Makan Apa di Montevideo: Panduan Lengkap Kuliner Uruguay
Kuliner Montevideo terkenal dengan daging sapi, tapi jauh lebih beragam. Temukan hidangan khas, pasar terbaik, rincian harga wajar, dan rekomendasi tempat makan di tiap kawasan, dari pelabuhan bersejarah hingga rambla pesisir.

Ringkasan
- Daging sapi mendominasi, tapi makanan Uruguay juga mencakup milanesa, pasta, pizza, dan kue-kue lezat.
- Mercado del Puerto itu ikonik tapi mahal dan tutup sekitar pukul 17:00 — cocok untuk makan siang, bukan makan malam.
- Biasanya chivito dihargai UYU 450–900 (setara Rp175.000–350.000) dan parrillada UYU 700–1.500 (sekitar Rp270.000–575.000) di restoran standar.
- Makan di luar di Montevideo lebih mahal dari kebanyakan ibu kota Amerika Selatan — siapkan anggaran sekitar Rp400.000–700.000 per orang untuk makan duduk dengan anggur.
- Tips makan hemat, lihat makan enak di Montevideo dengan modal irit.
Menu Wajib: Apa yang Benar-benar Dimakan Orang Uruguay

Kuliner Uruguay dipengaruhi gelombang imigrasi Eropa, terutama Spanyol dan Italia, yang berpadu dengan tradisi peternakan sapi berabad-abad. Hasilnya, cita rasa yang sekilas familiar bagi lidah Barat, tapi jelas punya identitas sendiri. Daging sapi memang sentral, tapi makanan Uruguay bukan sekadar steak biasa.
- Chivito Sandwich nasional Uruguay: irisan steak sapi tebal, ham, mozzarella, bacon, telur, zaitun, dan mayones dalam roti lembut. Versi completo pakai tambahan. Harga UYU 450–900 (sekitar Rp175.000–350.000). Tiap bar punya versi sendiri, kualitasnya beragam.
- Asado Grill campur bakar kayu lebih dari sekadar makan—ini rutinitas sosial. Satu porsi parrillada di parrilla standar sekitar UYU 700–1.500 (Rp270.000–575.000). Tempat wisata seperti Mercado del Puerto harganya US$20–40 hanya untuk satu porsi utama.
- Milanesa Irisan daging sapi atau ayam berbalut tepung roti, biasanya disajikan dengan kentang goreng. Masakan sehari-hari Uruguay yang jujur dan sederhana. Di kafe dan restoran lokal biasa UYU 500–950 (Rp195.000–365.000).
- Choripán Sosis chorizo bakar dalam roti renyah, dijual di kios jalanan dan parrilla. Salah satu pilihan makan murah sungguhan di kota, sekitar Rp45.000–90.000.
- Pasta dan pizza Pengaruh Italia kuat di sini. Ñoquis (gnocchi), tallarines, dan cannelloni sering ada di banyak menu. Pizza Montevideo berbasis tebal dan keju melimpah, beda dengan versi Argentina atau Italia.
- Medialunas dan bizcochos Budaya sarapan dengan kue-kue hampir menyaingi Buenos Aires. Medialunas (croissant sedikit manis) dan bizcochos (pastry gurih/manis) biasa disantap dengan mate atau kopi waktu sarapan dan sore (merienda).
ℹ️ Perlu diketahui
Mate bukan hanya minuman — ini gaya hidup. Orang Uruguay selalu membawa termos air panas dan minum mate sepanjang hari, biasanya di taman atau berjalan di rambla. Tamu sering ditawari mate sebagai tanda keramahan. Menerima itu sopan; minta gula boleh saja, meski penggemar sejati minum pahit (amargo).
Mercado del Puerto: Layak Didatangi, Ada Catatan

Mercado del Puerto adalah destinasi kuliner paling terkenal di Montevideo: pasar beratap besi dari abad ke-19 di Ciudad Vieja, tempat aneka parrilla berjejer, memenuhi ruangan dengan asap kayu dan aroma daging panggang. Suasananya memang seru dan layak didatangi. Tapi, pahami ini: lebih mirip destinasi makan siang untuk turis, bukan favorit lokal.
Sebagian besar parrilla di dalam pasar buka sekitar pukul 10:00–17:00. Ada beberapa bar dan restoran lain di jalan sekitarnya buka lebih malam. Panggang utamanya fokus pada makan siang. Harganya menyesuaikan lokasi: menu utama US$20–35, dan paket grill sharing untuk tiga orang sekitar US$50. Masuk ke area pasar gratis. Sekadar info: Anda bisa mendapat asado kualitas serupa di parrilla lokal di kawasan Pocitos atau Cordón dengan harga 30–40% lebih murah.
⚠️ Yang bisa dilewati
Jangan datang ke Mercado del Puerto untuk makan malam. Sebagian besar parrilla tutup pukul 17:00. Jika tiba setelah 15:30 hari kerja, biasanya cuma sisa sedikit pilihan atau grill-nya sudah mulai dingin. Kunjungi pas hari Sabtu waktu makan siang agar dapat suasana paling ramai—lebih seru dibanding datang hari Selasa siang.
Tempat Makan Favorit Warga: Kawasan & Pasar Lokal

Pengalaman makan paling menarik di Montevideo justru ada di luar jalur wisata utama. Pocitos punya deretan kafe, pizzeria, dan parrilla di sekitar Avenida Brasil — inilah kawasan favorit warga kelas menengah untuk makan siang/camilan. Rambla di tepi Playa Pocitos juga dipenuhi tempat asyik buat ngemil sore.
Mercado Agrícola de Montevideo (MAM), di kawasan Villa Dolores, lebih cocok untuk makan di pasar sehari-hari daripada Mercado del Puerto. Ini pasar aktif dengan penjual buah, deli, bakery, plus aneka stan makanan dari pasta segar sampai sushi. Tempatnya populer di kalangan lokal dan suasananya jauh lebih santai dibanding pasar pelabuhan.
Centro Montevideo di sekitar Avenida 18 de Julio banyak pilihan makan siang murah: panadería (toko roti) jual sandwich segar UYU 200–300, kafetaria kecil punya set menu makan siang ('menú del día') lengkap lauk, minum, kadang-kadang pencuci mulut, seharga UYU 650–900. Cara ini yang dipakai pekerja kantoran dan nilai terbaik di kota.
💡 Tips lokal
Cari papan 'menú del día' di jendela restoran saat makan siang. Menu paket ini, banyak di area Centro dan Cordón, dapat dua-tiga hidangan dengan harga tetap — lebih hemat dibanding pesan satuan. Biasanya hanya ada tiap Senin–Jumat antara pukul 12:00–15:00.
Budaya Asado: Yang Perlu Diketahui Sebelum Memesan

Asado di Uruguay dibakar dengan bara kayu, bukan arang — ini hal serius di sini. Potongan dagingnya pun beda dengan BBQ Argentina, dan proses memanggangnya lama dan santai. Kalau ingin memahami budaya di baliknya, panduan asado Montevideo kami menjelaskan jenis daging, tata caranya, dan rekomendasi parrilla terbaik lebih rinci.
Potongan utama yang wajib tahu: tira de asado (iga sapi), vacío (sapi bagian flank), entraña (skirt steak), dan choto (usus, bagi yang berani). Jeroan di Uruguay tidak disembunyikan—mollejas (glandula manis), riñones (ginjal), dan chinchulines (usus sapi) jadi menu pembuka di hampir semua parrilla dan memang digemari, bukan cuma iseng coba-coba. Kalau hanya pesan steak biasa saja di parrilla serius, artinya Anda melewatkan sensasi asado yang sesungguhnya.
- Minta daging 'a punto' (setengah matang) kecuali memang suka matang sekali ('bien cocido') — warga Uruguay memanggang lebih lama, jadi 'a punto' di sini hampir seperti medium-well jadinya.
- Chimichurri ada namun tidak sepenting di Argentina; salsa criolla (irisan tomat, bawang, paprika dan minyak) lebih lazim dipakai.
- Lauk di parrilla biasanya cuma salad sederhana dan kentang goreng. Mau tambah menu pendamping? Bilang saja.
- Asado outdoor di sepanjang rambla ramai waktu musim panas (Desember–Maret). Pemerintah kota membolehkan BBQ di area tertentu—aromanya biasanya tercium duluan tiap akhir pekan.
Minuman: Anggur, Bir, Grappamiel, dan Urusan Mate

Anggur Uruguay jarang dibicarakan, padahal Tannat—anggur merah berkulit tebal—adalah varietas kebanggaan negara ini. Wineries di kawasan Canelones (sekitar Montevideo) asyik untuk dikunjungi, dan musim panen anggur Februari–Maret (vendimia) diwarnai festival dan acara khusus di sekitar ibukota. pemandangan wine Montevideo bahas lebih detail soal restoran dan daftar wine terlengkap.
Pilihan bir di Montevideo berkembang pesat beberapa tahun terakhir. Patricia adalah bir lokal paling populer, tapi bar bir kerajinan (cerveza artesanal) banyak bermunculan di Pocitos, Cordón, dan Parque Rodó. Grappamiel — grappa plus madu, manis dan menghangatkan — minuman tradisional Uruguay yang wajib coba minimal sekali. Dijual di hampir semua toko minuman dan bar sebagai penutup makan. Medio y medio, wine putih sparkling campur still wine, jadi andalan di acara pesta.
Tips Makan: Harga, Tipping, dan Waktu
Montevideo tergolong mahal untuk ukuran Amerika Selatan. Makan malam duduk lengkap wine untuk dua orang di restoran menengah bisa kena US$55–100. Backpacker sebaiknya fokus ke menu makan siang paket, sandwich bakery, choripán dari parrilla, dan belanja bahan siap saji di supermarket. Tienda Inglesa atau Disco punya deli oke buat takeaway.
Tipping lazim di restoran: 10% adalah norma walau sebenarnya tidak wajib hukum dan fleksibel. Beberapa tempat otomatis menambah 'cubierto' (biaya roti dan condimen) sekitar UYU 50–150 per orang — cek struk dulu sebelum tambah tip. Untuk perkiraan biaya lebih detail, lihat makan dan minum di Montevideo dengan anggaran terbatas.
- Jam makan siang (almuerzo) sekitar 12:00–15:00; makan malam (cena) jarang mulai sebelum 20:00 dan paling ramai jam 21:30–22:30. Datang makan malam jam 19:00 kemungkinan sepi sendiri.
- Hari Minggu suasana santai: banyak restoran kecil tutup, bahkan beberapa parrilla pun mengurangi jam operasional. Rencanakan lebih dulu.
- Supermarket biasanya buka tiap hari, termasuk Minggu, paling bisa diandalkan buat yang suka masak/makan instan.
- Semua harga ditulis dalam peso Uruguay (UYU). Dolar Amerika kadang bisa dipakai di area turis, tapi kurs biasanya kurang bagus dibanding bayar pakai peso.
✨ Tips pro
Kalau mampir Februari atau Maret, cek agenda vendimia (panen anggur) di sekitar Montevideo dan kawasan wine Canelones. Platform resmi pariwisata kota, Descubrí Montevideo, sering memuat info wine tasting dan open house winery.
Tanya Jawab
Apa makanan nasional Uruguay?
Chivito dianggap makanan nasional Uruguay: sandwich steak besar dengan ham, mozzarella, bacon, telur, zaitun, mayones. Dimakan segala waktu, dijual mulai warung hingga chivitería khusus. Asado memang ritual nasional, tapi chivito jadi ikon makanan harian.
Apakah Mercado del Puerto layak untuk wisata kuliner?
Layak, asal tahu ekspektasi. Suasanya seru buat makan siang, asado bakar kayunya oke, tapi harga di atas rata-rata Montevideo (menu utama US$20–40) dan tutup sebelum jam 17:00. Sabtu siang paling seru. Kurang cocok buat makan malam atau cari hemat.
Berapa rata-rata biaya makan di luar di Montevideo?
Biaya bervariasi. Choripán di jalan sekitar Rp45.000–90.000. Chivito di kafe Rp175.000–350.000. Parrillada penuh di restoran menengah Rp270.000–575.000 per orang. Makan malam lengkap dengan wine berdua di restoran bagus biasanya Rp775.000–1,4 juta. Montevideo jelas lebih mahal dari sebagian besar kota di Amerika Selatan.
Aman nggak buat vegetarian makan di Montevideo?
Pilihan vegetarian terbatas di restoran tradisional, apalagi parrilla. Tapi kini makin banyak kafe vegetarian dan vegan, khususnya di Pocitos, Cordón, dan sekitar Parque Rodó. Mercado Agrícola juga punya sayur segar dan makanan siap makan. Pizza, pasta, dan hidangan telur bisa jadi alternatif di restoran biasa.
Anggur apa yang wajib dicoba di Montevideo?
Mulai dari Tannat Uruguay, varietas anggur merah andalan. Penuh rasa, bertanin, cocok buat pasangan santap daging merah khas Uruguay. Medio y medio, wine sparkling campur, juga wajib coba. Restoran menengah umumnya punya pilihan wine Uruguay dari Canelones dan Colonia.