Danau Houhai & Shichahai: Kawasan Tepi Air Paling Hidup di Beijing

Shichahai adalah area wisata 146,7 hektare di Distrik Xicheng yang terdiri dari tiga danau saling terhubung: Qianhai, Houhai, dan Xihai. Gratis masuk, buka sepanjang hari, suasana berubah dari tempat tai chi pagi hari sampai deretan bar meriah penuh lampu di malam hari. Memahami perbedaan suasana jadi kunci menikmati kawasan ini.

Fakta Singkat

Lokasi
Distrik Xicheng, Beijing (alamat utama: No. 49 Di'anmen West Street)
Cara ke sini
Jalur 6, Stasiun Beihai North (北海北), Pintu Keluar B; bus 5, 60, 107, 108, 111 (area Menara Genderang / Gerbang Utara Beihai)
Waktu yang dibutuhkan
2–4 jam untuk jalan santai di tepi danau; tambah 2–3 jam jika ingin pengalaman malam hari
Biaya
Masuk area gratis; naik perahu, seluncur es, dan tur becak dikenakan biaya terpisah
Cocok untuk
Pecinta jalan kaki santai, fotografer, serta pelancong yang ingin merasakan suasana lokal daripada objek wisata tiket
Panorama Danau Houhai atau Shichahai di Beijing, dengan pepohonan willow, perahu bersandar, dan bangunan tepi air di bawah langit biru.

Apa Itu Sebenarnya Shichahai

Area Shichahai sebenarnya bukan satu danau, tapi rangkaian tiga danau: Qianhai (Danau Depan) di selatan, Houhai (Danau Belakang) di tengah, dan Xihai (Danau Barat Laut). Totalnya sekitar 146,7 hektare dan berada dalam kota tua Beijing, diapit tiga sisi jaringan gang hutong yang padat. Kawasan ini sudah ada sejak Dinasti Yuan abad ke-13, dulunya menjadi titik akhir Utara Kanal Besar — di sinilah kapal pengangkut bahan pangan pernah bongkar muat sebelum pusat dagang kota bergeser ke selatan. Peninggalan masa niaga itu meninggalkan lingkungan rumah-rumah halaman, kuil, dan tanggul teduh yang masih cukup terjaga sampai sekarang.

Area ini berada tepat di tengah Distrik Xicheng, wilayah barat Beijing yang sarat sejarah. Secara administratif beda dengan lorong hutong di timur, walau secara visual saling menyambung. Kalau ingin mengenal keseluruhan suasana jalan-jalan lama Beijing, cobalah kombinasikan jalan kaki di Shichahai dengan eksplorasi lebih dalam lewat panduan kawasan hutong Beijing.

ℹ️ Perlu diketahui

Area wisata buka sepanjang hari dan gratis (¥0). Aktivitas seperti perahu kayuh, perahu dayung, seluncur es (khusus musim dingin), dan tur becak dikenakan biaya terpisah. Pastikan harga terbaru di lokasi atau hubungi area Shichahai di +86 10 66127651.

Suasana Berubah Sepanjang Hari

Pagi hari adalah waktu Shichahai yang paling banyak dilewatkan wisatawan. Sekitar pukul 06.00-09.00, sebelum aktivitas wisata resmi dibuka, tepi danau jadi milik warga lokal: bapak-bapak memancing dari Jembatan Yinding, kelompok orang tua berlatih tai chi di dekat pantai Qianhai, pedagang menyiapkan gerobak bakpao di gang-gang kecil. Cahayanya lembut, air bening tenang, dan hanya terdengar suara burung atau sesekali sepeda lewat. Kalau suka fotografi, datang sepagi ini layak untuk dinikmati.

Menjelang siang, suasana berubah. Becak wisata mulai beroperasi. Keluarga datang membawa anak untuk main sepeda air di Qianhai. Penjual cemilan di tepi utara Houhai ramai membuka kios, menawarkan sate panggang dan buah hawthorn karamel. Suasanya makin hidup, tapi tidak lagi hening. Siang hari saat musim panas, pinggir Qianhai sisi selatan langsung kena terik matahari dan minim teduhan—jalan kaki siang hari di sini akan cukup panas. Gang-gang kecil di belakang Houhai sisi utara terasa lebih sejuk dan layak dijelajahi.

Saat malam tiba, Houhai berubah drastis. Deretan bar di utara Houhai, kira-kira antara Jembatan Yinding sampai ujung barat danau, akan meriah mulai pukul 20.00 hingga lewat tengah malam. Lampu neon berpendar di air, musik pop mengalir antar bar, pemandu bar menawarkan dagangan ke pejalan kaki. Hiruk pikuk ini memang punya daya tarik sendiri. Tapi kalau mengharapkan suasana malam yang tenang, harus tahu lebih dulu suasana yang akan ditemui. Area danau Xihai di barat laut tetap lebih tenang di malam hari dan cocok untuk jalan santai malam dengan nuansa damai.

Tiket dan tur

Pilihan terpilih dari mitra pemesanan kami. Harga bersifat indikatif; ketersediaan dan harga akhir dikonfirmasi saat Anda menyelesaikan pemesanan.

  • Small group tour of Tian'anmen Square and the Forbidden City

    Mulai dari 43 €Konfirmasi instanPembatalan gratis
  • Beijing Summer Palace Entrance Ticket

    Mulai dari 7 €Konfirmasi instanPembatalan gratis
  • Mutianyu Great Wall and Summer Palace small-group tour from Beijing

    Mulai dari 171 €Konfirmasi instanPembatalan gratis
  • Private Guided Tour to Temple of Heaven, Panda House and Summer Palace

    Mulai dari 67 €Konfirmasi instanPembatalan gratis

Tiga Danau: Apa yang Bisa Diharapkan

Qianhai (Danau Depan)

Qianhai adalah danau paling selatan dan paling mudah diakses, dekat dengan pintu masuk Di'anmen West Street. Musim panas jadi paling ramai, dengan banyak perahu kayuh dan dayung yang bisa disewa dari dermaga sisi selatan dan timur. Jembatan Yinding (Jembatan Perak Ingot) jadi penghubung antara Qianhai dan Houhai di titik tersempitnya; saat cuaca cerah, jembatan ini jadi bingkai alami pemandangan ke barat ke arah Pegunungan Barat, foto klasik yang sering muncul di publikasi wisata Beijing. Saat musim dingin, bagian dari Qianhai digunakan untuk seluncur es dan sepeda es jika permukaan cukup membeku — menarik banyak keluarga warga lokal di akhir pekan.

Houhai (Danau Belakang)

Houhai adalah danau tengah sekaligus paling terkenal, terutama karena deretan bar di sisi utaranya berkembang pesat sejak awal 2000-an. Bar-bar di sini bervariasi: dari ruang halaman kecil yang disulap jadi live music hingga tempat komersial besar dengan teras luar ruangan. Kualitas dan harga sangat beragam; ada baiknya keliling dulu sebelum memutuskan duduk di mana. Di luar area bar, tanggul timur dan selatan Houhai punya jalur pejalan kaki yang lebih hening dan teduh oleh pohon willow tua. Ada beberapa rumah halaman tua penting yang terawat, seperti Kediaman Pangeran Gong (Gong Wang Fu), bekas rumah bangsawan besar dari Dinasti Qing sekitar 5-10 menit jalan ke barat laut Houhai.

Xihai (Danau Barat)

Xihai adalah yang paling sepi dan jarang dikunjungi dari tiga danau. Letaknya agak terpisah dari rute wisata utama dan sedikit fasilitas di pinggirannya. Tapi sebagai gantinya, suasananya benar-benar tenang. Pagi hari di weekdays, jalurnya bisa sangat sepi, dengan pohon willow dan rerumputan tinggi di sisi barat yang memberi rasa lebih alami daripada jalur beton di Houhai. Kalau sudah bosan dengan keramaian dan ingin suasana sunyi, Xihai bisa dicapai dengan jalan kaki santai sekitar 20 menit.

Konteks Sejarah dan Budaya

Asal-usul Shichahai di masa Dinasti Yuan lebih dari sekadar catatan kaki sejarah. Saat Kublai Khan membangun Khanbaliq (cikal bakal Beijing) abad ke-13, danau-danau ini menjadi bagian penting infrastruktur air dan jalur niaga kota. Kanal Besar, yang menghubungkan Beijing hingga Hangzhou sekitar 1.800 km di selatan, berakhir di sekitar perbatasan utara Shichahai saat ini. Pedagang, kapal gandum, dan pasokan kerajaan lewat di area ini. Aktifitas niaga yang terkumpul di sekitar dermaga kemudian membentuk struktur lingkungan — gang, pasar, rumah tinggal — yang diteruskan oleh Dinasti Ming dan Qing berikutnya, bukan dihapus.

Pada masa Dinasti Qing, kawasan sekitar Houhai dan hutong sekitarnya menjadi tempat tinggal bangsawan dan kuil-kuil, beberapa di antaranya masih berdiri. Konteks sejarah kekaisaran Beijing secara luas — mulai dari Kota Terlarang hingga kawasan danau — sebaiknya sudah diketahui sebelum berkunjung; panduan sejarah kekaisaran Beijing bisa jadi pengantar yang sangat membantu. Bell Tower dan Drum Tower yang bisa dilihat dari sebagaian area Shichahai, dulunya menandai ujung utara poros utama kota kekaisaran dan sangat cocok digabungkan dalam satu kunjungan.

Rute Praktis: Cara Menikmati Kunjungan

Rute praktis biasanya dimulai dari Stasiun Subway Beihai North (Jalur 6, Pintu Keluar B), hanya beberapa menit jalan kaki ke pintu utara Taman Beihai dan tepi timur Qianhai. Dari situ, berjalanlah ke utara sepanjang Qianhai hingga Jembatan Yinding. Lanjutkan lintas jembatan ke barat menyusuri sisi utara Houhai kalau mau melihat suasana bar di siang hari, lalu putar balik lewat jalur tenang penuh pohon willow di sisi selatan Houhai. Dari sini, berjalan sekitar 15 menit ke barat laut membawa Anda ke Xihai. Rute lengkap mengelilingi tiga danau ini bisa ditempuh dengan santai selama dua jam.

Wilayah ini juga mudah dihubungkan ke destinasi populer di sekitar. Nanluoguxiang tinggal berjalan ke timur melewati jaringan hutong, menawarkan suasana lorong kuno yang lebih komersil. Ke arah selatan, Beihai Park sangat mudah diakses dan Dagoba Putih miliknya tampak jadi kontras pemandangan yang unik untuk foto-foto tepi danau.

💡 Tips lokal

Sebaiknya pakai sepatu datar yang nyaman. Sebagian besar jalur tanggul sudah diaspal, tapi beberapa bagian dekat Xihai dan di gang hutong masih berupa batu atau bata kuno yang permukaannya tidak rata. Karena area bersejarah, jalur bebas tangga sangat terbatas; gangnya sempit, beberapa jembatan ada anak tangganya.

Fotografi, Musim, dan Cuaca

Pemandangan dari Jembatan Yinding ke Pegunungan Barat adalah gambar paling ikonik dari Shichahai, paling bagus di pagi musim gugur saat cahaya hangat dan udara bersih. Musim panas pagi kadang juga dapat cahaya bagus, tapi sore seringkali berkabut atau berawan tebal yang membuat tampilan jadi datar. Kunjungan musim dingin juga unik: saat danau membeku, pemandangannya berubah drastis dengan pemain seluncur dan warna kelabu yang sama sekali lain dengan suasana hijau atau neon cerah di musim hangat.

Musim gugur (September–Oktober) umumnya waktu terbaik untuk kota ini jika ingin foto bagus. Kalau ingin tahu kapan suasana paling mendukung, cek juga panduan musiman Beijing. Khusus fotografer, deretan bar di utara Houhai sangat oke untuk foto pantulan lampu malam, dan gang-gang kecil belakang bar sering punya tekstur menarik untuk dieksplorasi.

Kualitas udara Beijing bisa sangat berubah tergantung musim dan cuaca. Di hari polusi tinggi, pemandangan jauh seperti Pegunungan Barat dari Jembatan Yinding akan tertutup kabut. Tidak bisa diprediksi jauh hari; cek indeks kualitas udara real time saat pagi sebelum berangkat, terutama jika ingin hasil foto optimal.

Siapa yang Perlu Mengatur Ekspektasi

Shichahai bukan kawasan warisan yang steril dari aktivitas niaga. Area bar Houhai bising, sangat turistik, dan di beberapa sudut terasa seperti versi taman hiburan Beijing lama. Harga di bar tepi danau biasanya lebih mahal dibanding area warga sekitar. Calo becak juga cukup gigih di pintu masuk utama. Jika mencari pengalaman sejarah China yang hening dan tanpa keramaian, area bar di utara Houhai pada malam hari bisa terasa mengecewakan. Tapi pengalaman berbeda bisa didapat kalau datang pukul 07.00 pagi hari kerja — lebih dekat dengan suasana autentik yang diharapkan.

Pengunjung dengan keterbatasan mobilitas sebaiknya tahu bahwa sebagai kawasan bersejarah, permukaan tanah tidak rata, banyak anak tangga di jembatan, dan gang sempit adalah hal umum. Tidak ada info resmi tentang rute sepenuhnya ramah kursi roda; sebaiknya pastikan langsung ke pengelola area tentang situasi terkini sebelum berkunjung.

Tips Orang Dalam

  • Pemandangan Pegunungan Barat dari Jembatan Yinding biasanya diambil dari sisi timur menghadap barat. Cobalah berjalan ke sisi barat jembatan dan lihat ke arah timur. Akan terlihat lengkungan jembatan dan bar-bar tepi utara Houhai dalam satu bingkai yang jarang dipotret turis.
  • Ada beberapa warung mi dan pangsit di gang satu blok utara tepi utara Houhai, jauh dari keramaian pinggir danau. Harganya jauh lebih miring daripada bar, dengan masakan lebih enak. Cari papan menu yang ditulis tangan dan bangku plastik sebagai tanda kualitas autentik.
  • Pagi akhir pekan antara November hingga Februari, kadang ada kumpul musik dan tari tradisional di udara terbuka di tepi barat daya Qianhai, di mana warga senior bermain alat musik tradisional sambil menyanyikan lagu opera atau rakyat Beijing. Tidak ada jadwal pasti; berlangsung spontan.
  • Menara Genderang yang terlihat dari tanggul timur Houhai tutup lebih awal dari area danau. Kalau ingin menggabungkan kunjungan ke Menara Genderang dan jalan-jalan di Shichahai, datang ke Menara Genderang lebih dulu.
  • Tur becak keliling hutong yang berangkat dari Shichahai cukup banyak, tapi belum diatur soal tarif. Sepakati harga total secara tertulis (atau di kalkulator ponsel) sebelum berangkat agar tidak ribut di akhir perjalanan.

Untuk Siapa Danau Houhai & Shichahai?

  • Pelancong yang ingin pengalaman jalan kaki gratis dan merasakan seperti apa warga Beijing memanfaatkan ruang publik sehari-hari
  • Fotografer yang mencari pantulan pagi hari, pemandangan Pegunungan Barat, atau foto malam dengan bayangan lampu neon di air
  • Pengunjung yang ingin gabungkan jalan-jalan di hutong dengan wisata ke Menara Lonceng, Menara Genderang, atau Taman Beihai
  • Wisatawan musim dingin yang ingin melihat budaya es di danau seperti seluncur es dan sepeda es di tengah kota
  • Pelancong dengan anggaran terbatas yang mencari suasana lokal, bukan objek wisata berbayar

Atraksi Terdekat

Hal lain yang bisa dilihat di Distrik Xicheng:

  • Taman Beihai

    Taman Beihai adalah salah satu kebun kekaisaran tertua dan terawat di Beijing, dengan luas sekitar 69 hektar, lebih dari separuhnya berupa danau besar. Sudah berdiri lebih dari seribu tahun, taman ini menggabungkan arsitektur kekaisaran, monumen Buddha, dan ruang hijau di pusat kota, hanya sepelemparan batu dari Kota Terlarang.

  • Planetarium Beijing

    Planetarium Beijing (北京天文馆) berada di Distrik Xicheng dekat Kebun Binatang Beijing. Ada pertunjukan teater kubah, pemutaran film 3D & 4D, dan pameran sains tetap di dua gedung. Intip suasana kunjungannya di sini.

  • Kebun Binatang Beijing

    Kebun Binatang Beijing adalah salah satu kebun binatang tertua dan terbesar di Tiongkok, menempati lahan lebih dari 80 hektar di Distrik Xicheng. Di sini, kamu bisa melihat panda raksasa tanpa harus jauh-jauh keluar kota. Panduan ini membahas apa yang perlu kamu ketahui—waktu terbaik berkunjung, rute, hingga tips supaya pengalamanmu maksimal.

  • Museum Ibukota

    Museum Ibukota (首都博物馆) di Distrik Xicheng adalah museum utama milik kota Beijing yang menelusuri sejarah kota ini selama tiga milenium. Masuk gratis, galeri permanennya sangat mengesankan, dan biasanya tidak seramai Kota Terlarang — pilihan cerdas saat keliling pusat kota Beijing.