang menggabungkan kunjungan ke Man Mo Temple atau galeri Hollywood Road dengan jalan-jalan di kawasan ini

Atraksi Terdekat

Hal lain yang bisa dilihat di Sheung Wan:

  • Man Mo Temple

    Kuil Man Mo menempati lahan sempit di Hollywood Road tempat gulungan dupa raksasa menggantung dari langit-langit dan jemaah membakar persembahan untuk dewa sastra dan perang. Dibangun antara tahun 1847 dan 1862 oleh pedagang Tionghoa, monumen bersejarah ini bertahan sebagai interior kuil yang paling banyak difoto di Hong Kong. Asapnya tebal, ruangannya kecil, dan rombongan wisatawan terus bergantian masuk.

  • Western Market

    Western Market menempati bangunan bata merah bergaya Edwardian di ujung barat Central, tempat trem berderak melewati Des Voeux Road. Dibangun pada tahun 1906 sebagai pasar produk segar, monumen bersejarah ini kini menampung pedagang kain, toko model bus, dan jaringan kedai pencuci mulut Hong Kong di dalam cangkang kolonialnya yang terawat.