Chiang Mai ke Chiang Rai: Panduan Perjalanan Sehari atau Menginap
Chiang Rai terletak sekitar 200 km di utara Chiang Mai dan menawarkan suasana yang benar-benar berbeda: lebih kecil, lebih tenang, dan penuh kuil memukau serta budaya kawasan perbatasan. Panduan ini mencakup semua pilihan transportasi, hal-hal terbaik yang bisa dilakukan, dan apakah perjalanan sehari sudah cukup.

Rencanakan dan pesan perjalanan ini
Alat dari mitra Travelpayouts untuk membandingkan penerbangan dan hotel. Jika Anda memesan melalui tautan ini, kami dapat mendapat komisi tanpa biaya tambahan untuk Anda.
Penerbangan
Peta hotel
Ringkasan
- Chiang Rai berjarak sekitar 180 km di utara Chiang Mai — sekitar 3,5 hingga 4 jam dengan bus atau mobil tergantung kondisi lalu lintas.
- Perjalanan sehari bisa dilakukan tapi cukup padat; menginap semalam memungkinkan kamu melihat Kuil Putih di sore hari dan menjelajahi Night Bazaar dengan lebih santai.
- Kuil Putih (Wat Rong Khun), Kuil Biru (Wat Rong Suea Ten), dan suasana pasar malam adalah daya tarik utamanya.
- Bus dari Terminal Arcade Chiang Mai beroperasi cukup sering dengan harga sekitar 150–180 THB sekali jalan — jauh lebih hemat dibanding pilihan lainnya.
- Lewati Segitiga Emas kalau waktumu terbatas; lokasinya 60 km tambahan dari pusat kota Chiang Rai dan tidak seimpresif reputasinya.
Cara Pergi dari Chiang Mai ke Chiang Rai

Perjalanan dari Chiang Mai ke Chiang Rai menempuh jarak sekitar 180 km lewat Highway 118, yang melewati perbukitan berhutan dan kota-kota kecil di pegunungan. Jalurnya indah tapi menuntut konsentrasi penuh bagi pengemudi, terutama setelah hujan. Kebanyakan wisatawan memilih antara bus umum, minivan, mobil sewaan, atau tur terorganisir. Tidak ada layanan kereta langsung ke Chiang Rai.
- Bus Umum (Terminal Arcade) Greenbus dan beberapa operator lain menjalankan bus ber-AC dari Terminal Bus Arcade Chiang Mai (Terminal 2) sekitar setiap 30–60 menit antara pukul 06.00 hingga 17.30. Waktu tempuh sekitar 3 hingga 3,5 jam. Tiket seharga sekitar 150–180 THB sekali jalan. Ini pilihan paling andal untuk perjalanan hemat — kursinya nyaman dan rutenya mudah.
- Minivan Beberapa perusahaan minivan melayani rute ini dengan harga sekitar 200–250 THB per orang. Mereka menjemput dari penginapan di kawasan Kota Lama dan Nimman, tapi cenderung lebih lambat karena banyak pemberhentian. Pastikan kamu mengonfirmasi titik keberangkatan dengan jelas sebelum memesan.
- Mobil atau Motor Sewaan Berkendara sendiri memberikan kebebasan penuh, terutama kalau kamu ingin mampir ke air terjun atau kuil di sepanjang jalan. Sewa mobil sekitar 800–1.500 THB per hari dari agen-agen terpercaya di sekitar Jalan Nimman. Rute via Highway 118 memang salah satu pemandangan terbaik di Thailand utara. Bagi pengendara motor, perlu diperhatikan bahwa jalan ini cukup terjal di beberapa titik.
- Tur Sehari Terorganisir Tur dari Chiang Mai biasanya mencakup Kuil Putih, Kuil Biru, Rumah Hitam (Baan Dam), dan kadang perkebunan teh atau pasar Mae Kah Luang. Harga mulai sekitar 1.200–2.000 THB per orang termasuk transportasi. Praktis tapi terburu-buru — kamu jarang mendapat lebih dari 45 menit di setiap lokasi.
💡 Tips lokal
Beli tiket bus di loket Terminal Arcade pada hari keberangkatan — kursi jarang habis di hari kerja. Pada akhir pekan panjang dan hari libur nasional, pesan sehari sebelumnya agar bisa mendapat jadwal keberangkatan yang kamu inginkan.
Perjalanan Sehari vs. Menginap: Mana yang Lebih Cocok Untukmu?
Perjalanan sehari dari Chiang Mai ke Chiang Rai secara teknis memungkinkan, tapi waktumu di perjalanan cukup banyak dengan cakupan lokasi yang terbatas. Kalau berangkat pukul 07.00 dari Chiang Mai, kamu tiba sekitar pukul 10.00–10.30. Dengan bus terakhir kembali sekitar pukul 18.00, kamu hanya punya sekitar lima jam untuk mengunjungi Kuil Putih, Kuil Biru, dan Rumah Hitam — tiga lokasi yang tersebar di berbagai penjuru kota dan pinggiran. Memang bisa, tapi hampir tidak ada ruang untuk keterlambatan, makan siang santai, atau hal-hal spontan.
Menginap semalam mengubah segalanya. Kamu bisa mengunjungi Kuil Putih di sore hari ketika bus-bus wisata sudah berkurang, menghabiskan malam di Night Bazaar Chiang Rai, lalu bangun pagi untuk mampir ke pasar pagi sebelum pulang. Penginapan di Chiang Rai umumnya lebih murah dari Chiang Mai — ada guesthouse yang nyaman mulai 400–700 THB per malam, dan hotel menengah di kisaran 1.200–2.500 THB. Kalau kamu punya dua malam, ada opsi perjalanan sehari ke Doi Mae Salong atau menjelajah lebih jauh ke arah perbatasan Myanmar.
⚠️ Yang bisa dilewati
Tur sehari terorganisir sering mengklaim mengunjungi 5–6 lokasi, tapi banyak waktu dihabiskan di toko suvenir dan cicip teh yang menguntungkan operator. Kalau mau ikut tur, baca ulasan terbaru dengan teliti dan tanyakan langsung berapa lama waktu yang dihabiskan di setiap kuil.
Kuil Putih dan Atraksi Utama Lainnya

Wat Rong Khun, yang dikenal luas sebagai Kuil Putih, adalah alasan utama kebanyakan wisatawan datang ke sini. Desain kontemporer karya seniman Chalermchai Kositpipat ini benar-benar tidak mirip kuil lain mana pun di Thailand: seluruh permukaan dilapisi kaca putih dan cermin, dengan jembatan yang diapit ratusan tangan pahatan seolah muncul dari dalam tanah. Tempatnya memukau, benar-benar orisinal, dan sepadan dengan perjalanan jauh. Tiket masuk untuk wisatawan asing 100 THB untuk area kuil, atau 200 THB termasuk galeri seni. Datanglah sebelum pukul 09.30 atau setelah pukul 15.00 untuk menghindari kerumunan bus wisata.
Kuil Biru (Wat Rong Suea Ten) berada sekitar 4 km dari pusat kota dan jauh lebih sepi dibanding kuil putihnya. Interior biru kobalt yang kaya dekorasi ini menjadi rumah bagi patung Buddha utama yang paling banyak difoto di kawasan ini. Masuknya gratis. Kombinasikan kunjungan ke sini dengan malam di Night Bazaar Chiang Rai untuk itinerary yang efisien.
Baan Dam (Rumah Hitam) adalah kompleks bangunan gelap karya seniman Thawan Duchanee, dipenuhi tengkorak hewan, bulu binatang, dan karya seni yang provokatif. Ini adalah kebalikan filosofis dari Kuil Putih dan mungkin lebih menarik bagi siapa saja yang berlatarbelakang seni. Tiket masuk 80 THB. Terletak sekitar 13 km di utara kota, kamu perlu naik songthaew atau taksi untuk sampai ke sana.
- Wat Rong Khun (Kuil Putih): tiket masuk 100 THB, buka setiap hari pukul 08.00–17.00, terbaik dikunjungi sebelum pukul 09.30
- Wat Rong Suea Ten (Kuil Biru): gratis, buka setiap hari pukul 07.00–19.00, lebih sepi dari Kuil Putih
- Museum Baan Dam (Rumah Hitam): tiket masuk 80 THB, buka setiap hari pukul 09.00–17.00, 13 km di utara kota
- Night Bazaar Chiang Rai: gratis, beroperasi mulai sekitar pukul 18.00, pilihan kerajinan lokal terlengkap di kawasan utara
- Doi Mae Salong: desa pegunungan bergaya Yunnan Tiongkok, 70 km dari Chiang Rai, cocok untuk perjalanan sehari di hari kedua
Panduan Praktis: Berkeliling di Chiang Rai

Kota Chiang Rai lebih kecil dan lebih tersebar dibanding Chiang Mai. Pusat kotanya bisa dijelajahi dengan berjalan kaki, tapi untuk mencapai Kuil Putih (13 km ke selatan), Rumah Hitam (13 km ke utara), dan Kuil Biru (3 km ke utara) kamu butuh kendaraan. Songthaew beroperasi di dalam kota dengan tarif 30–60 THB per perjalanan, tapi rutenya tidak teratur dan sulit diflagging di luar pusat kota. Tuk-tuk dan ojek motor lebih andal untuk jarak pendek.
Menyewa motor di Chiang Rai dengan harga sekitar 200–250 THB per hari adalah pilihan paling praktis bagi wisatawan mandiri. Dengan motor, kamu bisa menggabungkan Kuil Putih, Kuil Biru, dan Rumah Hitam dalam satu putaran tanpa perlu menunggu angkutan umum. Kalau kamu melakukan perjalanan sehari dari Chiang Mai naik bus, pertimbangkan untuk memesan tur tuk-tuk ke tiga kuil utama langsung di terminal bus dengan harga sekitar 300–400 THB — pengemudinya sudah hafal rute standar ini.
✨ Tips pro
Kalau kamu berkendara sendiri dari Chiang Mai, ambil Highway 118 (bukan Highway 1 yang lebih cepat) untuk rute pemandangan yang melewati Wiang Pa Pao. Di sepanjang jalan kamu akan menemukan kedai kopi Arabica pinggir jalan dan titik pandang pegunungan yang tidak tercantum di peta mana pun. Tambahkan sekitar 30 menit untuk perjalananmu.
Kapan Berkunjung dan Apa yang Bisa Diharapkan Setiap Musim

Waktu terbaik mengunjungi Chiang Rai adalah saat musim dingin, dari November hingga Februari, kadang hingga awal Maret. Suhu di pegunungan utara kota terasa dingin cukup nyata di malam hari, dan kualitas udara sedang terbaiknya. Periode ini bertepatan dengan musim wisata tersibuk di Thailand utara, jadi bersiaplah dengan lebih banyak pengunjung di Kuil Putih dan harga akomodasi yang lebih tinggi. Kalau kamu sedang merencanakan perjalanan yang lebih panjang, panduan waktu terbaik mengunjungi Chiang Mai mencakup rincian lengkap musim yang berlaku untuk kawasan ini.
Dari Maret hingga Mei, Thailand utara memasuki musim pembakaran lahan, saat kualitas udara bisa memburuk drastis akibat kebakaran pertanian. Chiang Rai sering terdampak sama parahnya — atau bahkan lebih parah — dari Chiang Mai selama periode ini. Panduan musim pembakaran lahan Chiang Mai menjelaskan dampak kesehatannya secara lebih rinci. Musim hujan (Juni–Oktober) menghadirkan lanskap hijau yang subur dan jauh lebih sedikit wisatawan; jalanan tetap bisa dilalui, tapi beberapa rute pegunungan di luar Chiang Rai bisa banjir setelah hujan deras.
Tempat Menginap Kalau Kamu Memilih Bermalam

Pilihan akomodasi di Chiang Rai memang lebih terbatas dibanding Chiang Mai, tapi sudah jauh berkembang dalam beberapa tahun terakhir. Kawasan sekitar Night Bazaar dan Sungai Kok adalah lokasi paling nyaman sebagai markas: dekat dengan tempat makan, transportasi, dan mudah mengakses songthaew menuju kuil-kuil. Guesthouse murah di zona ini berkisar 350–600 THB per malam untuk kamar pribadi yang bersih. Hotel butik menengah dibanderol 1.200–2.500 THB dan sering sudah termasuk sarapan.
Kalau kamu masih menimbang antara tinggal lebih lama di Chiang Mai atau membagi waktu antara dua kota, pertimbangkan bahwa Chiang Rai paling cocok dijadikan perpanjangan perjalanan, bukan markas utama. Chiang Mai punya infrastruktur lebih baik, pilihan kuliner lebih beragam, dan jauh lebih banyak hal yang bisa mengisi beberapa hari. Panduan tempat menginap di Chiang Mai membahas kawasan terbaik secara lengkap kalau kamu masih menentukan markas di Thailand utara.
- Hemat (di bawah 600 THB): Guesthouse dekat Night Bazaar dan hostel di kawasan Night Bazaar — bersih, sentral, dan sederhana
- Menengah (1.200–2.500 THB): Hotel butik di pusat kota, sering menghadap sungai dan sudah termasuk sarapan
- Mewah (3.000+ THB): Anantara Golden Triangle dan The Riverie by Katathani (sebelumnya Dusit Island Resort) menawarkan kemewahan dengan pemandangan indah, tapi cukup jauh dari kuil-kuil di kota
- Hindari memesan penginapan dekat Kuil Putih kecuali kamu bangun sangat pagi — kawasan itu hampir tidak ada aktivitas setelah kuil tutup
Tanya Jawab
Apakah perjalanan sehari dari Chiang Mai ke Chiang Rai sepadan?
Sepadan kalau jadwal perjalananmu tidak memungkinkan menginap, tapi kamu harus bergerak efisien. Prioritaskan dua atau tiga lokasi saja — Kuil Putih, Kuil Biru, dan pilih antara Rumah Hitam atau Night Bazaar. Menginap semalam memberikan pengalaman yang jauh lebih santai dengan biaya tambahan yang tidak terlalu besar.
Berapa lama perjalanan dari Chiang Mai ke Chiang Rai dengan bus?
Layanan Greenbus dari Terminal Arcade Chiang Mai (Terminal 2) membutuhkan sekitar 3 hingga 3,5 jam menuju Terminal Bus 1 Chiang Rai. Bus beroperasi mulai sekitar pukul 06.00 hingga 17.30 dengan harga tiket 150–180 THB sekali jalan. Kemacetan di dalam kota Chiang Mai bisa menambah 20–30 menit saat jam sibuk pagi.
Bisakah saya mengunjungi Segitiga Emas dalam perjalanan sehari dari Chiang Mai?
Secara teknis bisa, tapi itu hari yang sangat panjang. Segitiga Emas berjarak sekitar 60 km dari pusat kota Chiang Rai, menambah setidaknya 1,5 jam berkendara untuk setiap arah. Lokasi itu sendiri — di mana Thailand, Laos, dan Myanmar bertemu — sejujurnya mengecewakan bagi sebagian besar pengunjung: taman tepi sungai, patung Buddha besar, dan toko-toko suvenir. Kecuali budaya perbatasan adalah minat khususmu, lewati saja saat perjalanan sehari dan fokus pada kuil-kuil di Chiang Rai.
Apa cara termurah untuk pergi dari Chiang Mai ke Chiang Rai?
Bus umum Greenbus dari Terminal Arcade Chiang Mai adalah pilihan termurah dengan harga sekitar 150–180 THB sekali jalan. Minivan sedikit lebih mahal di kisaran 200–250 THB tapi mungkin menawarkan penjemputan dari pintu ke pintu. Hindari membeli tiket melalui meja hotel yang sering menambahkan komisi; beli langsung di terminal atau melalui situs resmi Greenbus.
Apakah aman berkendara dari Chiang Mai ke Chiang Rai?
Ya, rute via Highway 118 terawat dengan baik dan rambu-rambunya jelas. Jalan ini memang memiliki tikungan pegunungan dan beberapa bagian yang sempit, jadi berhati-hatilah setelah hujan karena jalan bisa licin. Berkendara malam tidak disarankan bagi pengemudi yang belum familiar dengan rute ini karena pencahayaan jalan yang minim dan risiko satwa liar di jalan. Untuk gambaran umum keamanan berkendara di kawasan ini, panduan keamanan Chiang Mai membahas hal-hal yang perlu diketahui wisatawan.