Panduan Lengkap Jelajah Hutong di Beijing
Hutong Beijing menawarkan sisi lokal kota yang beda jauh dari istana megah. Jelajahi area hutong terbaik, rute, perkiraan biaya, & cara menghindari spot turis di sini.

Rencanakan dan pesan perjalanan ini
Alat dari mitra Travelpayouts untuk membandingkan penerbangan dan hotel. Jika Anda memesan melalui tautan ini, kami dapat mendapat komisi tanpa biaya tambahan untuk Anda.
Penerbangan
Peta hotel
Ringkasan
- Hutong adalah jaringan gang pemukiman tua, bukan tempat wisata berbayar. Jalan-jalan di sini gratis.
- Area paling mudah diakses adalah Nanluoguxiang dan Shichahai, keduanya bisa dijangkau dengan Subway Beijing Line 8.
- Naik becak dari stasiun resmi Shichahai biayanya sekitar ¥120–¥180 per orang tergantung lama tur. Selalu cek tarif yang tertera sebelum naik.
- Pagi hari di hari kerja dan sore menjelang malam jauh lebih sepi daripada weekend, khususnya di Nanluoguxiang.
- Gabungkan jelajah hutong dengan kunjungan ke Menara Genderang & Lonceng (tiket gabungan ¥30) agar setengah hari penuh di kawasan bersejarah Dongcheng.
Apa Itu Hutong (dan Bukan)

Kata 'hutong' berasal dari bahasa Mongolia yang berarti sumur air—petunjuk awal bagaimana kawasan ini berkembang sejak Dinasti Yuan (1271–1368) sebagai pemukiman berbasis sumber air bersama. Pada masa Ming dan Qing, jaringan hutong Beijing sudah meluas jadi ribuan lorong yang menjulur dari istana kekaisaran, membagi kota jadi blok-blok rumah siheyuan. Di puncaknya pertengahan abad ke-20, ada lebih dari 3.000 hutong bernama di Beijing. Kini, sekitar 1.300 masih tersisa, terkonsentrasi di distrik Dongcheng dan Xicheng.
Kesalahpahaman umum, hutong dianggap satu objek wisata yang punya pintu masuk dan keluar. Padahal kenyataannya, hutong adalah lingkungan pemukiman nyata dengan warga lokal, kios, warung kecil, hingga kuil yang menyelip di balik rumah siheyuan. Ada lorong yang cukup lebar buat mobil, ada juga yang sempit kurang dari satu meter. Jalan kaki di sini gratis; baru keluar biaya kalau Anda makan, berbelanja, ikut tur, atau masuk tempat wisata berbayar di sekitarnya.
ℹ️ Perlu diketahui
Pelestarian hutong masih jadi isu urban dan politik di Beijing. Banyak lorong bersejarah digusur antara 1980an–2000an demi pembangunan baru. Wilayah yang tersisa punya tingkat perlindungan berbeda, namun tekanan komersial tetap mengubah wajah hutong seperti Nanluoguxiang dengan pesat.
Area Hutong Terbaik dan Apa yang Bisa Diharapkan

Tiga kawasan hutong yang paling layak dijelajahi adalah Nanluoguxiang, Shichahai, dan cluster yang lebih tenang di sekitar Wudaoying Hutong. Masing-masing punya nuansa berbeda, jadi pilih yang sesuai dengan suasana dan pengalaman yang Anda cari.
- Nanluoguxiang Ini hutong paling populer sekaligus paling komersial di Beijing. Panjangnya sekitar 800 meter, dipenuhi penjual camilan, kafe, toko suvenir, dan bar. Bisa ditempuh lewat Stasiun Nanluoguxiang (Line 6 atau 8). Waktu terbaik berkunjung pagi hari saat hari kerja sebelum jam 10. Akhir pekan di musim semi dan gugur, gang ini bisa sangat padat sampai susah melangkah.
- Shichahai dan Back Lakes Kawasan luas di sekitar tiga danau (Houhai, Qianhai, Nanhai) di Distrik Xicheng. Bukan hanya satu lorong, tapi area pemukiman luas untuk dijelajahi. Lorong di belakang danau menyimpan rumah siheyuan paling terawat, termasuk bekas kediaman pangeran Qing. Bisa dicapai lewat Stasiun Shichahai (Line 8).
- Wudaoying Hutong Lorong sepanjang 500 meter mengarah timur dari kawasan Kuil Lama (Lama Temple) di Dongcheng. Jauh lebih sepi dibanding Nanluoguxiang dan jadi favorit komunitas kreatif serta pecinta kuliner Beijing. Terdapat kedai kopi independen, toko buku, dan restoran kecil di rumah-rumah klasik yang sudah direnovasi. Rekomendasi kalau Nanluoguxiang terasa terlalu ramai.
- Yandaixie Street Lorong melengkung pendek yang menghubungkan Menara Genderang ke tepian danau Shichahai. Dijuluki Tobacco Pipe Alley, salah satu hutong komersial tertua di Beijing. Toko barang antik dan pedagang unik membuat lorong ini seru dijadikan jalur singkat saat jalan-jalan di sekitar Shichahai.
⚠️ Yang bisa dilewati
Nanluoguxiang sekarang sangat berorientasi pada turis. Sebagian besar jajanan 'tradisional' di jalur utama rasanya generik dan bisa ditemukan di seluruh kawasan wisata Beijing. Kalau mau suasana lokal yang sesungguhnya dan lebih tenang, coba masuk lorong-lorong kecil seperti Mao'er Hutong atau Ju'er Hutong yang letaknya sejajar—nuansanya beda total.
Rute Jalan Praktis: Dari Menara Genderang ke Nanluoguxiang

Cara terbaik mengenal kawasan hutong: gabungan danau, monumen bersejarah, dan berakhir di lorong paling mudah diakses. Mulai di Stasiun Shichahai (Line 8), berjalan ke utara menyusuri sisi danau sampai ke Yandaixie Street, lalu lanjut ke timur menuju Drum and Bell Towers. Setelah itu, berjalanlah ke selatan melewati lorong-lorong sampai Yinding Bridge, lalu terus menuju Stasiun Nanluoguxiang. Jalur ini sekitar 2,5 km dan butuh 1,5–3 jam tergantung seberapa sering Anda berhenti.
Menara Genderang (Gulou) dan Menara Lonceng (Zhonglou) berdiri di ujung utara poros tengah sejarah Beijing. Tiket masuk 2026: Drum Tower saja ¥20, Bell Tower ¥15, atau paket gabungan ¥30. Jam buka: 09.30–17.30 (26 April–25 Oktober), 09.30–16.30 (26 Oktober–25 April), tapi jadwal kadang berubah. Naik ke atas Drum Tower, Anda bisa melihat panorama atap-atap abu-abu hutong—ini titik terbaik untuk memahami luasnya kawasan yang sedang dijelajahi.
Jembatan Yinding, jembatan batu kecil di antara Danau Qianhai dan Houhai, menawarkan pemandangan Bukit Jingshan dan Menara Genderang dalam satu bingkai. Sering muncul dalam foto-foto kawasan ini—memang layak berhenti sejenak, tapi jangan harap bisa sendiri di akhir pekan cerah saat musim gugur.
Naik Becak: Harga & Apakah Layak Dicoba

Tur hutong dengan becak adalah pengalaman paling sering ditawarkan ke wisatawan. Rute resmi berangkat dari stasiun resmi dekat danau Shichahai. Tarif resmi terkini sekitar ¥120 untuk 30–40 menit, ¥150 untuk satu jam, dan ¥180 untuk 90 menit per orang. Semua tarif per orang, bukan per kendaraan.
Secara jujur, naik becak cocok buat Anda yang ingin menjelajah hutong lebih cepat dan didampingi supir lokal yang paham jalur. Namun pengalaman ini tidak menggantikan jalan kaki, terutama jika ingin berhenti, foto-foto, atau kulineran. Pengemudi liar yang menawarkan di jalan biasanya memberi harga awal murah tapi bisa naik mendadak di tengah perjalanan. Selalu gunakan stasiun resmi dan pastikan harga serta rute jelas secara tertulis atau lihat papan tarif sebelum naik.
✨ Tips pro
Jika waktu Anda terbatas, naik becak 40 menit dari stasiun Shichahai cukup efektif keliling danau serta gang-gang fotogenik, lebih cepat daripada jalan kaki. Tapi kalau punya waktu seharian atau setengah hari, lebih baik eksplorasi dengan berjalan kaki. Menyusuri hutong paling asyik dengan santai.
Kapan Berkunjung & Cara Menghadapi Keramaian

Musim gugur (September–pertengahan November) umumnya waktu terbaik jelajahi Beijing, kawasan hutong juga tidak terkecuali. Suhu nyaman (8–25°C), langit sering cerah, dan pepohonan di sekitar danau Shichahai benar-benar berwarna. Musim semi (April–Mei) juga bagus, tapi kadang ada angin berdebu yang menurunkan kualitas udara. Untuk informasi waktu kunjungan berdasarkan musim, cek waktu terbaik mengunjungi Beijing di aplikasi.
Musim panas (Juni–Agustus) cuacanya panas, lembap, dan sangat ramai, terutama akhir pekan. Musim dingin sangat sepi dan suasana gang juga berubah—warga lokal menghangatkan badan di depan pintu, danau kadang membeku, hampir tak ada turis. Dingin (suhu bisa -5°C atau lebih rendah saat angin kencang), tapi nuansanya unik jika Anda siap dengan cuaca ekstrem.
- Pagi hari kerja sebelum jam 10 pagi adalah waktu paling sepi di Nanluoguxiang. Waktu paling padat biasanya pukul 13.00–17.00 di akhir pekan.
- Libur nasional, terutama Golden Week (1–7 Oktober) dan May Day (sekitar 1 Mei), membuat semua objek wisata Beijing ramai luar biasa. Hutong juga tak terkecuali.
- Shichahai lebih ramai pada malam hari ketika bar dan restoran di tepi danau penuh. Kalau ingin suasana tenang dan lake view tanpa keramaian, pagi sebelum jam 09.00 sangat pas.
- Waktu terbaik memotret adalah golden hour—setelah matahari terbit dan menjelang terbenam, saat cahaya menyinari atap abu-abu dan pintu merah di sudut tertentu.
Akses ke Lokasi & Cara Berkeliling

Kedua area hutong utama sangat mudah dijangkau kereta bawah tanah dari pusat kota tanpa berpindah jalur. Stasiun Nanluoguxiang (Line 6 & 8) adalah pemberhentian terdekat ke lorong Nanluoguxiang dan gampang diakses dari Lama Temple (dua stasiun ke utara via Line 5 dari Beixinqiao). Shichahai Station (Line 8) menjadi akses utama ke danau serta kawasan Menara Genderang. Untuk info lengkap berkeliling kota, buka panduan berkeliling Beijing yang membahas detail kereta, bus, dan aplikasi transportasi online.
Di dalam jaringan hutong, jalan kaki adalah pilihan paling realistis untuk lorong-lorong tersempit. Skuter listrik digunakan warga namun tidak tersedia untuk penyewaan turis seperti di beberapa kota lain. DiDi (layanan transportasi daring utama di Beijing) bisa mengantar Anda ke pintu masuk kawasan hutong, tapi tidak bisa masuk ke dalam gang kecil. Layanan bus juga melayani pinggiran kawasan utama; cek situs resmi Perusahaan Transportasi Beijing untuk rutenya.
Jika Anda merencanakan itinerary lebih luas di Beijing, jelajah hutong pas digabungkan dalam setengah hari bersama kunjungan ke Menara Genderang, Shichahai, atau kawasan danau Houhai. Untuk itinerary tiga hari penuh, cek panduan 3 hari di Beijing di aplikasi.
💡 Tips lokal
Unduh peta offline (seperti Maps.me atau Google Maps offline) sebelum masuk ke kawasan hutong. Sinyal internet bisa lemah di lorong-lorong sempit, dan tersesat di gang belakang itu pengalaman tersendiri. Tapi peta offline sangat membantu saat ingin kembali ke stasiun metro.
Tanya Jawab
Apakah perlu membeli tiket untuk masuk ke hutong Beijing?
Tidak. Hutong adalah kawasan pemukiman yang bisa dilewati bebas, bukan area wisata berpagar. Tiket hanya berlaku buat masuk objek tertentu seperti Menara Genderang (¥20), Menara Lonceng (¥15), atau tiket gabungan (¥30). Ada juga museum siheyuan yang tarifnya terpisah. Tur becak punya tarif tersendiri.
Berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk menjelajah hutong?
Khusus Nanluoguxiang bisa dilintasi sekitar 30–45 menit dari ujung ke ujung. Rute lengkap dari Stasiun Shichahai ke Nanluoguxiang dengan mampir ke Menara Genderang dan jelajah gang samping biasanya makan waktu 2–3 jam. Kalau Anda tambah waktu makan dan bersantai, siapkan setengah hari.
Apakah hutong aman dikunjungi?
Ya, kawasan utama hutong umumnya cukup aman untuk turis baik siang maupun malam. Tetap waspada seperti di kota besar pada umumnya: jaga barang bawaan, terutama kalau ramai di Nanluoguxiang saat akhir pekan. Yang harus diwaspadai biasanya calo yang menawarkan becak atau tur tanpa diminta, dengan harga yang bisa berubah saat perjalanan. Selalu gunakan stasiun becak resmi jika ingin naik becak.
Mana hutong terbaik untuk dikunjungi di Beijing?
Nanluoguxiang adalah yang paling terkenal dan paling ramai, tapi nuansanya sudah sangat komersil. Kalau cari suasana lebih tenang dan otentik, lorong-lorong sekitar Shichahai (khususnya di belakang danau) dan Wudaoying Hutong dekat Kuil Lama menawarkan pengalaman lebih lokal. Pilihan terbaik tergantung preferensi: mau yang gampang dijangkau dan penuh pilihan makanan, atau mencari suasana hunian yang lebih sepi.
Apakah bisa menginap di hotel siheyuan di kawasan hutong?
Bisa. Banyak hotel boutique dan guesthouse beroperasi di rumah siheyuan (rumah halaman) kawasan hutong, khususnya di Dongcheng dan Xicheng. Pilihan tersedia dari guesthouse hemat sampai hotel siheyuan kelas atas. Pengalaman menginap terasa beda dibanding hotel modern di Chaoyang atau pusat bisnis, namun kamarnya cenderung kecil dan suara dari gang bisa terdengar.