Tempat Menginap di Split, Kroasia: Area & Hotel Terbaik
Tidak semua kawasan di Split itu sama. Panduan ini mengulas empat area utama tempat wisatawan menginap, cocok untuk siapa, perkiraan harga, dan hal-hal yang jarang diberitahu sebelum kamu memesan.

Rencanakan dan pesan perjalanan ini
Alat dari mitra Travelpayouts untuk membandingkan penerbangan dan hotel. Jika Anda memesan melalui tautan ini, kami dapat mendapat komisi tanpa biaya tambahan untuk Anda.
Penerbangan
Peta hotel
Ringkasan
- Istana Diocletian adalah pilihan paling sentral, tapi dipenuhi kerumunan wisatawan kapal pesiar dari Mei hingga September — baca dulu panduan waktu terbaik mengunjungi Split sebelum memutuskan.
- Varoš (Veli Varoš) menawarkan suasana Dalmatia yang otentik, harga makanan yang lebih terjangkau, dan jarak 10 menit jalan kaki ke mana-mana — pilihan terbaik secara keseluruhan untuk sebagian besar pengunjung.
- Meje/Marjan adalah kawasan paling tenang dan paling mewah di Split, sekitar 20–25 menit berjalan kaki dari Kota Tua, cocok untuk yang mengutamakan ketenangan daripada kemudahan akses.
- Bačvice adalah kawasan pantai dan bar, paling cocok untuk wisatawan muda atau keluarga yang memprioritaskan pantai dan kehidupan malam daripada sejarah.
- Pesan jauh-jauh hari untuk menginap di musim panas — Juli dan Agustus sudah penuh berbulan-bulan sebelumnya. Cek dulu seperti apa Split di musim panas sebelum menentukan kawasan tempat menginap.
Cara Kerja Kawasan-Kawasan di Split

Split adalah kota yang padat di atas semenanjung, sehingga sebagian besar kawasan utamanya bisa dijangkau dengan berjalan kaki. Kepadatan itulah yang menjadi daya tariknya, tapi di sisi lain, kebisingan, kerumunan, dan lalu lintas kapal pesiar menyebar cepat ke area-area pusat di musim panas. Memahami tata letak kota secara kasar sebelum memesan bisa menghindarkan kamu dari banyak kekecewaan.
Pusat kota adalah Istana Diocletian, kompleks kekaisaran Romawi yang sudah menjadi kawasan permukiman hidup selama hampir 1.700 tahun. Di sebelah baratnya terdapat Varoš, kawasan hunian berbukit dengan rumah-rumah batu dan gang-gang sempit. Lebih jauh ke barat adalah Meje, kawasan elegan yang berbatasan dengan Bukit Marjan. Di sebelah timur Istana terdapat Bačvice, rumah bagi pantai paling terkenal di Split dan sekumpulan bar serta klub malam.
ℹ️ Perlu diketahui
Split tidak memiliki kawasan hotel tersendiri seperti umumnya. Akomodasi tersebar di kawasan permukiman, apartemen-apartemen yang dikonversi di dalam tembok Istana, dan beberapa hotel besar di tepi laut. Artinya, 'lokasi hotel' kamu dan pengalaman nyata di kawasan tersebut bisa terasa sangat berbeda.
Istana Diocletian & Kota Tua: Paling Praktis, Paling Ramai

Menginap di dalam atau tepat di sebelah Istana Diocletian berarti kamu bangun tidur di dalam Situs Warisan Dunia UNESCO. Gang-gangnya luar biasa — lantai berbatu Romawi di bawah kakimu, gereja-gereja abad pertengahan di setiap sudut, jemuran pakaian yang tergantung di antara tembok berusia 1.700 tahun. Bagi wisatawan pertama kali yang hanya singgah sebentar, lokasi ini sulit tertandingi soal kemudahan akses.
Konsekuensi jujurnya: dari sekitar akhir Mei hingga awal September, kapal-kapal pesiar bersandar dalam jumlah besar dan menurunkan ribuan wisatawan sehari langsung ke kawasan Istana setiap pagi. Pada pukul 10 pagi di hari puncak musim panas, lorong-lorong utama sudah sesak. Kebisingan berlanjut hingga larut malam dari bar-bar yang beroperasi di dalam tembok kuno. Kamu yang tidurnya ringan atau ingin pagi yang tenang, sebaiknya pikir-pikir dulu sebelum memesan di sini saat musim panas.
- Paling cocok untuk Wisatawan pertama kali, menginap singkat (2–3 malam), wisatawan yang ingin berada dekat dengan objek wisata utama, perjalanan di luar musim panas seperti April, Oktober, atau November.
- Jenis akomodasi Sebagian besar apartemen pribadi dan penginapan yang dikonversi dari bangunan batu tua. Hotel sejati di dalam tembok jumlahnya terbatas. Bersiaplah untuk kamar kecil, lantai tidak rata, dan banyak tangga — bisa terasa menawan atau merepotkan tergantung selera kamu.
- Kisaran harga Umumnya kawasan paling mahal per malam. Pilihan hemat ada tapi cepat penuh. Apartemen kelas menengah berkisar sekitar €80–180/malam di musim puncak (cek harga terkini).
- Harga makanan dan minuman Kafe dan restoran di dalam kawasan Istana memasang harga premium. Siap-siap membayar 20–30% lebih mahal untuk kopi atau makanan yang sama dibanding di Varoš dua jalan dari sana.
⚠️ Yang bisa dilewati
Banyak apartemen di dalam Istana yang tidak ada lift, tidak ada parkir khusus, dan tempat penyimpanan koper sangat terbatas. Jika kamu tiba dengan banyak barang bawaan, tanyakan dulu ke tuan rumah soal akses sebelum memesan — beberapa properti mengharuskan kamu naik beberapa anak tangga melewati lorong-lorong sempit.
Varoš (Veli Varoš): Pilihan Terbaik Secara Keseluruhan

Varoš adalah kawasan hunian tertua yang masih ada di Split, sudah ada jauh sebelum pariwisata berkembang. Rumah-rumah batu Dalmatia tradisional berjajar di jalan-jalan berbatu yang naik perlahan dari tepi laut yang datar menuju Bukit Marjan. Kawasan ini terasa seperti permukiman sungguhan karena memang begitulah adanya: warga lokal berbelanja di toko kelontong kecil, anak-anak bermain di halaman, dan orang-orang tua duduk di luar rumah di sore hari.
Jarak ke Istana sekitar 10 menit berjalan kaki menyusuri tepi laut. Promenade Riva — jantung kehidupan sosial Split — bahkan lebih dekat. Kombinasi kedekatan dan keterpisahan ini menjadikan Varoš kawasan favorit bagi mereka yang sudah pernah ke Split dan ingin pengalaman yang lebih autentik, bukan sekadar tempat wisata.
Satu catatan praktis soal medan: bagian bawah Varoš datar dan mudah dijelajahi, tapi kawasan ini menanjak cukup signifikan ke arah Marjan. Properti di bagian atas menawarkan pemandangan lebih baik dan lebih sepi, tapi kamu harus siap berjalan menanjak setiap hari. Jika kamu membawa stroller, alat bantu mobilitas, atau banyak koper, pilih penginapan di bagian bawah Varoš.
- Paling cocok untuk Wisatawan yang sudah pernah ke Split, pasangan, wisatawan yang ingin suasana lokal, siapa pun yang menginap 4 malam atau lebih dan ingin merasa betah, bukan sekadar transit.
- Jenis akomodasi Pilihan apartemen pribadi yang beragam, baik dikelola pemilik maupun blok hunian kecil. Kualitasnya lebih bervariasi dibanding zona hotel yang sudah dikurasi — baca ulasan dengan teliti.
- Kisaran harga Lebih terjangkau dibanding kawasan Istana. Toko roti lokal, supermarket, dan konoba (warung tradisional) menawarkan harga yang jauh lebih murah dibanding tempat makan di dalam tembok kuno.
- Kekurangan Pilihan hotel mewah atau butik lebih sedikit. Kawasan ini didominasi apartemen. Yang menginginkan layanan hotel (pembersihan kamar harian, resepsionis 24 jam, layanan kamar) mungkin akan menemukan pilihan yang terbatas.
Meje dan Marjan: Mewah, Tenang, dan Sedikit Lebih Jauh

Kawasan Meje, yang diapit oleh Bukit Marjan dan Laut Adriatik, adalah tempat di mana karakter Split yang lebih tenang dan lebih mapan tampak jelas. Jalan-jalan lebar berpepohonan menggantikan gang-gang sempit Kota Tua. Tepi lautnya tenang, dengan pantai berbatu kecil dan latar hijau hutan semenanjung Marjan. Pantai Kasjuni, salah satu pantai non-urban paling populer di Split, bisa diakses dari kawasan ini.
Jalan kaki dari Meje ke Istana Diocletian memakan waktu 20–25 menit menyusuri tepi laut — menyenangkan di malam yang hangat, tapi kurang nyaman kalau kamu harus bolak-balik beberapa kali sehari sambil membawa belanjaan atau di tengah terik musim panas. Ada layanan bus, tapi jaringan bus kota Split butuh sedikit pengetahuan lokal agar bisa dimanfaatkan secara efisien. Kawasan ini cocok untuk wisatawan yang sudah mengenal objek wisata utama Split dan menginginkan tempat tinggal yang terasa seperti liburan sungguhan, bukan markas untuk wisata.
✨ Tips pro
Jika kamu mempertimbangkan Meje, cari akomodasi yang dekat dengan jalur tepi laut daripada yang berada di lereng Marjan. Rute tepi laut yang datar menuju pusat kota benar-benar menyenangkan dan memangkas waktu tempuh menjadi sekitar 20 menit. Lewat jalan yang lebih tinggi akan menambah waktu sekaligus tenaga.
Bačvice: Pantai, Bar, dan Suasana yang Lebih Muda

Bačvice terletak di sebelah timur Kota Tua, sekitar 10–15 menit berjalan kaki dari Istana menyusuri tepi laut. Kawasan ini berpusat pada Pantai Bačvice, teluk berpasir dangkal yang benar-benar istimewa di sepanjang pantai Dalmatia ini, karena kebanyakan pantainya berbatu kerikil atau batu besar. Airnya yang dangkal membuatnya sangat populer di kalangan keluarga dan anak-anak. Kawasan ini juga merupakan rumah bagi picigin, permainan bola khas Dalmatia yang dimainkan di air setinggi pergelangan kaki.
Kawasan Kawasan Bačvice memiliki karakter yang lebih modern dan kurang bersejarah dibanding Kota Tua atau Varoš. Di sini terdapat banyak bar dan klub, terutama di sekitar kompleks pantai, sehingga kebisingan di malam hari menjadi faktor nyata. Keluarga akan menikmati kedekatan dengan pantai di siang hari, tapi yang mengharapkan malam yang tenang tidak akan betah di sini pada Juli dan Agustus. Kehidupan kehidupan malam Split sebagian berpusat di kawasan ini, yang sudah cukup menggambarkan suasananya setelah pukul 22.00.
Pertimbangan Praktis Sebelum Memesan
Pasar akomodasi Split sangat dipengaruhi musim. Pada Juli dan Agustus, harga di semua kawasan melonjak tajam dan pilihan yang terjangkau cepat habis. Bulan-bulan sepi seperti Mei, Juni, dan September menawarkan harga yang jauh lebih baik, kerumunan yang lebih kecil, dan suhu yang lebih nyaman untuk berjalan kaki. Jika tanggal perjalananmu fleksibel, awal Juni atau pertengahan September memberikan sebagian besar pengalaman musim panas dengan jauh lebih sedikit kerumitan.
Bagi yang berencana wisata sehari ke pulau-pulau atau taman nasional, pilihan kawasan menginap kurang berpengaruh dibanding kedekatan dengan terminal feri dan terminal bus, keduanya berada dekat Kota Tua. Keliling pulau dari Split maupun perjalanan ke Taman Nasional Krka semuanya mudah dijangkau dari kawasan pusat mana pun, namun Bačvice dan Meje membutuhkan satu langkah perjalanan tambahan yang tidak diperlukan dari Kota Tua atau Varoš.
- Pesan setidaknya 3–4 bulan sebelumnya untuk menginap di Juli dan Agustus, terutama untuk apartemen di Varoš dan properti di kawasan Istana.
- Tanyakan kepada tuan rumah secara spesifik soal kebisingan, akses tangga, dan parkir sebelum konfirmasi — bangunan tua di Split tidak selalu sesuai dengan foto di halaman listing.
- AC sudah standar di sebagian besar akomodasi yang terdaftar, tapi tetap layak dikonfirmasi — malam hari di Split di musim panas bisa tetap di atas 25°C.
- Jika tiba dengan feri, dermaga hanya selangkah dari Kota Tua — menginap di Varoš atau kawasan Istana paling mudah bagi kamu yang datang dengan banyak koper.
- Bandara Split (SPU) berjarak sekitar 25 km dari pusat kota. Ongkos transfer biasanya €15–30 naik shuttle atau taksi (cek tarif terkini sebelum bepergian).
💡 Tips lokal
Jika kamu sebagian besar waktunya dihabiskan untuk wisata sehari dari Split daripada menjelajahi kota itu sendiri, lebih baik pilih penginapan yang nyaman dan terjangkau di Varoš daripada membayar lebih mahal hanya demi alamat kawasan Istana. Kamu pakai lokasinya untuk tidur dan berangkat, bukan untuk berlama-lama — biaya tambahannya jarang sebanding dalam skenario itu.
Bagi wisatawan dengan anggaran terbatas, perbedaan harga antar kawasan perlu diperhitungkan tidak hanya dari sisi akomodasi. Makanan, kopi, dan kebutuhan sehari-hari di kawasan Istana secara konsisten lebih mahal dibanding di Varoš atau Bačvice. Dalam seminggu menginap, selisih biayanya bisa cukup berarti tergantung di mana kamu sarapan dan supermarket mana yang kamu gunakan. Panduan Split dengan anggaran hemat kami membahas ini lebih rinci, termasuk pasar dan kawasan mana yang menawarkan nilai terbaik untuk kebutuhan sehari-hari.
Tanya Jawab
Di mana sebaiknya wisatawan pertama kali menginap di Split?
Untuk kunjungan pertama, menginap di dalam atau dekat Istana Diocletian menempatkan kamu paling dekat dengan objek wisata utama dengan usaha logistik paling minim. Jika kamu berkunjung di puncak musim panas (Juli–Agustus) dan sensitif terhadap kebisingan dan keramaian, Varoš adalah kompromi yang lebih baik: cukup dekat untuk berjalan kaki ke mana-mana dalam 10 menit, tapi jauh lebih tenang dan lebih hemat untuk makan.
Mana yang lebih baik untuk keluarga, Varoš atau Kota Tua?
Varoš umumnya lebih praktis untuk keluarga, terutama yang membawa stroller atau anak kecil. Jalan-jalan di bagian bawahnya lebih datar dibanding gang-gang berbatu Romawi di kawasan Istana, supermarket lokalnya lebih murah, dan suasananya tidak sepenuhnya didominasi wisatawan. Keluarga yang menginginkan akses pantai mungkin juga mempertimbangkan Bačvice, yang menempatkan kamu dalam jarak jalan kaki pendek dari pantai berpasir terbaik di Split.
Seberapa jauh Meje dari pusat kota?
Meje berjarak sekitar 20–25 menit berjalan kaki dari Istana Diocletian melalui promenade tepi laut yang datar. Ada juga layanan bus. Perjalanannya menyenangkan di cuaca sejuk, tapi bisa terasa panjang di terik Juli dan Agustus, apalagi sambil membawa perlengkapan pantai atau belanjaan.
Seperti apa Split di musim panas — apakah Kota Tua terlalu ramai untuk ditinggali?
Kota Tua di Juli dan Agustus memang sangat ramai di siang hari, dengan kedatangan kapal pesiar yang memperparah jumlah wisatawan yang sudah tinggi. Bukan berarti tidak bisa ditinggali, tapi yang tidurnya ringan akan terganggu suara bar di malam hari, dan gang-gang sempit terasa sesak di jam-jam puncak. Jika kamu ingin menginap di kawasan Istana di musim panas, pilih properti yang paling tenang menghadap halaman dalam dan sesuaikan ekspektasimu.
Apakah ada hotel bagus di Split atau kebanyakan apartemen?
Akomodasi di Split sangat didominasi apartemen pribadi, terutama di kawasan bersejarah. Hotel dengan layanan lengkap memang ada — terutama di sepanjang tepi laut dan di Meje — tapi jumlahnya lebih sedikit dibanding kota-kota Eropa lain dengan volume wisatawan serupa. Jika layanan hotel (pembersihan kamar harian, resepsionis 24 jam, concierge) penting bagimu, saring khusus hotel saat mencari dan bukan sekadar sewa apartemen, lalu pesan jauh-jauh hari untuk tanggal musim panas.