Gambaran Umum
Roma telah menarik wisatawan selama ribuan tahun, dan alasannya tidak berubah: Colosseum masih memukau, Vatikan masih merendahkan hati, dan jalan-jalan sederhana melalui Trastevere saat senja masih terasa seperti privilese. Kota ini melapisi 2.800 tahun peradaban ke dalam inti yang kompak dan dapat dijelajahi dengan berjalan kaki di mana setiap jalan berbatu tampaknya menuju ke tempat yang luar biasa. Di luar tempat wisata utama, Roma menghargai rasa ingin tahu — pemandangan kubah St. Peter dari lubang kunci, halaman tersembunyi di Jewish Ghetto, warung pasar di Testaccio yang menyajikan supplì untuk penduduk lokal. Ini adalah kota yang butuh waktu untuk dipahami, tetapi memberikan kembali jauh lebih banyak dari yang Anda berikan.
Kenapa harus berkunjung Roma
Roma adalah hal terdekat yang dimiliki dunia dengan museum terbuka, di mana Colosseum, Vatikan, dan Trevi Fountain hanyalah permulaan. Tidak ada kota lain yang mengemas kepadatan seni, sejarah, makanan, dan kehidupan jalanan ini ke dalam ruang yang dapat dijelajahi dengan berjalan kaki dan tak ada habisnya memberi hadiah.