Harrods: Di Dalam Department Store Terbesar di Eropa
Berdiri sejak 1849 dan menempati lebih dari sejuta kaki persegi di Knightsbridge, Harrods adalah salah satu ikon London sekaligus pusat perbelanjaan. Entah kamu sekadar menjelajahi Food Halls atau berbelanja di lantai desainer, ini yang perlu kamu tahu.
Fakta Singkat
- Lokasi
- 87–135 Brompton Road, Knightsbridge, London SW1X 7XL
- Cara ke sini
- Stasiun Knightsbridge (jalur Piccadilly) — jalan kaki 1 menit
- Waktu yang dibutuhkan
- 1,5–3 jam tergantung minatmu
- Biaya
- Gratis masuk dan jalan-jalan. Antar-jemput taksi di Basil Street (Pintu 3). Tempat parkir: SW3 1QE, sekitar 2 menit jalan kaki.
- Cocok untuk
- Penggemar kuliner, pencinta arsitektur, pemburu belanja mewah, dan yang sekadar ingin lihat-lihat
- Situs web resmi
- www.harrods.com/en-gb

Apa Sebenarnya Harrods Itu (dan Bukan)
Harrods bukan department store biasa, dan sudah lama begitu. Membentang di sekitar 1.100.000 kaki persegi ruang jual di Brompton Road, Knightsbridge, ini adalah department store terbesar di Eropa dan salah satu gedung ritel paling dikenal di dunia. Fasad barok terracotta yang dirancang arsitek C. W. Stephens dan selesai dibangun tahun 1905 mendominasi satu blok kota penuh. Di malam hari, bangunan ini diterangi ribuan lampu sehingga tampilannya lebih menyerupai istana yang terdampar di barat London daripada sebuah toko.
Namun di balik kemegahannya, Harrods selalu membelah pendapat. Warga sekitar menjadikan Food Halls sebagai toko bahan makanan sehari-hari. Wisatawan memperlakukan seluruh gedungnya sebagai destinasi wisata. Pembeli barang mewah menganggapnya tempat belanja yang serius. Ketiganya benar, dan ketiganya hidup berdampingan — kadang dengan canggung — di tujuh lantai toko ini.
ℹ️ Perlu diketahui
Masuk sepenuhnya gratis. Harrods adalah toko, bukan atraksi berbayar. Kamu bisa masuk, jelajahi setiap lantai, dan pergi tanpa menghabiskan sepeser pun — meski suasananya memang dirancang untuk membuat itu terasa sulit.
Gedungnya dan Sejarahnya
Charles Henry Harrod memindahkan usaha kelontongnya ke lokasi ini pada tahun 1849, saat Knightsbridge masih jauh dari kesan mewah seperti sekarang. Bisnis ini tumbuh pesat sepanjang era Victoria, melewati kebakaran pada 1883 yang menghancurkan bangunan aslinya, lalu berkembang menjadi struktur Edwardian megah yang masih berdiri hingga hari ini. Bangunan saat ini dirancang oleh C. W. Stephens dan dibuka pada 1905, dengan fasad yang menampilkan keramik Doulton terracotta pucat yang tersusun di antara kolom-kolom batu Portland berlima lantai.
Di dalamnya, Egyptian Hall dan Egyptian Escalator — dipasang pada tahun 1990-an dan dihiasi relief hieroglif, kepala sphinx, serta ukiran berlapis emas — menjadi salah satu ruang interior paling banyak difoto di dunia ritel London. Keduanya dibangun semasa kepemilikan Mohamed Al Fayed dan terasa begitu teatrikal hingga barang-barang yang dijual di sekitarnya seolah menjadi sekadar latar. Apakah kamu menganggapnya menakjubkan atau berlebihan tergantung seberapa besar seleramu pada estetika yang maksimalis.
Food Halls: Alasan Terbaik untuk Berkunjung
Bagi banyak pengunjung, Food Halls di lantai bawah tanah dan lantai dasar sudah cukup membenarkan seluruh perjalanan ini. Deretan hall daging dan ikan berlapis ubin berasal dari era fit-out Edwardian asli dan masih menjadi ruangan yang indah: panel langit-langit yang ornamental, etalase butcher yang ditata bak pajangan museum, dan konter yang dipenuhi produk dari seluruh Inggris dan Eropa. Aroma berubah nyata saat kamu berpindah antar bagian — dari kesegaran dingin konter ikan, ke hangat manis ruang keju, lalu ke aroma jeruk segar di bagian produk segar.
Bagian cokelat dan permen saja sudah menarik pengunjung yang sama sekali tidak berniat membeli jas atau tas tangan. Rak-raknya penuh dengan kotak bermerek Harrods, tapi juga cokelat pilihan, makanan kalengan, teh, dan minuman keras dari pilihan yang lebih luas dibanding kebanyakan toko spesialis. Bakeri memproduksi kue dan roti langsung di tempat. Pada jam-jam ramai akhir pekan, Food Halls bisa sangat penuh, dan lorong-lorong sempit berlapis ubin terasa sesak terutama di dekat konter keju dan charcuterie.
💡 Tips lokal
Kalau kamu datang pagi-pagi di hari kerja, Food Halls cukup tenang untuk dijelajahi santai sesuai selera sendiri. Tapi pukul 13.00 di hari Sabtu, melewati konter deli butuh kesabaran ekstra.
Panduan Per Lantai: Ada Apa di Mana
Harrods terbagi dalam tujuh lantai plus satu lantai bawah tanah. Tata letaknya tidak terlalu intuitif, dan toko ini sesekali mengubah susunan departemennya, jadi peta yang tersedia di pintu masuk utama sebaiknya diambil saat kamu tiba.
- Bawah Tanah / Lantai Dasar: Food Halls, bakeri, cokelat, anggur dan minuman keras, Beauty Bazaar
- Lantai Satu: Pakaian wanita desainer, sepatu, aksesori, perhiasan mewah
- Lantai Dua: Merek pakaian wanita, pakaian dalam, layanan kecantikan
- Lantai Tiga: Pakaian pria, pakaian olahraga
- Lantai Empat: Pakaian anak, mainan, teknologi
- Lantai Lima: Restoran dan kafe
- Lantai Enam: Harrods Estates, perjalanan, layanan
Departemen mainan di lantai empat sangat disukai keluarga dengan anak kecil dan layak dikunjungi meski tanpa niat membeli: skala dan cara presentasinya tidak biasa, dengan area display yang dirancang untuk interaksi langsung. Departemen teknologi kurang menonjol dan sebagian besar menawarkan hal serupa dengan yang bisa kamu temukan di toko merek flagship terdekat.
Bagaimana Suasana Berubah Sepanjang Hari
Harrods buka pukul 10.00 dari Senin hingga Sabtu (dengan beberapa pembukaan pukul 11.00 di hari kerja tertentu; cek jam terbaru sebelum datang), dan satu jam pertama inilah saat gedung ini paling terasa seperti toko yang memang ia inginkan. Staf sepenuhnya sigap, lantai cukup sepi sehingga kamu bisa mendengar sistem ventilasi dan musik lembut yang mengalir di setiap departemen, serta cahaya dari jendela Brompton Road jatuh jernih di atas etalase. Egyptian Escalator hampir sepenuhnya milikmu di momen-momen pagi ini.
Menjelang tengah hari di hari mana pun, karakternya berubah. Rombongan tur dan wisatawan umum mulai memenuhi Food Halls dan lantai dasar secara signifikan. Lantai atas masih relatif nyaman. Pukul 15.00 di hari Sabtu musim panas, toko berada di kondisi paling padat — antrean terbentuk di konter makanan yang ramai, lift penuh cepat, dan pengalaman bergeser dari menikmati menjadi sekadar menavigasi. Kalau kamu datang khusus untuk suasana atau arsitekturnya, pagi hari di hari kerja jelas jauh lebih baik.
Jam buka hari Minggu lebih pendek: toko dibuka untuk lihat-lihat saja mulai pukul 11.30, dengan transaksi jual beli baru dimulai pukul 12.00 sesuai undang-undang perdagangan hari Minggu di Inggris. Ini cukup berarti kalau kamu berencana berbelanja di awal hari.
⚠️ Yang bisa dilewati
Setiap hari Minggu, Harrods hanya mengizinkan pengunjung lihat-lihat dari pukul 11.30 hingga 12.00. Kamu bisa berkeliling lantai, tapi belum bisa melakukan transaksi. Pembelian baru bisa dilakukan mulai pukul 12.00.
Foto, Aturan Berpakaian, dan Hal Praktis Lainnya
Harrods tidak memberlakukan aturan berpakaian resmi untuk masuk, meski pengunjung di kebanyakan lantai cenderung berpenampilan rapi kasual, dan di lantai desainer kamu akan menemukan berbagai gaya mulai dari jins hingga pakaian formal. Egyptian Hall dan Escalator tampak bagus difoto dari hampir semua sudut; untuk foto yang lebih lebar, sebaiknya datang sebelum kerumunan mulai memadati lantai bawah. Foto dengan lampu kilat umumnya tidak dianjurkan di beberapa departemen tertentu.
Toko ini sepenuhnya ramah kursi roda, dengan lift yang menghubungkan semua lantai dan parkir disabilitas tersedia bagi pemegang izin di Basil Street, di bagian belakang gedung (kode pos SW3 1QE). Taksi bisa mengantar dan menjemput di Basil Street, Pintu 3. Jika kamu berkendara, parkir berbayar tersedia di Brompton Place (kode pos SW3 1QE), sekitar dua menit jalan kaki dari pintu masuk utama.
Stasiun Tube Knightsbridge berada tepat di depan toko di jalur Piccadilly, sehingga mudah untuk menggabungkan kunjungan ini dengan atraksi terdekat. Museum Victoria and Albert berjarak 10 menit jalan kaki, dan Museum Sejarah Alam sedikit lebih jauh di sepanjang Exhibition Road. Kawasan Kensington dan Chelsea sangat layak dieksplorasi lebih lama jika kamu punya waktu untuk berkeliling di luar toko ini.
Apakah Hype-nya Terbukti?
Harrods menempati posisi yang unik dalam lanskap wisata London. Toko ini sekaligus menjadi salah satu destinasi paling banyak dikunjungi di kota dan salah satu yang paling sering mengecewakan bagi mereka yang datang dengan ekspektasi yang tidak bisa mereka jelaskan sendiri. Food Halls-nya memang luar biasa dan tahan uji dari standar mana pun. Interior arsitekturalnya — terutama hall berlapis ubin dan Egyptian Escalator — layak dilihat setidaknya sekali. Lantai ritel di luar Food Halls kualitasnya lebih bervariasi.
Banyak butik merek di dalam Harrods memiliki toko flagship tersendiri di tempat lain di London atau tersedia secara daring. Harga mencerminkan nilai properti dan posisi merek, bukan diskon atau stok eksklusif tertentu. Jika kamu adalah pembeli barang mewah yang serius dengan tujuan pembelian spesifik, Harrods adalah destinasi yang layak. Jika kamu pengunjung penasaran yang ingin merasakan ikon London yang terkenal ini dan menjelajahi sesuatu yang luar biasa di departemen kuliner dan arsitekturnya, kunjungan ini sepadan.
Wisatawan dengan waktu terbatas di London mungkin perlu mempertimbangkan apakah Harrods sesuai dengan prioritas mereka. Jika ini kunjungan pertamamu ke kota ini, panduan wajib London untuk pertama kali akan membantumu mempertimbangkan Harrods dibanding landmark yang lebih sulit ditemukan di tempat lain. Dan jika anggaran jadi pertimbangan, perlu diingat bahwa sekadar jalan-jalan di Harrods tidak dipungut biaya — nilai lebih bagi siapa saja yang sedang mencari aktivitas gratis di London.
Siapa yang Mungkin Tidak Menikmati Ini
Pengunjung yang mudah stres di lingkungan komersial yang padat, atau yang lebih menikmati pengalaman London yang berkaitan dengan sejarah atau ruang terbuka hijau, kemungkinan akan merasa lebih lelah daripada terkesan setelah 30 menit pertama. Toko ini dirancang, di setiap tingkatannya, untuk mendorong pengeluaran, dan intensitas sensoris Food Halls yang dipadukan dengan keramaian akhir pekan bisa terasa sangat melelahkan. Wisatawan dengan jadwal ketat juga mungkin merasa bahwa waktu yang dihabiskan untuk menavigasi tujuh lantai tidak sebanding dengan hasilnya.
Tips Orang Dalam
- Georgian Restaurant di lantai lima menyajikan afternoon tea, tapi reservasi jauh-jauh hari sangat penting terutama untuk kunjungan akhir pekan. Kalau ingin suasana yang lebih santai, Harrods Dining Hall di lantai yang sama menerima tamu tanpa reservasi dan menawarkan berbagai pilihan masakan dalam satu atap.
- Kalau kamu mencari oleh-oleh bermerek Harrods — tas hijau ikoniknya, kaleng biskuit, atau kotak cokelat — bagian hadiah khusus di dekat pintu masuk lantai dasar jauh lebih mudah dijelajahi dibanding harus melewati seluruh Food Halls.
- Beauty Bazaar, yang letaknya terpisah di lantai bawah tanah, menyediakan lebih banyak pilihan merek kecantikan dan parfum dibanding konter kecantikan utama, dan suasananya cenderung lebih nyaman tanpa tekanan dari staf penjualan.
- Kartu kredit dan program loyalitas Harrods sering dipromosikan di kasir. Tidak ada kewajiban untuk mendaftar, dan semua metode pembayaran umum termasuk nirsentuh diterima di seluruh toko.
- Pagi hari di hari kerja pada bulan Januari dan Juli bertepatan dengan periode obral Harrods yang selalu ramai. Kalau kamu tidak datang untuk belanja obral, hindari periode ini agar kunjunganmu lebih tenang.
Untuk Siapa Harrods?
- Penggemar kuliner yang ingin menjelajahi salah satu pasar gourmet terlengkap di London
- Pencinta arsitektur dan desain interior yang tertarik pada bangunan komersial bergaya Edwardian
- Keluarga dengan anak-anak yang akan kagum dengan ukuran dan kemeriahan departemen mainan
- Pemburu belanja mewah yang ingin mengunjungi berbagai merek desainer dalam satu gedung
- Wisatawan penasaran yang ingin merasakan ikon London terkenal ini tanpa harus mengeluarkan uang
Atraksi Terdekat
Hal lain yang bisa dilihat di Kensington & Chelsea:
- Chelsea Physic Garden
Didirikan pada tahun 1673 oleh Worshipful Society of Apothecaries, Chelsea Physic Garden adalah kawasan berpagar seluas empat hektar di jantung Chelsea yang memuat lebih dari 4.500 tanaman obat, tanaman yang bisa dimakan, dan tanaman bernilai sejarah. Ini adalah kebun botani tertua kedua di Britania Raya dan salah satu tempat paling tenang yang bisa kamu temukan di pusat London.
- The Design Museum
Berlokasi di gedung bekas Commonwealth Institute yang telah direnovasi secara dramatis di Kensington High Street, Design Museum adalah salah satu lembaga paling disegani di Eropa yang didedikasikan untuk desain, arsitektur, mode, dan inovasi produk. Koleksi tetap bisa dikunjungi secara gratis, sementara pameran bergilir menampilkan nama-nama besar dari dunia kreatif global.
- Hyde Park
Hyde Park adalah salah satu dari delapan Taman Kerajaan London, seluas 142 hektar di jantung kota. Gratis masuk, buka hingga tengah malam, dan kaya sejarah sejak zaman perburuan Tudor — taman ini memberikan pengalaman terbaik bagi pengunjung yang mau menjelajah lebih jauh dari tempat-tempat yang sudah terkenal.
- Kensington Palace
Kensington Palace adalah kediaman kerajaan yang masih aktif sekaligus destinasi wisata publik di dalam Kensington Gardens. Dari asal-usulnya sebagai rumah pedesaan abad ke-17, tempat kelahiran Ratu Victoria, hingga kediaman Putri Wales saat ini — istana ini menawarkan pengalaman kerajaan yang lebih intim dibanding Buckingham Palace, lengkap dengan ruang-ruang kenegaraan, pameran mode, dan taman yang jadi salah satu pintu masuk terindah di London.