Pasar Malam Terbaik di Chiang Mai: Kuliner, Kerajinan & Suasana Malam

Chiang Mai benar-benar hidup setelah matahari terbenam, dan pasar malamnya adalah tempat jiwa kota ini paling terasa. Dari walking street di Kota Tua hingga warung makan lokal di dekat gerbang utara, panduan ini mencakup semua pasar yang layak dikunjungi.

Seorang seniman sedang membuat sketsa potret dikelilingi orang-orang di pasar malam yang ramai, dengan lampu warna-warni dan suasana pasar khas Chiang Mai.

Rencanakan dan pesan perjalanan ini

Alat dari mitra Travelpayouts untuk membandingkan penerbangan dan hotel. Jika Anda memesan melalui tautan ini, kami dapat mendapat komisi tanpa biaya tambahan untuk Anda.

Penerbangan

Peta hotel

Tidak banyak kota di Asia Tenggara yang punya pasar malam sebaik Chiang Mai. Perpaduan gang-gang tua, pengrajin berbakat, dan budaya kuliner daerah terbaik Thailand menjadikan malam di sini jarang mengecewakan. Mau cari kain tenun tangan, semangkuk khao soi, atau sekadar minuman dingin sambil menikmati musik live — kota ini punya pasarnya. Untuk gambaran lebih lengkap soal aktivitas malam, lihat panduan aktivitas lengkap Chiang Mai kami. Dan kalau kamu merencanakan perjalanan sesuai musim pasar, panduan waktu terbaik berkunjung kami menjelaskan bulan-bulan mana yang paling nyaman untuk menjelajahi pasar di luar ruangan.

Walking Street Besar yang Wajib Dikunjungi

Jalan pasar malam yang ramai dengan seniman yang membuat sketsa potret, orang-orang yang melihat-lihat, dan lampu pasar yang terang di latar belakang.
Photo Markus Winkler

Walking street Chiang Mai adalah atraksi utamanya. Jalan-jalan ditutup untuk kendaraan dan ratusan pedagang menggelar lapak di sepanjang Kota Tua dan kawasan pengrajin perak di sekitarnya, menciptakan pengalaman belanja dan makan di udara terbuka yang benar-benar khas. Inilah pasar-pasar yang membangun reputasi Chiang Mai, dan keduanya layak dikunjungi jika jadwalmu memungkinkan.

Kerumunan orang berjalan di sepanjang Chiang Mai Sunday Walking Street di Ratchadamnoen Road, menjelajahi kios pasar yang terang benderang dan toko-toko lokal saat senja.

1. Nikmati Malam Minggu di Walking Street Ratchadamnoen Road

Inilah pasar malam paling bergengsi di Chiang Mai. Setiap hari Minggu, Ratchadamnoen Road dipenuhi lebih dari 500 pedagang yang menjual keramik, syal sutra, perhiasan perak, dan makanan jalanan. Datanglah sebelum pukul 17.00 agar bisa jalan-jalan sebelum ramai. Siapkan waktu minimal 2–3 jam.

Jelajahi
Kerumunan berkumpul di bawah lampu pasar di Saturday Walking Street Chiang Mai di Wua Lai Road, menjelajahi stan-stan berwarna-warni dan pakaian tradisional di malam hari.

2. Temukan Kerajinan Tangan di Pasar Malam Sabtu Wua Lai

Pasar Sabtu di Wua Lai Road menarik lebih banyak warga lokal dibanding pasar hari Minggu dan punya identitas kerajinan yang kuat: lokasinya tepat di kawasan pengrajin perak Chiang Mai. Cari perhiasan perak buatan tangan, lacquerware, dan kain tenun utara. Lebih sedikit turis, lebih terasa asli.

Jelajahi

Pasar Kuliner yang Sepadan untuk Didatangi

Pasar makanan jalanan yang ramai di Chiang Mai pada malam hari, dengan orang-orang makan di meja dan kios-kios berwarna-warni yang bercahaya.
Photo Liuuu _61

Kalau makan adalah prioritasmu, lewati saja kios-kios suvenir dan langsung menuju tempat-tempat berikut yang fokus pada kuliner. Untuk panduan lengkap soal apa yang harus dipesan, panduan kuliner Chiang Mai kami membahas semua hidangan khas Thailand utara yang wajib kamu cicipi.

Pasar malam yang ramai di Chiang Mai dengan kerumunan orang yang makan street food dan para pedagang menyajikan hidangan di bawah lampu pasar yang terang.

3. Makan ala Warga Lokal di Pasar Malam Chang Phuak (Gerbang Utara)

Kecil, legendaris, dan murni berfokus pada makanan. 'Ibu Topi Koboi' sudah memanggang kaki babi kukus khasnya di sini selama puluhan tahun. Datang sebelum pukul 19.00 untuk antrean yang lebih pendek. Ini bisa dibilang satu titik jajanan terbaik di seluruh kota.

Jelajahi
Pemandangan interior Pasar Warorot dengan kios-kios ramai yang menjual makanan dan pakaian, pengunjung yang padat, dan papan nama Thailand yang berwarna-warni di beberapa lantai.

4. Jelajahi Pasar Warorot untuk Bahan Masakan Thailand Utara di Malam Hari

Pasar tertua di Chiang Mai ini tetap ramai hingga malam, saat warga lokal berbelanja cabai kering, sai ua (sosis utara), dan bumbu kari Thailand utara. Lantai atasnya menjual pakaian dan kain dengan harga terjangkau. Paling asyik dijelajahi santai tanpa target belanja tertentu.

Jelajahi

💡 Tips lokal

Bawa uang tunai ke semua pasar malam. Sebagian besar pedagang tidak menerima kartu, dan antrean ATM bisa mengular di dekat walking street utama pada malam Minggu. Cairkan uang sebelum berangkat.

Pasar Malam Kekinian dengan Nuansa Lokal

Gang pasar tertutup di Chiang Mai dengan warga lokal duduk di meja biru, makan dan mengobrol, di bawah pencahayaan ambient yang terang.
Photo leo

Di luar walking street yang berorientasi turis, Chiang Mai punya generasi baru pasar malam yang melayani warga lokal muda dan kreatif. Sebagian besar berada di sekitar kawasan Nimman, yang memang layak dikunjungi tersendiri di malam hari meski tidak ada pasar yang sedang berlangsung.

Kios makanan di pasar malam dengan sayuran segar dan peralatan dapur yang terang benderang, dilihat dari belakang seorang pengunjung yang duduk santai di suasana malam yang hidup.

5. Bergabung dengan Warga Lokal di Pasar Malam Ploen Ruedee

Pasar mungil di kawasan Nimman ini lebih tentang makan, minum, dan musik live daripada berburu suvenir. Mahasiswa Thailand dan anak muda lokal mendominasi suasananya. Warung-warung menjual berbagai hidangan mulai dari sate bakar hingga craft beer. Paling ramai dari Kamis hingga Minggu.

Jelajahi
Bangunan bata dengan atap terakota mengelilingi alun-alun yang tenang berbaris pohon hijau di One Nimman di Chiang Mai, di bawah langit berawan.

6. Kunjungi Pasar Akhir Pekan di One Nimman Plaza

Plaza utama One Nimman menyelenggarakan pasar akhir pekan bergantian di samping butik dan restoran tetapnya. Perpaduan desainer lokal, pop-up kuliner, dan sesekali penampilan musik live menjadikannya pilihan malam yang andal ketika pasar lain sedang tidak berlangsung.

Jelajahi
Tampilan dari atas pasar outdoor yang ramai dengan sayuran segar berwarna-warni, buah-buahan, dan pedagang lokal yang sedang berinteraksi, menangkap suasana hidup Pasar Petani Jing Jai di Chiang Mai.

7. Awali Sabtu Pagi di Pasar Petani Jing Jai Sebelum Keramaian Sore

Secara teknis ini adalah pasar pagi dan siang hari, Jing Jai buka Sabtu dan Minggu dengan petani organik, kopi artisan, camilan buatan sendiri, dan hasil bumi lokal. Pasar mulai sepi menjelang siang, tapi pasangannya sempurna dengan jalan-jalan santai di Nimman di sore atau malam harinya.

Jelajahi

Kawasan Night Bazaar dan Pasar Tepi Sungai

Lapak pasar makanan jalanan malam di Chiang Mai dengan sayuran segar, piring-piring, dan seseorang yang duduk di depan
Photo Steffi Krauße

Jalur tepi sungai di sisi timur sepanjang Chang Klan Road adalah zona pasar paling berorientasi turis di Chiang Mai, dan beroperasi setiap malam sepanjang minggu — bukan hanya akhir pekan. Ini jadi pilihan cadangan di malam-malam tanpa walking street. kawasan tepi sungai menawarkan lebih dari sekadar bazaar, termasuk jembatan-jembatan yang atmosferik dan pilihan restoran yang bagus.

Pasar malam yang ramai dan semarak dengan seorang seniman menggambar potret di pinggir jalan, dikelilingi wisatawan dan lampu-lampu warna-warni yang menangkap energi hidup Chiang Mai Night Bazaar.

8. Berburu Oleh-oleh di Night Bazaar Chiang Mai, Buka Setiap Malam

Berbeda dengan walking street akhir pekan, Night Bazaar buka setiap malam sehingga jadi pilihan utama dari Senin hingga Jumat. Kualitas barang bervariasi, jadi tawar dengan tegas. Bagian Kalare Night Bazaar di dalam gedung punya kios kerajinan yang lebih terkurasi dan sesekali ada pertunjukan budaya.

Jelajahi
Jembatan Nawarat yang diterangi cahaya di malam hari, dengan lampu-lampunya memantul di Sungai Ping yang tenang, tepi sungai berpepohonan, dan gedung-gedung di kejauhan.

9. Jalan-jalan di Jembatan Nawarat untuk Pemandangan Malam Sebelum atau Sesudah Pasar

Jembatan berlampu di atas Sungai Ping ini hanya lima menit dari Night Bazaar dan tampak memukau di malam hari dengan cahaya keemasan dan pantulan sungainya. Saat Loi Krathong, orang-orang melepas krathong dari tepiannya. Sangat layak untuk mampir 20 menit di malam pasar mana pun.

Jelajahi
Sebuah longboat tradisional berkanopi berlayar di atas sungai yang tenang saat matahari terbenam, dengan perbukitan berhutan di latar belakang.

10. Nikmati Makan Malam di Atas Kapal Pesiar Sungai Ping

Kapal pesiar malam di Sungai Mae Ping menawarkan pertunjukan budaya Lanna dan makan malam Thailand dengan menu set, sebagai alternatif yang lebih tenang dari keramaian pasar. Kapal berangkat dari dekat Jembatan Nawarat. Pesan lebih awal untuk akhir pekan. Sekitar 2 jam termasuk makan malam.

Jelajahi

Pasar dengan Identitas Kerajinan dan Budaya

Seorang wanita berpakaian tradisional menenun tekstil dengan tangan di samping kain bordir berwarna-warni dan seni gajah di stan pasar kerajinan.
Photo Fernando B M

Beberapa pasar di Chiang Mai tak hanya soal belanja — mereka juga tentang pencelupan budaya dan kerajinan tangan. Tempat-tempat ini lebih dinikmati dengan jalan santai dan mengobrol langsung dengan para pengrajin. Untuk belanja kerajinan serius di luar pasar, panduan belanja Chiang Mai kami membahas toko-toko spesialis dan desa pengrajin terbaik.

Eksterior Wat Sri Suphan di Chiang Mai yang dilapisi perak, dengan ukiran logam yang rumit dan sebuah altar di depannya di bawah langit biru cerah.

11. Kunjungi Wat Sri Suphan di Kawasan Pengrajin Perak pada Malam Sabtu

Kuil Perak ini berdiri di jantung walking street Wua Lai dan tetap buka selama jam pasar Sabtu berlangsung. Ubosot yang dihiasi cermin dan perak berukir tampak memukau di bawah cahaya malam. Padukan kunjungan ke kuil dengan jalan-jalan di Saturday Walking Street untuk satu malam yang penuh.

Jelajahi
Gang sempit di Baan Kang Wat yang dipenuhi studio seniman dari kayu, tanaman hijau yang rimbun, papan tanda dekoratif, dan seseorang berjalan di depan.

12. Jelajahi Kampung Seniman Baan Kang Wat di Malam Akhir Pekan

Kluster kreatif dekat Wat Umong ini membuka studio dan tokonya pada malam akhir pekan, dengan desainer lokal yang menjual keramik, perhiasan, dan kain buatan tangan. Lebih sepi dari walking street utama. Suasana taman dan fokus pada produk buatan tangan membuatnya benar-benar menyenangkan untuk dijelajahi.

Jelajahi
Para pengunjung berjalan dan memberi makan burung merpati di dekat tembok bata ikonik Tha Phae Gate di Chiang Mai di bawah langit yang sebagian berawan.

13. Jadikan Gerbang Tha Phae sebagai Titik Masuk Sunday Walking Street

Sunday Walking Street dimulai dekat Gerbang Tha Phae dan mengalir ke barat menuju Kota Tua. Gerbangnya sendiri tampak indah diterangi lampu di malam hari dan menjadi titik awal yang sempurna untuk berfoto sebelum menyusuri pasar. Ini adalah titik orientasi alami bagi pemula yang baru menjelajahi pasar ini.

Jelajahi

Tanya Jawab

Hari apa saja pasar malam Chiang Mai beroperasi?

Sunday Walking Street (Ratchadamnoen Road) buka setiap Minggu malam sekitar pukul 16.00–22.00. Saturday Walking Street (Wua Lai Road) buka setiap Sabtu sekitar pukul 16.00–22.00. Night Bazaar Chiang Mai di Chang Klan Road buka setiap malam sepanjang minggu. Ploen Ruedee paling ramai dari Kamis hingga Minggu. Pasar Chang Phuak (Gerbang Utara) buka setiap malam, tapi paling seru dikunjungi Jumat hingga Minggu.

Pasar malam mana yang paling bagus untuk membeli kerajinan asli?

Saturday Walking Street punya identitas kerajinan terkuat karena lokasinya di kawasan pengrajin perak. Sunday Walking Street punya pilihan paling beragam secara keseluruhan. Baan Kang Wat adalah pilihan terbaik untuk bertemu langsung dengan desainer dan membeli dari tangan pembuatnya. Untuk pengalaman pengrajin paling autentik, gabungkan pasar Sabtu dengan kunjungan ke pengrajin perak Wat Sri Suphan.

Apakah aman makan jajanan jalanan di pasar malam Chiang Mai?

Ya, umumnya sangat aman. Warung dengan antrean panjang warga lokal selalu jadi pertanda baik. Pasar Chang Phuak di Gerbang Utara sangat dikenal akan kualitas makanannya. Pilih makanan yang dimasak segar, hindari hidangan yang sudah lama dibiarkan terbuka, dan bawa hand sanitizer. Jajanan jalanan Chiang Mai punya reputasi sangat baik di seluruh Thailand.

Jam berapa sebaiknya tiba di Sunday Walking Street?

Datanglah antara pukul 16.30–17.30 agar bisa menjelajah dengan nyaman sebelum keramaian memuncak. Menjelang pukul 19.00, jalan sudah sangat padat. Jika tujuan utamamu makan, datang lebih lambat (setelah pukul 19.00) saat antrean pedagang sedikit mereda bisa jadi pilihan. Pasar mulai mereda sekitar pukul 22.00 dan banyak pedagang mulai membereskan lapak sejak pukul 21.30.

Apa perbedaan antara Sunday Walking Street dan Night Bazaar?

Sunday Walking Street adalah pasar pejalan kaki mingguan di dalam Kota Tua yang sangat menonjolkan kerajinan tangan lokal, karya seni, dan kuliner khas Thailand utara. Hanya buka hari Minggu. Night Bazaar adalah pasar malam permanen di Chang Klan Road dekat Sungai Ping, lebih berorientasi turis dengan proporsi suvenir produksi massal yang lebih besar. Keduanya layak dikunjungi untuk alasan yang berbeda.