Jelajah Street Food & Pasar Malam Terbaik di Shanghai
Dari pusat jajanan Yu Garden sampai pasar malam Songjiang yang meriah sampai larut, panduan ini memberikan info lokasi, jam buka, akses, dan tips jitu memesan makanan di food street Shanghai.

Rencanakan dan pesan perjalanan ini
Alat dari mitra Travelpayouts untuk membandingkan penerbangan dan hotel. Jika Anda memesan melalui tautan ini, kami dapat mendapat komisi tanpa biaya tambahan untuk Anda.
Penerbangan
Peta hotel
Ringkasan
- Kuliner Shanghai paling seru dijelajahi langsung di jajanan kaki lima—kota ini bagian dari 120+ zona konsumsi malam resmi di Tiongkok, dan sejumlah food street utamanya kini diakui sebagai warisan budaya-kuliner yang diawasi kebersihannya.
- Pusat Jajanan Cenghuangmiao di dekat Yu Garden menyajikan lebih dari 500 jajanan lokal, tapi tutup lebih awal — cocok untuk sore hingga awal malam, bukan destinasi begadang.
- Pasar Malam Sijing di Songjiang adalah pasar malam outdoor terbesar di Shanghai, buka hingga jam 2 pagi setiap Jumat & Sabtu.
- Jam makan paling ramai umumnya antara 19.30–21.30; datanglah sebelum 19.00 di akhir pekan kalau ingin terhindar dari antrean panjang.
- Musim panas (Juni–Agustus) menghadirkan pasar pinggiran sungai paling keren. Lihat panduan apa saja yang wajib dicicip di Shanghai untuk daftar lengkap makanan sebelum berangkat.
Begini Cara Kerja Food Street Shanghai Sebenarnya

Kuliner Shanghai lahir dari perpaduan tradisi masak Jiangnan dan pengaruh kosmopolitan selama seabad terakhir. Cita rasa manis lebih sering muncul dibanding masakan Tiongkok utara — daging babi merah rebus, ikan saus manis, sampai ayam arak khas Shanghai semua memiliki sentuhan gula lokal. Namun, kisah street food-nya lebih berwarna: ada hotpot Sichuan, sate kambing Xinjiang, masakan pedas Hunan, dan dim sum Kanton yang kini berjajar bersama hidangan klasik Shanghai. Saat menjelajah jalan kuliner Shanghai, Anda sedang mencicipi seluruh ragam cita rasa Tiongkok sekaligus.
Saat ini pemerintah kota Shanghai resmi mengakui lebih dari 120 zona kuliner di 16 distrik. Sekitar 30 kawasan mendapat status khusus 'ruang budaya-gastronomi', artinya sudah ada inspeksi, lisensi pedagang, dan pemantauan kualitas. Ini penting: kesan pasar malam itu semrawut sudah tidak berlaku lagi. Tempat terbaik di Shanghai sudah mirip food court outdoor permanen daripada sekadar tenda kaki lima dadakan.
ℹ️ Perlu diketahui
Pembayaran: Hampir semua kios kuliner di pasar malam Shanghai menerima WeChat Pay dan Alipay. Uang tunai (yuan/RMB) bisa jadi cadangan, tapi beberapa penjual tidak lagi menyediakan kembalian. Turis sebaiknya menyiapkan aplikasi pembayaran sebelum berangkat atau membawa uang pecahan kecil.
Food Street Pusat Kota: Old Town & Huangpu

Pusat jajanan area City God Temple yang dikenal masyarakat lokal sebagai Chenghuangmiao adalah kawasan snack paling legendaris di Shanghai. Di zona komersial sekitar Yu Garden ini, tersedia lebih dari 500 jenis jajanan: shengjian mantou (bakpao goreng isi sup), tangyuan (bola ketan isi), tahu goreng, kue ketan osmanthus, hingga permen dragon beard yang selalu jadi incaran foto. Kawasannya padat, meriah, dan benar-benar menggambarkan street food old-school Shanghai.
Fakta yang jarang dibahas panduan wisata: Chenghuangmiao lebih cocok untuk kulineran sore daripada larut malam. Suasana paling ramai dan fotogenik ada di jam 17.00 sampai 20.00 saat lampion mulai nyala. Lewat jam 22.00, banyak kios mulai tutup. Kalau cari camilan tengah malam, sebaiknya ke tempat lain. Naik Metro Jalur 10 ke Stasiun Yuyuan (Keluar 1) lalu jalan kaki sekitar 600 meter. Akhir pekan dan hari libur nasional sangat ramai — datang sebelum 17.30 sangat direkomendasikan.
Jalan Yunnan Selatan (Nan Yunnan Lu) punya suasana yang berbeda. Di sini lebih banyak restoran duduk yang menyajikan menu khas Shanghai atau Sichuan, bukan sekadar camilan berjalan. Pilihan ini cocok buat Anda yang ingin makan kenyang. Sementara Huanghe Road di dekatnya juga penuh restoran gaya lama yang setia melayani pengunjung dari dulu hingga sekarang. Wujiang Road di samping Nanjing West Road lebih kecil, cocok untuk ngemil cepat di sela jalan-jalan.
⚠️ Yang bisa dilewati
Waspada jebakan turis: beberapa kios di sekitar Yu Garden mematok harga jauh lebih mahal untuk makanan seperti cakar kepiting atau seafood bakar. Ini ditujukan pada wisatawan yang belum tahu harga lokal. Bandingkan harga sebelum pesan, dan utamakan kios bakpao dan pastry terkenal untuk harga yang lebih wajar.
Pasar Malam: Sirkuit Pinggiran Kota

Pasar malam terbesar dan paling seru di Shanghai justru bukan di tengah kota, melainkan di pinggiran seperti Songjiang, Pudong, dan Minhang—urusannya harga sewa lahan lebih murah, jumlah pedagang lebih padat, dan nuansanya jauh dari duniawisata. Inilah tempat di mana keluarga lokal Shanghai benar-benar makan malam rame-rame saat akhir pekan.
- Pasar Malam Sijing (Distrik Songjiang) Pasar malam terbuka terbesar di Shanghai, beralamat di No. 2 Sibao Road, Songjiang. Buka dari sore hingga jam 2 pagi setiap Jumat dan Sabtu — benar-benar larut untuk ukuran Shanghai. Ada banyak pilihan jajanan matang, kios pakaian, hingga perlengkapan rumah tangga. Paling mudah dijangkau naik metro ke Stasiun Sijing lalu lanjut taksi/ojek online. Jam paling ramai: 19.30–22.00.
- Pasar Malam Zhoupu (Kawasan Baru Pudong) Pasar malam pinggiran yang sudah lama berdiri, ada lebih dari 200 kios makanan, hasil bumi, dan barang kebutuhan sehari-hari. Favorit warga Pudong dan jarang masuk radar turis sehingga harga makanan tetap terjangkau. Bisa diakses dari Stasiun Metro Zhoupu. Lebih otentik soal suasana daripada tempat yang hanya cocok buat foto-foto Instagram.
- Pasar Malam Jinjiang (Distrik Minhang) Dekat Jinjiang Action Park di No. 201 Hongmei Road, Minhang, bersebelahan dengan Metro Jalur 1. Ukurannya tidak sebesar Sijing tapi sangat praktis kalau menginap di daerah barat daya kota. Jam buka standar malam hari, tidak sampai tengah malam.
Catatan waktu: sebagian besar pasar malam pinggiran buka antara pukul 16.30–18.00 dan tutup sekitar 23.00–00.00 di hari kerja, serta bisa ikut buka sampai jam 2 pagi di Jumat–Sabtu. Kebanyakan pasar paling ramai pada kisaran 19.30–21.30. Kalau ingin suasana lebih lengang, datanglah jam 18.00 saat kios baru mulai buka dan antrean belum terbentuk.
Pasar Musiman & Pop-Up: Meriahnya Pinggiran Sungai di Musim Panas

Juni sampai Agustus adalah puncaknya festival pop-up di Shanghai. Area tepi sungai kota — terutama West Bund dan kawasan Bund Baru di Pudong — rutin mengadakan pasar malam gaya festival yang beda banget dengan pasar pinggiran permanen. Tempat seperti West Bund Dream Center, New Bund Red Lane, dan Expo Culture Park buka pasar akhir pekan bertema kuliner kreatif, ada live music, dan penataan modern untuk pengunjung muda dan mapan. Biasanya digelar Jumat–Minggu, jam 16.00–22.00, beberapa bahkan lanjut hingga tengah malam atau jam 2 pagi. Lihat panduan kehidupan malam Shanghai untuk jadwal event pasar malam musim panas paling update.
Festival Bingo dan pasar malam lain di Pudong — termasuk Super Brand Mall Bingo Market — biasanya diadakan khusus bulan Agustus, dengan sesi malam mulai sekitar jam 19.00 untuk venue utama Super Brand Mall, serta sekitar 19.00–21.00 di titik satelit seperti Expo Culture Park. Lokasi dan konsep kadang berubah setiap tahun, jadi situs pemerintah Shanghai (bahasa Inggris) dan portal Distrik Pudong adalah sumber jadwal teraktual sebelum Anda datang.
✨ Tips pro
Untuk info terbaru pasar pop-up dan event festival, ikuti akun resmi WeChat Pemerintah Kota Shanghai untuk pengumuman pasar malam. Info biasanya lebih cepat muncul di sana dibanding situs wisata berbahasa Inggris, dan jadwal jam buka pun selalu update mingguan. Minta bantuan kontak lokal atau resepsionis hotel untuk menerjemahkan pengumuman jika perlu.
Makan Apa: Panduan Memesan Jajanan
Tahu apa yang harus dipesan bisa membuat kunjungan ke pasar malam makin berkesan. Kios-kios street food Shanghai punya menu andalan, dan menghafal nama-nama lokal bikin kamu nggak perlu mengandalkan menu berbahasa Inggris yang kadang minim informasi. Untuk daftar menu paling lengkap, cek panduan soup dumpling Shanghai untuk ulasan xiaolongbao dan shengjian, sedangkan panduan apa yang dimakan di Shanghai merangkum semua daftar makanan lokal.
- Shengjian mantou: bakpao goreng isi daging babi & kuah, dasar bawah renyah — versi street food xiaolongbao yang cocok buat pasar karena ketahanan lebih baik dibanding pangsit kukus.
- Cong you bing: martabak daun bawang, bisa polos atau isi telur dan ham. Mengenyangkan meski harga rata-rata hanya ¥5–8.
- Tahu bau (chou doufu): aromanya memang khas, itu daya tariknya! Di pasar Shanghai, varian gorengnya lebih ringan daripada gaya Hunan — cocok buat yang baru coba.
- Jianbing: crepe tipis diisi telur, kerupuk renyah, saus hoisin & cabai. Aslinya dari Tiongkok utara, tapi sudah jadi jajanan wajib Shanghai.
- Tangyuan: bola ketan manis di kuah gula, paling identik dengan kawasan Chenghuangmiao. Paling pas disantap saat cuaca dingin.
- Sate kambing (yang rou chuan): gaya Xinjiang yang sarat jintan dan cabai. Cari kios yang asap panggangannya mengepul, itulah biasanya paling enak.
- Shengjian bao vs xiaolongbao: untuk di pasar, shengjian lebih juara. Tetap panas, enak dibawa jalan, dan tekstur garingnya beda dengan pangsit kukus biasa.
Tips Praktis: Logistik Berkulineran
Menjelajahi street food di Shanghai sangat mudah, apalagi kalau menginap di distrik pusat. Metro menjangkau hampir semua titik, sedangkan aplikasi Didi (ojek online paling populer di Tiongkok) bisa diandalkan ke pasar pinggiran. Panduan berkeliling Shanghai membahas jalur metro, ongkos, dan cara setup aplikasi ride-hailing secara detail. Penting: Didi mensyaratkan nomor ponsel Tiongkok dan metode pembayaran (WeChat Pay/Alipay), jadi pastikan sudah siap sebelum keluar malam.
Waktu terbaik kombinasi kuliner dan wisata adalah Oktober–awal November. Suhu bersahabat di 15–22°C, udara sudah tidak lembab, dan pasar outdoor lebih nyaman untuk jalan-jalan tanpa mandi keringat. Musim semi (April–Mei) juga asyik. Pasar musim panas punya varian pop-up terbanyak, tapi panas-lembab pada jam 18.00–21.00 lumayan bikin keringetan. Untuk ulasan musim lengkap, baca waktu terbaik mengunjungi Shanghai di aplikasi Nomado.
Rencana anggaran: di pasar malam pinggiran, satu malam makan di 3–4 kios biasanya habis ¥50–120 per orang. Sementara di street food pusat kota semacam Chenghuangmiao, harga bisa 20–40% lebih mahal. Minuman (bubble tea, jus buah, bir kalengan) rata-rata tambah ¥10–20 per item. Secara umum, pasar malam tetap opsi makan terenak & termurah dibanding restoran duduk di Shanghai.
- Datang lebih awal (18.00–18.30) di akhir pekan untuk pilihan makanan paling segar dan tanpa antre.
- Selalu bawa uang pecahan kecil (¥5, ¥10, ¥20) cadangan meski lebih sering pakai pembayaran digital.
- Kenakan sepatu nyaman dan tertutup — banyak jalanan di pasar malam tua yang tidak rata atau becek.
- Cek jam buka di hari kunjungan: kadang pasar tutup mendadak karena cuaca, libur lokal, atau ada event penjual.
- Khusus di Chenghuangmiao, waktu terbaik foto adalah antara 17.30 dan 19.00 saat lampion nyala tapi langit masih terang warna-warni.
Tanya Jawab
Pasar malam mana yang paling bagus di Shanghai?
Untuk skala besar dan jam tutup paling larut, Pasar Malam Sijing di Songjiang jadi favorit utama dan diakui sebagai pasar outdoor terbesar, buka sampai jam 2 pagi setiap Jumat–Sabtu. Untuk akses tengah kota dan nuansa heritage, pusat jajanan Chenghuangmiao dekat Yu Garden jadi primadona — tapi hanya ramai hingga jam 22.00, bukan pasar malam sejati.
Apakah pasar malam Shanghai aman untuk turis?
Aman kok. Sekitar 30 lokasi sudah resmi berstatus ruang budaya-gastronomi, diawasi soal kebersihan dan izin pedagang. Secara umum, keamanan di Shanghai tinggi. Waspadai saja harga yang dinaikkan di street food wisata dan potensi pencopet di keramaian. Panduan scam & keamanan Nomado membahas hal-hal penting untuk diketahui sebelum ke sana.
Jam buka-tutup street food dan pasar malam di Shanghai berapa?
Rata-rata buka pukul 16.30–18.00. Hari biasa tutup di kisaran 23.00–00.00, akhir pekan (seperti Sijing & Zhoupu) bisa sampai jam 2 pagi. Puncak keramaian dan pilihan makanan terbaik ada di 19.30–21.30. Daerah Chenghuangmiao puncaknya lebih awal, 17.00–20.00, dan semakin sepi setelah itu.
Perlu bawa uang tunai di pasar malam Shanghai?
Tidak wajib, tapi tetap berguna. Hampir semua kios kini menerima WeChat Pay & Alipay. Uang tunai (yuan/RMB) tetap pilihan cadangan di pasar malam kecil atau pasar warisan. Turis sebaiknya siapkan aplikasi pembayaran digital sebelum tiba — hotel besar dan bank di pusat kota bisa bantu — dan bawa uang pecahan ¥50–100 untuk jaga-jaga.
Food street mana di Shanghai yang paling otentik, bukan buat turis?
Pasar malam di pinggiran (Songjiang/Sijing, Pudong/Zhoupu, Minhang/Jinjiang) adalah yang paling otentik dan banyak pelanggan lokal asli. Di dalam kota, Jalan Yunnan Selatan dan Huanghe punya pilihan makanan lokal yang lebih asli daripada street food wisata di sekitar Yu Garden dan Nanjing Road.