Pasar Malam Terbaik di Chiang Mai: Kuliner, Kerajinan & Suasana Malam
Chiang Mai benar-benar hidup setelah matahari terbenam, dan pasar malamnya adalah tempat jiwa kota ini paling terasa. Dari walking street di Kota Tua hingga warung makan lokal di dekat gerbang utara, panduan ini mencakup semua pasar yang layak dikunjungi.

Rencanakan dan pesan perjalanan ini
Alat dari mitra Travelpayouts untuk membandingkan penerbangan dan hotel. Jika Anda memesan melalui tautan ini, kami dapat mendapat komisi tanpa biaya tambahan untuk Anda.
Penerbangan
Peta hotel
Tidak banyak kota di Asia Tenggara yang punya pasar malam sebaik Chiang Mai. Perpaduan gang-gang tua, pengrajin berbakat, dan budaya kuliner daerah terbaik Thailand menjadikan malam di sini jarang mengecewakan. Mau cari kain tenun tangan, semangkuk khao soi, atau sekadar minuman dingin sambil menikmati musik live — kota ini punya pasarnya. Untuk gambaran lebih lengkap soal aktivitas malam, lihat panduan aktivitas lengkap Chiang Mai kami. Dan kalau kamu merencanakan perjalanan sesuai musim pasar, panduan waktu terbaik berkunjung kami menjelaskan bulan-bulan mana yang paling nyaman untuk menjelajahi pasar di luar ruangan.
Walking Street Besar yang Wajib Dikunjungi

Walking street Chiang Mai adalah atraksi utamanya. Jalan-jalan ditutup untuk kendaraan dan ratusan pedagang menggelar lapak di sepanjang Kota Tua dan kawasan pengrajin perak di sekitarnya, menciptakan pengalaman belanja dan makan di udara terbuka yang benar-benar khas. Inilah pasar-pasar yang membangun reputasi Chiang Mai, dan keduanya layak dikunjungi jika jadwalmu memungkinkan.
1. Nikmati Malam Minggu di Walking Street Ratchadamnoen Road
Inilah pasar malam paling bergengsi di Chiang Mai. Setiap hari Minggu, Ratchadamnoen Road dipenuhi lebih dari 500 pedagang yang menjual keramik, syal sutra, perhiasan perak, dan makanan jalanan. Datanglah sebelum pukul 17.00 agar bisa jalan-jalan sebelum ramai. Siapkan waktu minimal 2–3 jam.
Jelajahi1. Nikmati Malam Minggu di Walking Street Ratchadamnoen Road
Inilah pasar malam paling bergengsi di Chiang Mai. Setiap hari Minggu, Ratchadamnoen Road dipenuhi lebih dari 500 pedagang yang menjual keramik, syal sutra, perhiasan perak, dan makanan jalanan. Datanglah sebelum pukul 17.00 agar bisa jalan-jalan sebelum ramai. Siapkan waktu minimal 2–3 jam.
Jelajahi2. Temukan Kerajinan Tangan di Pasar Malam Sabtu Wua Lai
Pasar Sabtu di Wua Lai Road menarik lebih banyak warga lokal dibanding pasar hari Minggu dan punya identitas kerajinan yang kuat: lokasinya tepat di kawasan pengrajin perak Chiang Mai. Cari perhiasan perak buatan tangan, lacquerware, dan kain tenun utara. Lebih sedikit turis, lebih terasa asli.
Jelajahi2. Temukan Kerajinan Tangan di Pasar Malam Sabtu Wua Lai
Pasar Sabtu di Wua Lai Road menarik lebih banyak warga lokal dibanding pasar hari Minggu dan punya identitas kerajinan yang kuat: lokasinya tepat di kawasan pengrajin perak Chiang Mai. Cari perhiasan perak buatan tangan, lacquerware, dan kain tenun utara. Lebih sedikit turis, lebih terasa asli.
JelajahiPasar Kuliner yang Sepadan untuk Didatangi

Kalau makan adalah prioritasmu, lewati saja kios-kios suvenir dan langsung menuju tempat-tempat berikut yang fokus pada kuliner. Untuk panduan lengkap soal apa yang harus dipesan, panduan kuliner Chiang Mai kami membahas semua hidangan khas Thailand utara yang wajib kamu cicipi.
3. Makan ala Warga Lokal di Pasar Malam Chang Phuak (Gerbang Utara)
Kecil, legendaris, dan murni berfokus pada makanan. 'Ibu Topi Koboi' sudah memanggang kaki babi kukus khasnya di sini selama puluhan tahun. Datang sebelum pukul 19.00 untuk antrean yang lebih pendek. Ini bisa dibilang satu titik jajanan terbaik di seluruh kota.
Jelajahi3. Makan ala Warga Lokal di Pasar Malam Chang Phuak (Gerbang Utara)
Kecil, legendaris, dan murni berfokus pada makanan. 'Ibu Topi Koboi' sudah memanggang kaki babi kukus khasnya di sini selama puluhan tahun. Datang sebelum pukul 19.00 untuk antrean yang lebih pendek. Ini bisa dibilang satu titik jajanan terbaik di seluruh kota.
Jelajahi4. Jelajahi Pasar Warorot untuk Bahan Masakan Thailand Utara di Malam Hari
Pasar tertua di Chiang Mai ini tetap ramai hingga malam, saat warga lokal berbelanja cabai kering, sai ua (sosis utara), dan bumbu kari Thailand utara. Lantai atasnya menjual pakaian dan kain dengan harga terjangkau. Paling asyik dijelajahi santai tanpa target belanja tertentu.
Jelajahi4. Jelajahi Pasar Warorot untuk Bahan Masakan Thailand Utara di Malam Hari
Pasar tertua di Chiang Mai ini tetap ramai hingga malam, saat warga lokal berbelanja cabai kering, sai ua (sosis utara), dan bumbu kari Thailand utara. Lantai atasnya menjual pakaian dan kain dengan harga terjangkau. Paling asyik dijelajahi santai tanpa target belanja tertentu.
Jelajahi💡 Tips lokal
Bawa uang tunai ke semua pasar malam. Sebagian besar pedagang tidak menerima kartu, dan antrean ATM bisa mengular di dekat walking street utama pada malam Minggu. Cairkan uang sebelum berangkat.
Pasar Malam Kekinian dengan Nuansa Lokal

Di luar walking street yang berorientasi turis, Chiang Mai punya generasi baru pasar malam yang melayani warga lokal muda dan kreatif. Sebagian besar berada di sekitar kawasan Nimman, yang memang layak dikunjungi tersendiri di malam hari meski tidak ada pasar yang sedang berlangsung.
5. Bergabung dengan Warga Lokal di Pasar Malam Ploen Ruedee
Pasar mungil di kawasan Nimman ini lebih tentang makan, minum, dan musik live daripada berburu suvenir. Mahasiswa Thailand dan anak muda lokal mendominasi suasananya. Warung-warung menjual berbagai hidangan mulai dari sate bakar hingga craft beer. Paling ramai dari Kamis hingga Minggu.
Jelajahi5. Bergabung dengan Warga Lokal di Pasar Malam Ploen Ruedee
Pasar mungil di kawasan Nimman ini lebih tentang makan, minum, dan musik live daripada berburu suvenir. Mahasiswa Thailand dan anak muda lokal mendominasi suasananya. Warung-warung menjual berbagai hidangan mulai dari sate bakar hingga craft beer. Paling ramai dari Kamis hingga Minggu.
Jelajahi6. Kunjungi Pasar Akhir Pekan di One Nimman Plaza
Plaza utama One Nimman menyelenggarakan pasar akhir pekan bergantian di samping butik dan restoran tetapnya. Perpaduan desainer lokal, pop-up kuliner, dan sesekali penampilan musik live menjadikannya pilihan malam yang andal ketika pasar lain sedang tidak berlangsung.
Jelajahi6. Kunjungi Pasar Akhir Pekan di One Nimman Plaza
Plaza utama One Nimman menyelenggarakan pasar akhir pekan bergantian di samping butik dan restoran tetapnya. Perpaduan desainer lokal, pop-up kuliner, dan sesekali penampilan musik live menjadikannya pilihan malam yang andal ketika pasar lain sedang tidak berlangsung.
Jelajahi7. Awali Sabtu Pagi di Pasar Petani Jing Jai Sebelum Keramaian Sore
Secara teknis ini adalah pasar pagi dan siang hari, Jing Jai buka Sabtu dan Minggu dengan petani organik, kopi artisan, camilan buatan sendiri, dan hasil bumi lokal. Pasar mulai sepi menjelang siang, tapi pasangannya sempurna dengan jalan-jalan santai di Nimman di sore atau malam harinya.
Jelajahi7. Awali Sabtu Pagi di Pasar Petani Jing Jai Sebelum Keramaian Sore
Secara teknis ini adalah pasar pagi dan siang hari, Jing Jai buka Sabtu dan Minggu dengan petani organik, kopi artisan, camilan buatan sendiri, dan hasil bumi lokal. Pasar mulai sepi menjelang siang, tapi pasangannya sempurna dengan jalan-jalan santai di Nimman di sore atau malam harinya.
JelajahiKawasan Night Bazaar dan Pasar Tepi Sungai

Jalur tepi sungai di sisi timur sepanjang Chang Klan Road adalah zona pasar paling berorientasi turis di Chiang Mai, dan beroperasi setiap malam sepanjang minggu — bukan hanya akhir pekan. Ini jadi pilihan cadangan di malam-malam tanpa walking street. kawasan tepi sungai menawarkan lebih dari sekadar bazaar, termasuk jembatan-jembatan yang atmosferik dan pilihan restoran yang bagus.
8. Berburu Oleh-oleh di Night Bazaar Chiang Mai, Buka Setiap Malam
Berbeda dengan walking street akhir pekan, Night Bazaar buka setiap malam sehingga jadi pilihan utama dari Senin hingga Jumat. Kualitas barang bervariasi, jadi tawar dengan tegas. Bagian Kalare Night Bazaar di dalam gedung punya kios kerajinan yang lebih terkurasi dan sesekali ada pertunjukan budaya.
Jelajahi8. Berburu Oleh-oleh di Night Bazaar Chiang Mai, Buka Setiap Malam
Berbeda dengan walking street akhir pekan, Night Bazaar buka setiap malam sehingga jadi pilihan utama dari Senin hingga Jumat. Kualitas barang bervariasi, jadi tawar dengan tegas. Bagian Kalare Night Bazaar di dalam gedung punya kios kerajinan yang lebih terkurasi dan sesekali ada pertunjukan budaya.
Jelajahi9. Jalan-jalan di Jembatan Nawarat untuk Pemandangan Malam Sebelum atau Sesudah Pasar
Jembatan berlampu di atas Sungai Ping ini hanya lima menit dari Night Bazaar dan tampak memukau di malam hari dengan cahaya keemasan dan pantulan sungainya. Saat Loi Krathong, orang-orang melepas krathong dari tepiannya. Sangat layak untuk mampir 20 menit di malam pasar mana pun.
Jelajahi9. Jalan-jalan di Jembatan Nawarat untuk Pemandangan Malam Sebelum atau Sesudah Pasar
Jembatan berlampu di atas Sungai Ping ini hanya lima menit dari Night Bazaar dan tampak memukau di malam hari dengan cahaya keemasan dan pantulan sungainya. Saat Loi Krathong, orang-orang melepas krathong dari tepiannya. Sangat layak untuk mampir 20 menit di malam pasar mana pun.
Jelajahi10. Nikmati Makan Malam di Atas Kapal Pesiar Sungai Ping
Kapal pesiar malam di Sungai Mae Ping menawarkan pertunjukan budaya Lanna dan makan malam Thailand dengan menu set, sebagai alternatif yang lebih tenang dari keramaian pasar. Kapal berangkat dari dekat Jembatan Nawarat. Pesan lebih awal untuk akhir pekan. Sekitar 2 jam termasuk makan malam.
Jelajahi10. Nikmati Makan Malam di Atas Kapal Pesiar Sungai Ping
Kapal pesiar malam di Sungai Mae Ping menawarkan pertunjukan budaya Lanna dan makan malam Thailand dengan menu set, sebagai alternatif yang lebih tenang dari keramaian pasar. Kapal berangkat dari dekat Jembatan Nawarat. Pesan lebih awal untuk akhir pekan. Sekitar 2 jam termasuk makan malam.
JelajahiPasar dengan Identitas Kerajinan dan Budaya

Beberapa pasar di Chiang Mai tak hanya soal belanja — mereka juga tentang pencelupan budaya dan kerajinan tangan. Tempat-tempat ini lebih dinikmati dengan jalan santai dan mengobrol langsung dengan para pengrajin. Untuk belanja kerajinan serius di luar pasar, panduan belanja Chiang Mai kami membahas toko-toko spesialis dan desa pengrajin terbaik.
11. Kunjungi Wat Sri Suphan di Kawasan Pengrajin Perak pada Malam Sabtu
Kuil Perak ini berdiri di jantung walking street Wua Lai dan tetap buka selama jam pasar Sabtu berlangsung. Ubosot yang dihiasi cermin dan perak berukir tampak memukau di bawah cahaya malam. Padukan kunjungan ke kuil dengan jalan-jalan di Saturday Walking Street untuk satu malam yang penuh.
Jelajahi11. Kunjungi Wat Sri Suphan di Kawasan Pengrajin Perak pada Malam Sabtu
Kuil Perak ini berdiri di jantung walking street Wua Lai dan tetap buka selama jam pasar Sabtu berlangsung. Ubosot yang dihiasi cermin dan perak berukir tampak memukau di bawah cahaya malam. Padukan kunjungan ke kuil dengan jalan-jalan di Saturday Walking Street untuk satu malam yang penuh.
Jelajahi12. Jelajahi Kampung Seniman Baan Kang Wat di Malam Akhir Pekan
Kluster kreatif dekat Wat Umong ini membuka studio dan tokonya pada malam akhir pekan, dengan desainer lokal yang menjual keramik, perhiasan, dan kain buatan tangan. Lebih sepi dari walking street utama. Suasana taman dan fokus pada produk buatan tangan membuatnya benar-benar menyenangkan untuk dijelajahi.
Jelajahi12. Jelajahi Kampung Seniman Baan Kang Wat di Malam Akhir Pekan
Kluster kreatif dekat Wat Umong ini membuka studio dan tokonya pada malam akhir pekan, dengan desainer lokal yang menjual keramik, perhiasan, dan kain buatan tangan. Lebih sepi dari walking street utama. Suasana taman dan fokus pada produk buatan tangan membuatnya benar-benar menyenangkan untuk dijelajahi.
Jelajahi13. Jadikan Gerbang Tha Phae sebagai Titik Masuk Sunday Walking Street
Sunday Walking Street dimulai dekat Gerbang Tha Phae dan mengalir ke barat menuju Kota Tua. Gerbangnya sendiri tampak indah diterangi lampu di malam hari dan menjadi titik awal yang sempurna untuk berfoto sebelum menyusuri pasar. Ini adalah titik orientasi alami bagi pemula yang baru menjelajahi pasar ini.
Jelajahi13. Jadikan Gerbang Tha Phae sebagai Titik Masuk Sunday Walking Street
Sunday Walking Street dimulai dekat Gerbang Tha Phae dan mengalir ke barat menuju Kota Tua. Gerbangnya sendiri tampak indah diterangi lampu di malam hari dan menjadi titik awal yang sempurna untuk berfoto sebelum menyusuri pasar. Ini adalah titik orientasi alami bagi pemula yang baru menjelajahi pasar ini.
JelajahiTanya Jawab
Hari apa saja pasar malam Chiang Mai beroperasi?
Sunday Walking Street (Ratchadamnoen Road) buka setiap Minggu malam sekitar pukul 16.00–22.00. Saturday Walking Street (Wua Lai Road) buka setiap Sabtu sekitar pukul 16.00–22.00. Night Bazaar Chiang Mai di Chang Klan Road buka setiap malam sepanjang minggu. Ploen Ruedee paling ramai dari Kamis hingga Minggu. Pasar Chang Phuak (Gerbang Utara) buka setiap malam, tapi paling seru dikunjungi Jumat hingga Minggu.
Pasar malam mana yang paling bagus untuk membeli kerajinan asli?
Saturday Walking Street punya identitas kerajinan terkuat karena lokasinya di kawasan pengrajin perak. Sunday Walking Street punya pilihan paling beragam secara keseluruhan. Baan Kang Wat adalah pilihan terbaik untuk bertemu langsung dengan desainer dan membeli dari tangan pembuatnya. Untuk pengalaman pengrajin paling autentik, gabungkan pasar Sabtu dengan kunjungan ke pengrajin perak Wat Sri Suphan.
Apakah aman makan jajanan jalanan di pasar malam Chiang Mai?
Ya, umumnya sangat aman. Warung dengan antrean panjang warga lokal selalu jadi pertanda baik. Pasar Chang Phuak di Gerbang Utara sangat dikenal akan kualitas makanannya. Pilih makanan yang dimasak segar, hindari hidangan yang sudah lama dibiarkan terbuka, dan bawa hand sanitizer. Jajanan jalanan Chiang Mai punya reputasi sangat baik di seluruh Thailand.
Jam berapa sebaiknya tiba di Sunday Walking Street?
Datanglah antara pukul 16.30–17.30 agar bisa menjelajah dengan nyaman sebelum keramaian memuncak. Menjelang pukul 19.00, jalan sudah sangat padat. Jika tujuan utamamu makan, datang lebih lambat (setelah pukul 19.00) saat antrean pedagang sedikit mereda bisa jadi pilihan. Pasar mulai mereda sekitar pukul 22.00 dan banyak pedagang mulai membereskan lapak sejak pukul 21.30.
Apa perbedaan antara Sunday Walking Street dan Night Bazaar?
Sunday Walking Street adalah pasar pejalan kaki mingguan di dalam Kota Tua yang sangat menonjolkan kerajinan tangan lokal, karya seni, dan kuliner khas Thailand utara. Hanya buka hari Minggu. Night Bazaar adalah pasar malam permanen di Chang Klan Road dekat Sungai Ping, lebih berorientasi turis dengan proporsi suvenir produksi massal yang lebih besar. Keduanya layak dikunjungi untuk alasan yang berbeda.











