Roma

Roma adalah salah satu kota terbesar di dunia — museum hidup di mana reruntuhan kuno, karya agung Renaissance, dan air mancur Baroque berbagi jalan dengan trattoria, gelateria, dan piazza yang ramai. Sedikit kota yang memberi hadiah eksplorasi pelan dengan begitu murah hati, atau membawa beban sejarah dengan begitu mudah.

View of Rome featuring the dome of St. Peter's Basilica, the Sant'Angelo Bridge, and the Tiber River framed by trees on a sunny day.

RomaInfo Penting Wisata

Mata Uang
Euro (EUR)
Bahasa
Italia (bahasa Inggris banyak digunakan di area wisata)
Waktu terbaik
April–Juni, September–Oktober
Colokan
Tipe F (Schuko), 230V / 50Hz

Gambaran Umum

Roma telah menarik wisatawan selama ribuan tahun, dan alasannya tidak berubah: Colosseum masih memukau, Vatikan masih merendahkan hati, dan jalan-jalan sederhana melalui Trastevere saat senja masih terasa seperti privilese. Kota ini melapisi 2.800 tahun peradaban ke dalam inti yang kompak dan dapat dijelajahi dengan berjalan kaki di mana setiap jalan berbatu tampaknya menuju ke tempat yang luar biasa. Di luar tempat wisata utama, Roma menghargai rasa ingin tahu — pemandangan kubah St. Peter dari lubang kunci, halaman tersembunyi di Jewish Ghetto, warung pasar di Testaccio yang menyajikan supplì untuk penduduk lokal. Ini adalah kota yang butuh waktu untuk dipahami, tetapi memberikan kembali jauh lebih banyak dari yang Anda berikan.

Kenapa harus berkunjung Roma

Roma adalah hal terdekat yang dimiliki dunia dengan museum terbuka, di mana Colosseum, Vatikan, dan Trevi Fountain hanyalah permulaan. Tidak ada kota lain yang mengemas kepadatan seni, sejarah, makanan, dan kehidupan jalanan ini ke dalam ruang yang dapat dijelajahi dengan berjalan kaki dan tak ada habisnya memberi hadiah.

Sekilas info

  • Ibu kota Italia, populasi ~2,8 juta
  • Rumah bagi negara berdaulat terkecil di dunia: Kota Vatikan
  • Lebih dari 900 gereja dalam batas kota
  • Tiga Situs Warisan Dunia UNESCO: Pusat Bersejarah, Vatikan, dan Jalan Appian
  • Rata-rata 2.500 jam sinar matahari per tahun
  • Pusat bersejarah Roma sebagian besar dapat dijelajahi dengan berjalan kaki — kebanyakan tempat wisata utama berada dalam radius 3-4 km satu sama lain

Waktu terbaik untuk berkunjung Roma

April hingga Juni dan September hingga Oktober menawarkan kombinasi terbaik cuaca yang sejuk, kerumunan yang dapat dikelola, dan jam siang yang panjang. Juli dan Agustus panas, ramai, dan mahal — meskipun kota ini kosong dari penduduk lokal di bulan Agustus, memberikannya pesona yang aneh dan lebih tenang. Baca panduan waktu terbaik untuk berkunjung.

Tempat-tempat yang wajib dikunjungi di Roma

Panduan

Atraksi terbaik di Roma

🛫 Dari Roma ke Paris: Pasangan Terbesar Eropa

Paris dan Roma adalah pilar kembar perjalanan kota Eropa — menggabungkan keduanya dalam satu perjalanan memberi Anda cakupan penuh seni, sejarah, dan masakan Barat. Kereta berkecepatan tinggi atau penerbangan singkat menghubungkan keduanya hanya dalam beberapa jam.

Jelajahi panduan Paris kami