20 Aktivitas Gratis di Roma: Nikmati Kota Abadi Tanpa Mengeluarkan Sepeser pun

Roma adalah salah satu ibu kota Eropa yang paling ramah di kantong. Dari piazza Barok dan perbukitan kuno hingga gereja-gereja megah dan taman luas, sebagian besar pengalaman terbaik di kota ini bisa dinikmati tanpa biaya sama sekali. Panduan ini merangkum 20 aktivitas gratis terbaik di Roma.

Pemandangan panorama Roma dengan Colosseum, atap-atap kota, pepohonan, dan pegunungan di kejauhan di bawah langit biru dengan awan berpencar.

Roma adalah salah satu kota langka yang bisa dinikmati sepenuhnya tanpa harus merogoh kocek. Monumen-monumen terbaiknya berjajar di sepanjang jalan terbuka, gereja-gereja terindahnya gratis untuk dikunjungi, dan perbukitannya menawarkan panorama yang tak kalah mengesankan dari tempat wisata berbayar mana pun. Sebelum mulai, simak panduan hemat Roma kami untuk strategi menghemat biaya secara keseluruhan, dan kalau kamu ingin merencanakan kunjungan lebih lengkap, panduan lengkap aktivitas di Roma mencakup pilihan berbayar maupun gratis sekaligus. Satu catatan penting: beberapa tempat dalam daftar ini sudah mulai mengenakan biaya kecil dalam beberapa tahun terakhir (misalnya kolam bawah Fontana di Trevi dan Pantheon), jadi cek kondisi terkini sebelum berkunjung.

ℹ️ Perlu diketahui

Setiap Minggu pertama di awal bulan, Colosseum, Roman Forum, dan Bukit Palatine bisa dikunjungi gratis oleh semua orang. Museum Vatikan juga gratis di Minggu terakhir setiap bulan, tapi antrean sudah mulai terbentuk sebelum fajar. Rencanakan kunjunganmu dengan matang.

Roma Kuno Tanpa Biaya

Pemandangan luas reruntuhan Forum Romanum dengan kolom-kolom kuno, kuil, dan bangunan bersejarah di pusat kota Roma pada hari yang cerah.
Photo Irina Balashova

Kota kuno ini jauh lebih mudah dijelajahi secara gratis daripada yang disangka kebanyakan wisatawan. Roman Forum dan Bukit Palatine memang memerlukan tiket di hari biasa, tapi kamu tetap bisa menyerap begitu banyak warisan Roma kuno hanya dengan berjalan di jalan-jalan yang tepat. Kawasan kawasan Roma kuno ini sangat cocok dinikmati oleh mereka yang mau berjalan pelan dan mengamati reruntuhan dari tepi jalan, tanpa terburu-buru masuk ke situs berbayar.

Pemandangan lebar Circus Maximus di Roma, memperlihatkan garis besar stadion kereta kuda kuno dengan lereng berumput, langit terbuka, dan gedung-gedung kota di latar belakang.

1. Jelajahi Sirkus Balapan Kuno Terbesar di Dunia Secara Gratis

Dulunya arena terbesar di dunia kuno, Circus Maximus kini menjadi taman umum yang bebas dikunjungi. Jalur sepanjang 600 meter yang membentang di antara Bukit Palatine dan Aventine selalu terbuka, dan skala tempatnya saja sudah sepadan dengan kunjungan ini. Siapkan waktu sekitar 30 menit.

Jelajahi
Kolom Trajan berdiri megah di antara reruntuhan kuno dengan gereja-gereja berkubah dan langit biru di pusat sejarah Roma, Italia.

2. Baca Kisah 2.500 Prajurit Romawi di Kolom Trajanus

Kolom marmer setinggi 30 meter dari tahun 113 M ini dihiasi 2.500 ukiran figur yang melingkar spiral, menceritakan Perang Dacia milik Kaisar Trajanus. Berdiri di Forum Trajanus, hanya selangkah dari Roman Forum, dan selalu bisa dilihat dari jalan — gratis sepenuhnya.

Jelajahi
Jalan berbatu dari Via Appia Antica di Roma, diapit oleh reruntuhan kuno, pohon pinus, dan pepohonan hijau yang rimbun di bawah langit yang cerah.

3. Susuri Jalan Appian Way Melewati Lanskap yang Tak Berubah Sejak Zaman Romawi

Dibangun pada 312 SM, Jalan Appian Way masih bisa dilalui hingga hari ini, diapit makam-makam kuno, pohon pinus, dan batu basal asli. Pada hari Minggu jalanan ini bebas kendaraan, menjadikannya hari terbaik untuk berjalan. Jalannya sendiri gratis dan bisa kamu telusuri sepanjang yang kamu mau.

Jelajahi
Tangga besar dan patung-patung yang menuju ke Piazza del Campidoglio di Bukit Capitoline, dengan palazzo karya Michelangelo dan langit biru cerah di latar belakang.

4. Naiki Bukit Capitoline untuk Pemandangan Forum yang Tak Tertandingi

Piazza karya Michelangelo di puncak Bukit Capitoline bebas dilalui kapan saja. Teras di belakang Palazzo Senatorio menawarkan pemandangan Roman Forum yang tak terhalang. Ini salah satu titik pandang terbaik di Roma, dan tidak dipungut biaya sedikit pun.

Jelajahi
Pemandangan luas Piazza del Campidoglio di Roma pada hari cerah, memperlihatkan pola lantai geometris Michelangelo, bangunan bersejarah megah, patung-patung, dan orang-orang yang menikmati alun-alun yang elegan ini.

5. Berdiri di Piazza Sempurna Karya Michelangelo

Pola bintang geometris yang memancar dari replika perunggu Marcus Aurelius di tengahnya bisa kamu jelajahi dan foto kapan saja tanpa biaya. Proporsinya sangat indah jika diamati dengan seksama. Datanglah pagi-pagi sekali saat alun-alun masih sepi untuk benar-benar menghayati desainnya.

Jelajahi

Roma Barok: Piazza, Air Mancur, dan Jembatan

Air mancur barok dengan patung-patung rumit di Piazza Navona, Roma, dikelilingi bangunan bersejarah dan gereja Sant'Agnese in Agone di latar belakang.
Photo Magda Ehlers

Ruang-ruang publik Barok Roma memang dirancang untuk mengesankan semua orang — dan sampai sekarang pun masih berhasil. Sebagian besar kawasan Centro Storico bisa dijelajahi dengan berjalan kaki tanpa biaya: monumen-monumennya berada di piazza terbuka, air mancurnya mengalir sepanjang waktu, dan jembatan-jembatan di atas Sungai Tiber pun bebas dilalui. Satu pengecualian adalah Fontana di Trevi, yang sejak 1 Februari 2026 mengenakan biaya €2 untuk akses ke kolam bawah dekat air mancur antara pukul 09.00–21.00, meski pemandangan dari tepi luar tetap gratis.

Tampak depan lebar Fontana di Trevi secara keseluruhan beserta bangunan di sekitarnya di bawah cahaya siang, dengan air berwarna toska dan beberapa pengunjung terlihat di pinggiran.

6. Kunjungi Fontana di Trevi Sebelum Pukul 9 Pagi atau Setelah Pukul 9 Malam

Kolam dalam Fontana di Trevi kini dikenakan biaya €2 pada jam siang (09.00–21.00), tapi pemandangan dari tepi luar selalu gratis. Datang sebelum pukul 08.00 dan kamu hampir pasti akan mendapati air mancur ini nyaris sepi — pengalaman yang sungguh berbeda dibanding kunjungan di siang hari yang ramai.

Jelajahi
Pemandangan luas Piazza Navona dengan air mancur Barok yang ikonik, patung-patung megah, kubah gereja, dan bangunan-bangunan berwarna oker di bawah langit dramatis dengan pengunjung yang berjalan-jalan di alun-alun.

7. Santai di Piazza Navona Saat Fajar atau Senja

Dibangun di atas bekas stadion Romawi, Piazza Navona terbuka gratis sepanjang waktu. Suasana Baroknya berubah total antara pagi yang tenang dan malam yang semarak. Keduanya layak dialami. Sisihkan setidaknya satu jam meski kamu hanya sekadar melintas.

Jelajahi
Pemandangan luas Fontana dei Quattro Fiumi dengan patung-patung dramatis, air yang mengalir, obelisk Mesir, dan gereja Sant'Agnese in Agone di Piazza Navona.

8. Amati Fontana Empat Sungai Karya Bernini dari Dekat

Salah satu patung publik paling dramatis di Eropa, Fontana dei Quattro Fiumi berdiri megah di tengah Piazza Navona. Gratis didekati kapan saja, dan detail-detailnya sangat menarik untuk diamati lebih dekat: setiap dewa sungai melambangkan benua yang dikenal oleh Roma pada abad ke-17.

Jelajahi
Jembatan Ponte Sant'Angelo dengan patung malaikat Barok melintasi Sungai Tiber, pepohonan hijau rindang, dan bangunan bersejarah Roma di bawah sinar matahari yang cerah.

9. Seberangi Ponte Sant'Angelo untuk Menikmati Patung Malaikat Bernini dan Pemandangan Tiber

Jembatan kekaisaran berusia 1.900 tahun yang dihiasi sepuluh patung malaikat karya Bernini ini selalu terbuka dan selalu gratis. Pemandangan Castel Sant'Angelo dari tengah jembatan saat cahaya keemasan sore adalah salah satu foto terbaik yang bisa kamu ambil di Roma.

Jelajahi
Pemandangan luas Tangga Spanyol yang diterangi cahaya matahari menuju gereja Trinità dei Monti di Roma, dengan Mancur Barcaccia dan piazza yang sepi di bawahnya.

10. Naiki Tangga Spanyol dan Pandangi Roma dari Atas

Seluruh 135 anak tangga travertine bisa didaki gratis kapan saja. Hadiahnya adalah pemandangan atap-atap kota dari teras atas, tepat di samping Trinità dei Monti. Datanglah sebelum pukul 09.00 di musim panas untuk suasana yang lebih tenang; tangga ini sudah penuh sesak menjelang siang.

Jelajahi

Gereja dengan Karya Seni Kelas Dunia (Semua Gratis)

Baldachin emas yang megah dan kubah yang didekorasi mewah di interior gereja Romawi besar dengan kolom dan seni religius yang terlihat.
Photo Regan Dsouza

Gereja-gereja Roma menyimpan konsentrasi karya seni gratis yang luar biasa. Beberapa di antaranya memiliki karya yang bisa menjadi koleksi utama museum besar mana pun, namun masuknya gratis dan pengunjungnya jauh lebih sedikit dibanding tempat wisata berbayar. panduan gereja terbaik di Roma kami membahasnya lebih mendalam, tapi pilihan di bawah ini adalah yang paling sepadan untuk dikunjungi saat perjalanan hemat.

💡 Tips lokal

Kenakan pakaian sopan saat mengunjungi gereja: bahu dan lutut harus tertutup. Banyak gereja tutup beberapa jam di siang hari (sekitar pukul 12.30–15.30), jadi kunjungi di pagi hari atau menjelang sore.

Pemandangan dramatis matahari terbenam di balik Basilika Santo Petrus yang menjulang di atas cakrawala Roma, dengan awan berwarna-warni dan atap-atap bangunan di latar depan.

11. Masuk Basilika Santo Petrus, Gereja Terbesar di Dunia, Secara Gratis

Masuk ke basilika utamanya gratis. Di dalamnya kamu akan menemukan Pietà karya Michelangelo, baldachin perunggu raksasa Bernini, dan skala bangunan yang butuh waktu untuk benar-benar disadari. Datanglah sebelum pukul 09.00 untuk menghindari antrean keamanan. Mendaki kubahnya memang berbayar, tapi gerejanya tidak.

Jelajahi
Nave utama Santa Maria del Popolo dengan kolom marmer, kursi kayu, dan lukisan Renaisans besar yang diterangi cahaya alami.

12. Temukan Dua Mahakarya Caravaggio Secara Gratis di Santa Maria del Popolo

Kapel Cerasi di dalam gereja gratis ini menyimpan Pertobatan Santo Paulus dan Penyaliban Santo Petrus — dua karya terbesar Caravaggio. Ada pula kapel yang dirancang oleh Raphael. Masuknya gratis dan pengunjungnya jauh lebih sedikit dibanding keramaian di piazza luar.

Jelajahi
Patung Moses karya Michelangelo yang diterangi cahaya lembut di dalam San Pietro in Vincoli, dikelilingi oleh figur-figur marmer yang rumit dan detail arsitektur.

13. Lihat Patung Musa Karya Michelangelo Secara Gratis di San Pietro in Vincoli

Patung Musa monumental karya Michelangelo, yang dipahat untuk makam Paus Julius II, mengisi sebuah kapel samping di basilika abad ke-5 ini. Masuknya gratis dan pengalamannya ringkas. Gereja ini berada di kawasan Monti, lima menit dari Colosseum — tambahan yang mudah untuk rute jalan kaki Roma kuno.

Jelajahi
Pemandangan luas Basilika Santa Maria sopra Minerva dengan obelisk gajah karya Bernini dan orang-orang di piazza di depan gereja.

14. Kunjungi Satu-Satunya Gereja Gotik Roma dan Gajah Bernini di Luarnya

Santa Maria sopra Minerva gratis untuk dikunjungi dan menyimpan patung Kristus Sang Penebus karya Michelangelo, makam Fra Angelico, serta lukisan fresco Filippino Lippi yang penuh warna. Di luar, obelisk bergajah karya Bernini berdiri di piazza kecil yang sering dilewati begitu saja oleh wisatawan tanpa sempat mendongak.

Jelajahi
Pemandangan lebar fasad megah dan dua kubah Basilika Santa Maria Maggiore di Roma, dengan tangga lebar dan panorama kota di latar belakang.

15. Berdiri di Bawah Mosaik Abad ke-5 di Santa Maria Maggiore

Salah satu dari empat basilika kepausan Roma, Santa Maria Maggiore gratis untuk dikunjungi dan menyimpan mosaik apsidal abad ke-5, langit-langit berukir berlapis emas, serta interior berlapis yang mencakup 1.600 tahun sejarah. Nilai seni per rupiah yang dikeluarkan di sini tidak tertandingi di kota ini.

Jelajahi
Fasad Basilica di Santa Maria in Trastevere di Roma dengan mosaik emas, patung-patung, dan menara lonceng khasnya di bawah langit berawan sebagian.

16. Nikmati Mosaik Abad ke-12 di Santa Maria in Trastevere

Diyakini sebagai gereja tertua di Roma yang dipersembahkan untuk Bunda Maria, Santa Maria in Trastevere gratis dikunjungi dan menjadi jantung dari salah satu piazza terbaik di kota ini. Mosaik apsidal abad ke-12-nya adalah beberapa karya seni abad pertengahan terbaik di Roma. Setelah berkunjung, duduk santai sebentar di piazzanya.

Jelajahi

Pemandangan dari Bukit dan Taman Kota

Pemandangan dari puncak bukit di Roma dengan lanskap kota, pepohonan, tembok batu kuno, dan jalan yang berkelok di antara pepohonan hijau.
Photo SHVETS production

Tujuh bukit Roma menawarkan ketinggian dan sudut pandang yang gratis, dan tidak ada museum yang bisa menandinginya. panduan pemandangan terbaik di Roma kami membahas semuanya secara lengkap, tapi titik-titik perbukitan di bawah ini adalah yang paling sepadan dengan usaha pendakiannya. Semua gratis, semuanya bisa dijangkau dengan berjalan kaki dari pusat kota, dan masing-masing menawarkan sudut pandang yang berbeda terhadap kota ini. Piazza Istana Quirinal juga menawarkan pemandangan luas ke arah kubah Santo Petrus, bisa dinikmati gratis kapan saja.

Pemandangan panoramik dari Bukit Gianicolo yang menampilkan cakrawala Roma, reruntuhan kuno, kubah gereja, dan monumen Vittoriano di bawah langit berawan.

17. Nikmati Panorama 180 Derajat Terbaik dari Bukit Gianicolo

Menjulang di atas kawasan Trastevere, Bukit Gianicolo menyuguhkan pemandangan cakrawala Roma yang paling luas dan gratis. Jalur menuju puncaknya teduh dan tenang. Setiap hari meriam ditembakkan tepat pukul 12.00, sebuah tradisi Roma sejak 1847. Datanglah saat matahari terbenam untuk cahaya paling dramatis di atas kubah-kubah kota.

Jelajahi
Pemandangan dari Giardino degli Aranci yang menghadap lanskap kota Roma saat matahari terbenam, dengan pepohonan rindang di latar depan dan Basilika Santo Petrus di kejauhan.

18. Hirup Wangi Bunga Jeruk dan Pandangi Santo Petrus dari Taman Aventine

Taman umum gratis di Bukit Aventine ini membingkai Basilika Santo Petrus di seberang Sungai Tiber melalui deretan pohon jeruk pahit. Pemandangannya adalah salah satu yang terbaik di Roma, pengunjungnya tidak terlalu ramai, dan di musim semi aromanya saja sudah cukup untuk membenarkan pendakian ke sini. Buka setiap hari, tanpa biaya masuk.

Jelajahi
Pengunjung menikmati pemandangan panoramik dari Teras Pincio di atas atap-atap Roma, dengan kubah Basilika Santo Petrus terlihat di kejauhan di bawah langit biru.

19. Saksikan Matahari Terbenam di Atas Roma dari Teras Pincio

Bertengger di atas Piazza del Popolo di tepi Villa Borghese, Teras Pincio menghadap ke barat melewati atap-atap dan kubah Roma. Ini adalah taman umum pertama Roma dan masih memancarkan suasana yang santai dan tak terburu-buru. Pemandangan saat matahari terbenam berubah keemasan di seluruh penjuru kota.

Jelajahi
Danau perahu dengan orang-orang mendayung di depan kuil neoklasik dan pepohonan rindang di Taman Villa Borghese pada hari yang cerah dengan awan tipis.

20. Habiskan Pagi di Villa Borghese, Taman Besar Gratis Roma

Masuk ke taman Villa Borghese seluas 80 hektar ini sepenuhnya gratis. Di dalamnya ada danau untuk berperahu, kuil neoklasik, jalur berteduh di bawah pepohonan, dan pemandangan kota dari ketinggian. Ini adalah tempat terbaik di Roma untuk bersantai di antara kunjungan ke tempat wisata berbayar. Galeri Borghese di dalamnya tetap memerlukan tiket.

Jelajahi

Tempat Ikonik, Kawasan Kota, dan Jalan-Jalan ke Pasar

Sebuah alun-alun Roma yang semarak dengan puluhan kios pasar di bawah kanopi putih, dikelilingi gedung-gedung apartemen tua yang berwarna-warni dan langit terbuka.
Photo Martin Alargent

Beberapa pengalaman gratis terbaik di Roma sebenarnya hanya berupa jalan-jalan santai keliling lingkungan. Kawasan Trastevere dan kawasan Ghetto Yahudi sama-sama menyenangkan untuk dijelajahi pelan-pelan tanpa perlu mengeluarkan uang. Dua pasar di bawah ini bebas masuk dan mewakili dua sisi kehidupan jalanan Roma yang sangat berbeda.

Pemandangan melalui Lubang Kunci Aventine yang membingkai kubah Basilika Santo Petrus dengan sempurna, dikelilingi pagar tanaman gelap dan langit Roma yang cerah.

21. Intip Kubah Santo Petrus Sempurna Melalui Lubang Kunci Aventine

Melalui pintu besi biasa di Bukit Aventine, sebuah lubang kunci membingkai kubah Santo Petrus dengan presisi arsitektur di dalam terowongan pagar tanaman. Hanya butuh sepuluh detik untuk melihatnya, tapi gambar itu akan terus membekas. Gratis, terbuka sepanjang waktu, dan jarang ramai. Gabungkan dengan kunjungan ke Giardino degli Aranci yang ada di dekatnya.

Jelajahi
Pemandangan udara yang luas dari Lapangan Santo Petrus dan kota Roma di sekitarnya, memperlihatkan kolom elips ikonik dan obelisk di tengah yang tersinari cahaya alami siang hari.

22. Masuki Elips Megah Bernini di Alun-Alun Santo Petrus

Elips berkolom karya Bernini adalah salah satu ruang publik paling ambisius yang pernah dibangun dan selalu bisa dikunjungi gratis. Berdiri di salah satu dari dua cakram batu yang ditandai di lantai untuk melihat keempat baris kolom sejajar sempurna menjadi satu. Terbuka sepanjang waktu.

Jelajahi
Patung Giordano Bruno di tengah alun-alun Campo de' Fiori Roma, dikelilingi bangunan-bangunan bersejarah dan langit biru cerah.

23. Mampir ke Pasar Pagi di Campo de' Fiori

Gratis masuk dari Senin hingga Sabtu, Campo de' Fiori menyelenggarakan pasar produk segar dan bunga setiap pagi hingga siang sebelum berubah menjadi alun-alun sosial saat malam tiba. Ini tempat paling bersuasana di Roma untuk membeli bahan makan siang atau sekadar menikmati suasana pagi yang pelan-pelan bergeliat.

Jelajahi
Kerumunan orang menjelajahi kios pasar yang berwarna-warni di bawah payung di Pasar Loak Porta Portese, dengan gedung apartemen dan pohon rindang yang berjajar di sepanjang jalan yang cerah.

24. Jelajahi Pasar Loak Terbesar Roma di Porta Portese

Setiap Minggu pagi, lebih dari seribu lapak menghampar sepanjang dua kilometer jalan-jalan Trastevere, menjual pakaian bekas, koin kuno, buku, dan berbagai barang unik. Masuk gratis. Datanglah sebelum pukul 08.00 untuk temuan terbaik dan suasana yang belum terlalu ramai. Pasar biasanya tutup menjelang siang.

Jelajahi
Foto jarak dekat fasad ornamen Quartiere Coppedè dan lengkungan batu dekoratif dengan wajah pahatan yang rumit serta tanaman hijau di balkon, di bawah cahaya siang yang hangat.

25. Temukan Kawasan Paling Unik di Roma: Quartiere Coppedè

Sekumpulan 26 istana bergaya Art Nouveau, Gotik, dan Barok yang dibangun antara 1915 dan 1927, Quartiere Coppedè bisa dijelajahi gratis dan hampir selalu tenang. Berlokasi di kawasan Trieste, mudah dijangkau dengan tram, dan tampilannya benar-benar berbeda dari bagian mana pun di Roma.

Jelajahi

Tanya Jawab

Apakah Pantheon gratis dikunjungi di Roma?

Tidak lagi sepenuhnya gratis. Pengunjung di bawah 18 tahun dan warga Roma masuk gratis, tapi sebagian besar wisatawan dikenakan biaya masuk ke Pantheon. Eksterior dan Piazza della Rotonda di sekitarnya tetap gratis untuk dikunjungi.

Kapan Colosseum gratis di Roma?

Colosseum gratis untuk semua pengunjung pada Minggu pertama setiap bulan. Pengunjung di bawah 18 tahun gratis setiap saat. Di hari lain, masuk memerlukan tiket yang sudah mencakup Roman Forum dan Bukit Palatine.

Apakah Museum Vatikan pernah gratis?

Ya, Museum Vatikan dan Kapel Sistina gratis pada Minggu terakhir setiap bulan. Masuknya memang gratis, tapi antrean sudah mulai terbentuk sangat awal, sering sebelum pukul 07.00. Rencanakan untuk tiba setidaknya satu jam sebelum dibuka.

Apakah Fontana di Trevi gratis?

Melihat Fontana di Trevi dari tepi luar selalu gratis. Mulai 1 Februari 2026, biaya €2 berlaku untuk akses ke kolam dalam dan area pandang bawah antara pukul 09.00 dan 21.00. Berkunjung di luar jam tersebut tidak dipungut biaya.

Apa rute jalan kaki gratis terbaik di Roma?

Rute dari Campo de' Fiori melewati Piazza Navona menuju Pantheon, lalu menyusuri Via dei Condotti hingga Tangga Spanyol sepenuhnya gratis, mencakup yang terbaik dari Roma Barok, dan membutuhkan sekitar dua jam dengan langkah santai.

Destinasi terkait:rome

Sedang merencanakan perjalanan? Temukan aktivitas personal dengan aplikasi Nomado.