Kuliner Porto: Panduan Lengkap Makanan Tradisional
Kultur kuliner Porto sangat kaya, dipengaruhi oleh tradisi masak Portugis utara: bahan-bahan sederhana, bacalhau asin, hingga semur gurih yang dimasak perlahan. Temukan makanan khas, lokasi terbaik, harga wajar, dan saran jujur di sini.

Rencanakan dan pesan perjalanan ini
Alat dari mitra Travelpayouts untuk membandingkan penerbangan dan hotel. Jika Anda memesan melalui tautan ini, kami dapat mendapat komisi tanpa biaya tambahan untuk Anda.
Penerbangan
Peta hotel
Ringkasan
- Francesinha adalah ikon kuliner Porto: sandwich daging bertingkat dengan saus tomat-bir pedas, harga sekitar €10–€15 di restoran duduk biasa.
- Tripas à moda do Porto adalah hidangan paling bersejarah di kota ini, semur babat dan daging babi yang dimasak lama. Karena inilah warga Porto dijuluki 'tripeiros'.
- Bacalhau (ikan kod asin) muncul dalam banyak bentuk di menu Porto — pastéis de bacalhau dan bacalhau com natas jadi pilihan aman untuk pemula.
- Makan siang hemat di tasca lokal (prato do dia) berkisar €8–€12 sudah termasuk makanan utama, kadang minum.Tips makan enak hemat di Porto benar-benar bisa dilakukan.
- Mercado do Bolhão dan Casa Portuguesa do Pastel de Bacalhau di dekat Menara Clérigos adalah dua spot kuliner terbaik di pusat kota Porto.
Francesinha: Hidangan Paling Terkenal Porto

Tidak ada makanan yang lebih identik dengan Porto selain francesinha. Dari luar terlihat seperti sandwich panggang biasa, tapi sebenarnya jauh lebih kompleks: roti tebal berisi sosis linguiça, ham asap, daging sapi atau steak panggang, lalu dilapisi keju leleh dan telur goreng di atasnya. Semua ini kemudian disiram saus kental dari bir, tomat, dan rempah yang resep pastinya jadi rahasia tiap restoran. Rasanya super gurih, agak pedas, dan sangat berat. Biasanya disajikan bersama kentang goreng tipis yang juga ikut tersiram saus.
Francesinha bukanlah masakan nasional Portugal. Hidangan ini khas Porto, konon tercipta tahun 1950–60-an sebagai adaptasi lokal dari croque monsieur Prancis. Di luar Portugal utara, sausnya jarang seenak versi Porto. Bahkan tasca kelas menengah di Porto selalu serius soal saus. Harga standar di restoran duduk di pusat kota sekitar €10–€15 untuk satu porsi dengan kentang goreng. Di area wisata seperti Ribeira, bisa tembus €18.
💡 Tips lokal
Lebih baik pesan francesinha saat makan siang daripada makan malam. Porsinya besar dan berat, jadi lebih enak disantap siang hari lalu jalan kaki membakar kalori. Banyak warga Porto menikmatinya sebagai makan siang akhir pekan, bukan makan malam hari biasa.
Tak semua orang cocok dengan hidangan ini. Sausnya cukup membagi selera: sebagian orang suka banget, sebagian merasa campuran bir, aroma jeroan, dan keju leleh terlalu kuat. Kalau kamu sensitif dengan hidangan super gurih atau beraroma menyengat, sebaiknya pesan setengah porsi atau berbagi dengan teman. Tidak cocok juga untuk yang menghindari gluten, susu, atau babi.
Tripas à Moda do Porto: Hidangan yang Menamai Warga Porto
Warga Porto dipanggil 'tripeiros', artinya pemakan babat, dan julukan ini dibanggakan. Konon ceritanya berasal dari abad ke-15, saat penduduk kota menyumbang seluruh daging terbaik mereka untuk armada Pangeran Henry si Navigator dan hanya menyisakan jeroan untuk dikonsumsi sendiri. Terlepas dari akurat tidaknya cerita itu, tripas à moda do Porto sudah lama jadi identitas utama kota ini.
Hidangan ini jauh lebih 'berisi' daripada namanya. Bukan sup babat ringan, melainkan semur daging pelan-pelan berisi babat babi/sapi, chouriço, bacon, kacang putih dan nasi, dengan bumbu bawang, bawang putih, daun salam, minyak zaitun, serta lada hitam selama berjam-jam. Teksturnya kental, gurih, dan sangat mengenyangkan. Paling sering disantap saat musim dingin Oktober–Maret, walau restoran tradisional banyak yang menyediakan sepanjang tahun. Harga rata-rata di restoran lokal sekitar €10–€14 per porsi utama.
⚠️ Yang bisa dilewati
Tripas memang bukan buat semua selera, dan itu wajar saja. Babat yang dimasak lama teksturnya kenyal dan aromanya kuat. Kalau ragu, boleh minta icip sedikit dulu sebelum pesan lengkap. Restoran jujur pasti memperbolehkan.
Bacalhau & Aneka Hidangan Ikan Kod Asin

Hidangan nasional Portugal adalah bacalhau — ikan kod asin-kering — dan meski dikenal seantero negeri, cara memasak ala Porto sangat diperhatikan. Katanya, ada lebih dari 1.000 resep bacalhau di Portugal. Tapi di Porto umumnya hanya 3–4 olahan utama yang muncul di menu dan cukup sering untuk dipelajari sebelum datang.
- Pastéis de bacalhau Gorengan berbentuk oval dari campuran ikan kod asin, kentang halus, telur, bawang merah, dan peterseli. Kulitnya renyah, bagian dalamnya padat dan gurih. Dijual satuan seharga €2–€4 di toko khusus. Yang terkenal dekat pusat kota adalah Casa Portuguesa do Pastel de Bacalhau, dengan tambahan keju Serra da Estrela di dalam adonan. Wajib coba minimal sekali.
- Bacalhau com natas Hidangan panggang dari lapisan bacalhau, kentang irisan tipis, bawang, krim, ditambah taburan remah roti. Rasanya lembut, cocok untuk yang merasa bacalhau murni terlalu kuat. Banyak ditemukan di restoran tradisional di seluruh Porto.
- Bacalhau à Brás Bacalhau suwir ditumis dengan telur, kentang goreng tipis dan bawang, disajikan dengan zaitun hitam dan peterseli. Salah satu olahan paling populer di Portugal, pilihan aman untuk yang ingin santapan bacalhau lebih ringan.
- Bacalhau à Gomes de Sá Hidangan panggang dari bacalhau suwir, kentang, bawang, bawang putih, dan minyak zaitun, lalu diberi telur rebus dan zaitun. Resep ini konon asli Porto, diambil dari nama saudagar abad ke-19.
Jika ingin benar-benar memahami kuliner Porto termasuk aneka olahan bacalhau, pengalaman kuliner di Porto bisa diikuti lewat operator tur kuliner seperti Taste Porto. Mereka menyediakan tur mencicipi makanan khas di jalan-jalan tua kota, sangat pas untuk pengunjung pertama yang ingin tahu cerita di balik tiap hidangan.
Sup, Sandwich, dan Makan Harian di Porto

Selain hidangan utama, Porto punya tradisi makan harian yang terjangkau dan memang jadi santapan asli warga lokal. Caldo verde adalah sup paling umum di Portugal utara: kuah bening kehijauan dari kentang yang dihaluskan, diberi irisan kale atau daun collard, biasanya ditambah irisan chouriço di atasnya. Sup ini tersedia di hampir semua restoran tradisional dan sangat nikmat dinikmati saat cuaca dingin atau hujan. Satu mangkuknya berkisar €3–€5.
Bifanas adalah sandwich daging babi tipis dibumbui bawang putih dan anggur putih, disajikan di roti lembut. Sering dijual di tasca, bar camilan atau kios pasar, harga €2–€4 — pilihan street food terbaik di Porto. Cachorrinhos adalah versi mini yang lebih pedas: sosis kecil dengan saus tajam dan keju leleh, biasa dinikmati sambil berdiri di meja bar. Kedua menu ini jarang disebut kalau dibandingkan francesinha dan jauh lebih ramah untuk traveler pemula.
✨ Tips pro
Cari restoran yang memasang papan tulis 'prato do dia' (menu hari ini) dekat pintu masuk. Menu harian di tasca kecil biasanya €8–€12 sudah termasuk hidangan utama, kadang roti, dan kadang minum atau kopi. Beginilah kebanyakan warga Porto makan siang di hari kerja.
Pasar dan Spot Kuliner Favorit di Porto

Mercado do Bolhão adalah pasar utama Porto, bangunan dua lantai dari besi dan batu di distrik Baixa yang baru direnovasi besar tahun 2022. Pasar ini menjual aneka produk segar, keju, daging asap, ikan, bunga, dan kue-kue dari pedagang lokal. Ada beberapa konter makanan di dalam yang menawarkan masakan rumahan sederhana. Suasana paling ramai di pagi sampai siang, dan biasanya tutup di awal sore, jadi datanglah sebelum jam 12 siang agar pilihan masih lengkap. Jam buka dan stan bisa berubah, jadi cek jadwal terbaru sebelum merencanakan kunjungan khusus.
Untuk kuliner laut, kawasan tepi pantai Matosinhos, kotamadya pesisir di utara Porto, adalah tujuan favorit warga lokal untuk menikmati ikan dan makanan laut bakar. Jalan-jalan sekitar Rua Heróis de França penuh dengan restoran yang memanggang ikan di atas arang terbuka di trotoar. Menu favorit di sini adalah ikan bass, dourada, dan gurita bakar. Kawasan ini bukan area wisata ramai, harga lebih miring dari Ribeira dan kualitas makanannya konsisten lebih baik dari banyak restoran seafood di pusat Porto.
- Mercado do Bolhão Pasar tradisional tertutup bersejarah di Baixa. Rekomendasi untuk belanja bahan segar, keju, daging asap, dan merasakan kehidupan harian Porto. Datanglah pagi sebelum siang.
- Casa Portuguesa do Pastel de Bacalhau Dekat Menara Clérigos. Ahli kue bacalhau isi keju. Biasanya antre di jam sibuk. Layak dicoba walau harga sedikit lebih tinggi dari pastelaria biasa.
- Tepi Laut Matosinhos Tujuan utama makan ikan bakar dan seafood di Porto Raya. Naik metro sebentar dari pusat kota. Lebih otentik dan harga bersahabat dibanding restoran tepi sungai Ribeira.
- Tasca di Bonfim dan Cedofeita Wilayah di timur dan barat pusat kota dipenuhi restoran lokal non-wisatawan yang menawarkan masakan tradisional dengan harga jujur. Wajib dijelajahi jika Anda punya waktu lebih dari dua hari di Porto.
Makanan Penutup, Kue, dan Minuman Khas Porto

Pastel de nata, kue tart susu dengan kulit pastry renyah dan bagian atas sedikit gosong, jadi kue Portugal paling terkenal di dunia, walau asalnya dari Lisboa. Porto punya tradisi kue sendiri: jesuítas berbentuk segitiga, diisi krim telur, dipoles icing putih, tersedia di Confeitaria do Bolhão dan pastelaria klasik lainnya. Bola de Berlim adalah donat goreng besar berisi krim susu telur, paling sering dijumpai di kios pantai pada musim panas. Arroz doce (bubur beras manis dengan taburan kayu manis) juga banyak muncul di menu hidangan penutup restoran tradisional.
Soal minuman, Porto adalah titik asal wine port, walau produksinya ada di Lembah Douro dan proses pematangannya di Vila Nova de Gaia di seberang sungai. Segelas anggur port di lodge di Gaia biasanya €3–€8 tergantung jenisnya. Vinho verde, anggur putih ringan dengan sedikit soda dari daerah Minho utara, jadi anggur meja andalan restoran Porto dan cocok sekali dengan seafood atau bacalhau. Bir Sagres dan Super Bock adalah lager lokal; Super Bock favorit warga Porto, harganya sekitar €1,50–€2,50 untuk gelas kecil di bar tradisional.
ℹ️ Perlu diketahui
Ikan sarden bakar arang paling sering dicicipi saat festival São João di akhir Juni. Seluruh kota berubah jadi pasar ikan bakar dadakan dan aroma asap memenuhi Porto selama seminggu. Kalau kunjunganmu bertepatan, jangan lewatkan! Selain musim panas, sarden memang masih ada di menu restoran, tapi perannya tak sebesar makanan lain di Porto.
Pola Makan Musiman & Tips Praktis di Porto
Kuliner Porto sangat mengikuti musim. Masakan berat seperti tripas, caldo verde, dan semur kacang ala feijoada disantap sepanjang tahun di restoran tradisional, tapi justru lebih banyak dan nikmat saat Oktober–Maret di musim dingin atau hujan. Saat musim panas, apalagi selama festival São João di akhir Juni, seafood bakar seperti sarden, gurita, sampai udang piri-piri mendominasi — baik di kios luar ruang hingga jadi menu favorit rumah makan. Pergantian ini cukup terasa kalau kamu datang di dua musim berbeda.
Tipping di Porto mengikuti kebiasaan Portugal: tidak wajib, tapi membiarkan kembalian kecil atau sedikit membulatkan tagihan sudah cukup dihargai di restoran duduk. Tips 5–10% terhitung sangat baik; tidak memberi pun tidak masalah. Untuk lebih paham soal tips harian dan mobile di kota, baca panduan berkeliling Porto — panduan transport Porto antar-kawasan, penting sebagai pertimbangan apakah makan di Ribeira, Bonfim, atau ke Matosinhos berburu ikan.
- Jam makan siang (almoço) sekitar pukul 12.30–15.00; saat inilah restoran lokal paling ramai dan prato do dia tersedia.
- Makan malam (jantar) mulai lebih malam daripada Eropa utara — biasanya dari jam 19.30, bahkan 20.00–21.00 di restoran lokal.
- Banyak tasca kecil tutup di hari Minggu dan kadang juga Senin. Selalu cek sebelum datang khusus.
- Restoran wisata di sekitar Ribeira atau stasiun São Bento mematok harga premium. Rasa makanan tidak selalu sebanding — kamu bayar lokasi.
- Roti dan mentega atau zaitun di awal makan biasanya dihitung sebagai 'couvert' sekitar €1–€2 per orang. Kamu bisa tolak dan tidak harus bayar jika tidak disentuh.
Tanya Jawab
Apa hidangan paling tradisional di Porto?
Tripas à moda do Porto adalah hidangan paling berakar sejarah, semur babat dan babi yang memberi warga julukan 'tripeiros'. Francesinha lebih mendunia tapi baru muncul abad ke-20. Keduanya layak dicoba, tapi tripas lebih otentik dan tua.
Berapa harga francesinha di Porto?
Restoran duduk di pusat Porto umumnya mematok €10–€15 untuk satu porsi francesinha lengkap dengan kentang goreng. Di kawasan wisata seperti Ribeira, harga bisa tembus €16–€18. Tidak mungkin dapat versi enak di bawah €10 di restoran, walau di bar camilan kadang ada opsi lebih murah dengan saus sederhana.
Apakah Porto ramah untuk vegetarian atau vegan?
Masakan Porto umumnya berbahan dasar daging dan ikan. Restoran vegetarian/vegan ada di Cedofeita dan Bonfim, tapi menu klasiknya sulit tanpa daging. Caldo verde bisa dipesan tanpa chouriço, dan banyak lauk tanpa bacalhau. Tapi bagi yang punya pantangan, sebaiknya cek menu dulu.
Di mana tempat makan seafood terbaik di Porto?
Matosinhos, kotamadya pesisir yang mudah dijangkau metro dari pusat kota, jadi jujugan utama warga lokal untuk seafood. Sekitar Rua Heróis de França banyak restoran membakar ikan arang di luar. Kualitas lebih tinggi, harga lebih rendah daripada restoran di Ribeira atau pusat kota.
Apa itu prato do dia, dan berapa harganya?
Prato do dia berarti menu harian spesial, tradisi umum di tasca khas Porto. Umumnya sudah termasuk lauk utama, pelengkap, kadang roti, minuman, atau kopi. Harganya rata-rata €8–€12. Cara paling hemat makan kenyang gaya Portugal di Porto.