Panduan Lengkap Istana-Istana Megah di Wina

Wina penuh dengan istana, bukan hanya Schönbrunn dan Belvedere. Dari kompleks Hofburg sampai Liechtenstein Garden Palace dan museum Albertina, jelajahi warisan arsitektur kekaisaran dan bangsawan terbaik kota ini.

Pemandangan panorama langit Wina dengan Istana Schönbrunn besar berwarna kuning di depan, taman hijau, dan cahaya sore yang hangat menciptakan suasana ramah nan mengundang.

Rencanakan dan pesan perjalanan ini

Alat dari mitra Travelpayouts untuk membandingkan penerbangan dan hotel. Jika Anda memesan melalui tautan ini, kami dapat mendapat komisi tanpa biaya tambahan untuk Anda.

Penerbangan

Peta hotel

Banyak orang mengira cerita istana di Wina hanya soal Schönbrunn dan Belvedere. Padahal, Austria punya sekitar 1.000 kastel dan istana, dan Wina sendiri menyimpan lebih dari selusin bangunan istana bersejarah yang bisa dikunjungi. Dinasti Habsburg membangun, memperluas, dan menghadiahkan kota ini warisan arsitektur istimewa, dari apartemen kekaisaran megah di Innere Stadt sampai istana taman bergaya Barok di distrik luar. Banyak dari bangunan ini kini jadi museum, gedung konser, atau institusi budaya kelas dunia. Mengunjungi jejak-jejak istana di Wina jadi salah satu cara terbaik untuk mengeksplorasi kota ini. Kalau ingin tahu kisah sejarah kekaisaran di balik bangunan-bangunan ini, cek juga panduan sejarah kekaisaran Habsburg Vienna untuk konteks yang penting. Bagi yang ingin memaksimalkan waktu, itinerari 3 hari di Vienna akan membantu menyusun kunjungan istana dengan efisien.

Hofburg: Jantung Kekaisaran Wina

Pemandangan luas pintu masuk monumental Istana Hofburg di Wina dengan kubah besarnya, fasad yang ornamental, patung-patung, dan orang-orang yang berjalan di latar depan.
Photo Mihai Vlasceanu

Hofburg bukan sekadar satu gedung, melainkan 'kota dalam kota' yang dibangun selama enam abad pemerintahan Habsburg. Kompleks ini menjadi pusat Innere Stadt dan menaungi banyak museum istana berbeda yang masing-masing layak dijelajahi sendiri. Sisihkan minimal setengah hari agar bisa menikmati bagian utamanya dengan puas.

Pintu masuk utama Istana Hofburg di Wina, dengan kubah hijau mencolok dan fasad barok di bawah langit biru cerah, mengundang pengunjung untuk menjelajah.

1. Jelajahi Enam Abad Kekuasaan Habsburg di Hofburg

Kompleks istana terbesar di Wina dulunya adalah kediaman musim dingin keluarga Habsburg sejak abad ke-13 hingga 1918. Kini di sini ada Museum Sisi, Apartemen Kekaisaran, Sekolah Berkuda Spanyol, Schatzkammer, dan Albertina—semuanya dalam satu area luas.

Jelajahi
Tampak dekat mahkota kekaisaran mewah berhias emas, mutiara, dan permata, dipajang di Imperial Treasury Vienna di Istana Hofburg.

2. Lihat Permata Mahkota Habsburg di Schatzkammer

Tersembunyi di dalam Hofburg, Schatzkammer menyimpan sejarah Eropa sejuta tahun dalam satu ruangan: Permata Mahkota Habsburg, Holy Lance, dan Burgundian Treasure. Alokasikan 90 menit dan datang pagi di hari kerja untuk menghindari rombongan.

Jelajahi
Kereta jenazah hitam yang mewah dipajang di dalam Sisi Museum Wina, dengan seorang pengunjung yang memeriksa detail dan karya seni di ruangan yang terang dan luas.

3. Kenali Permaisuri Elisabeth Lewat Benda Pribadinya

Museum Sisi di Apartemen Kekaisaran Hofburg menampilkan koleksi kipas pribadi permaisuri, gaun yang direkonstruksi, sampai kisah tragis kematiannya tahun 1898. Kisah di museum ini jauh lebih berwarna dari legenda romantis yang biasa terdengar.

Jelajahi
Barisan kuda Lipizzaner putih dan penunggangnya tampil berbaris di arena dalam ruangan Baroque di Spanish Riding School, ditonton penonton yang duduk.

4. Saksikan Atraksi Berkuda Haute École di Arena Barok

Sekolah Berkuda Spanyol mempertunjukkan seni berkuda klasik di Aula Berkuda Musim Dingin Hofburg sejak 1572. Sesi latihan pagi lebih ramah kantong ketimbang pertunjukan utuh; pesan tiket jauh-jauh hari saat musim ramai.

Jelajahi
Kolom marmer besar dan lantai bermotif ornamen di aula pusat Weltmuseum Wien, dengan orang-orang terlihat melalui pintu masuk berbentuk lengkungan.

5. Jelajahi Budaya Dunia di Museum Etnografi Hofburg

Weltmuseum menempati salah satu sayap spektakuler di Hofburg dengan koleksi bulu Aztec, perunggu Benin, dan artefak Pasifik. Bangunannya sendiri, dengan aula seremonial dan tangga megah, setara menariknya dengan koleksi yang dipamerkan.

Jelajahi
Prunksaal Perpustakaan Nasional Austria dengan rak buku kayu walnut, lantai marmer, patung-patung, dan fresko langit-langit barok yang megah diterangi cahaya alami.

6. Rasakan Sendiri Keindahan Aula Perpustakaan Terindah Dunia

State Hall bergaya Barok di Perpustakaan Nasional Austria, dibangun tahun 1723–1726 dan terdapat di kompleks Hofburg. Langit-langit bercat fresco, pilar marmer, dan 200.000 koleksi buku kulitnya menciptakan interior terindah di Eropa.

Jelajahi

Albertina & Liechtenstein: Istana Bangsawan yang Kini Jadi Museum Dunia

Beberapa istana terbaik di Wina dibangun bukan untuk Habsburg, melainkan keluarga bangsawan di sekitarnya. Albertina dan Liechtenstein Garden Palace adalah contoh paling penting; keduanya berisi koleksi seni sekelas museum dunia. Untuk info lebih luas soal museum di Wina, simak juga panduan museum terbaik di Vienna.

Museum Albertina di Wina saat golden hour, fasad bekas istana Habsburg yang megah, pemandangan jalanan, dan kanopi modern ikonik di pintu masuk museum.

7. Nikmati Karya Dürer, Monet, dan Klimt di Istana Klasik

Albertina menempati Palais Tarouca di tepi Hofburg, menyimpan lebih dari sejuta karya seni di atas kertas. 'Young Hare' dari Dürer, lukisan Monet, dan ruang khusus coretan Klimt menjadikan Albertina salah satu museum seni penting di Eropa.

Jelajahi
Aula barok di Istana Liechtenstein di Wina dengan kolom-kolom berhias, detail berlapis emas, dan langit-langit bergambar yang megah diterangi sinar matahari.

8. Eksplorasi Koleksi Pribadi Eropa di Istana Liechtenstein

Liechtenstein Garden Palace di distrik ke-9 adalah harta terpendam yang jarang dikunjungi di Wina. Ruang-ruang Baroknya menyimpan karya Raphael, Rubens, dan Van Dyck. Masuk hanya melalui tur berpemandu, jadi pastikan pesan jauh hari.

Jelajahi
Bagian luar Kunsthistorisches Museum Wina dengan kubah Neo-Renaissance yang megah, taman hijau, dan patung marmer klasik di bawah langit biru.

9. Lihat Koleksi Karya Seni Sang Kaisar di Kunsthistorisches Museum

Franz Joseph membangun istana-museum ini untuk menampung koleksi seni keluarga Habsburg. Ada 'Art of Painting' dari Vermeer, siklus musim Bruegel, dan kotak garam emas Cellini di aula yang megah. Dedikasikan setengah hari penuh di sini.

Jelajahi

Belvedere & Ansambel Istana

Tampak depan istana Upper Belvedere di Wina dengan taman formal, patung-patung, dan pagar tanaman yang dipangkas rapi di bawah langit biru cerah.
Photo Ecem Arslan

Belvedere bukan cuma satu istana melainkan dua, dihubungkan oleh taman formal terindah di Wina. Banyak orang langsung ke Upper Belvedere untuk melihat 'The Kiss' karya Klimt, padahal Lower Belvedere dan tamannya sama menariknya. Daerah kawasan Belvedere juga punya beberapa bangunan penting lain yang bisa dicapai dengan berjalan kaki.

Tampilan lebar istana Upper Belvedere di Wina dengan rumput hijau, bunga-bunga melingkar, dan langit dramatis, menampilkan arsitektur barok dan taman resminya.

10. Lihat 'The Kiss' Karya Klimt di Istana Musim Panas Pangeran Eugene

Dibangun untuk Pangeran Eugene dari Savoy pada tahun 1723, ruang seremonial Upper Belvedere memajang lukisan paling ikonik Austria. Datanglah pukul 10 pagi sebelum rombongan tur tiba, dan jangan lewatkan menengadah di Marble Hall.

Jelajahi
Tampak depan Lower Belvedere di Wina, menampilkan arsitektur Barok yang simetris, atap merah, patung-patung, dan taman terawat di bawah langit biru cerah.

11. Jelajahi Museum Barok dan Orangeri di Lower Belvedere

Lower Belvedere, kediaman pribadi Pangeran Eugene, lebih sepi dan intim dibanding Upper. Koleksi Museum Barok, Golden Cabinet, serta Orangeri untuk pameran temporer sering terlewat pengunjung baru.

Jelajahi
Matahari terbenam dramatis di atas Istana Belvedere, air mancur Barok bertingkat, dan taman rapi di Wina yang menonjolkan kemewahan dan keindahan lanskapnya.

12. Jalan Santai di Taman Formal Antara Dua Istana

Taman gaya Prancis di Belvedere gratis untuk dikunjungi dan menghubungkan kedua istana di jalur utama dengan air mancur bertingkat dan patung sfinks. Pemandangan balik ke fasad Upper Belvedere jadi panorama istana terindah di Wina.

Jelajahi

Schönbrunn dan Kompleks Istana

Pemandangan di sepanjang jalan utama taman Schönbrunn dengan paviliun Gloriette di puncak bukit, halaman rumput hijau, taman bunga, dan orang-orang yang sedang berjalan.
Photo Nikolai Kolosov

Schönbrunn memang titik awal favorit wisatawan—wajar saja, namun kawasan istana ini jauh lebih luas dari sekadar apartemen kekaisaran. Halaman dan bangunan di sekitarnya penuh jejak istana dan bangunan imperial, masing-masing punya cerita sendiri tentang Habsburg. Daerah kawasan Schönbrunn layak dijelajahi seharian penuh.

Tampilan udara Istana Schönbrunn—bangunan Barok kuning utama dengan taman simetris, jalur, dan latar kota Wina di bawah langit sebagian berawan.

13. Telusuri Apartemen Kekaisaran Megah di Kediaman Musim Panas Habsburg

Dengan 1.441 kamar dan status Warisan Dunia UNESCO, Schönbrunn layaknya Versailles-nya Eropa. Tur Besar ke 40 ruang utama menampilkan kamar sederhana Franz Joseph hingga ruangan mewah Vieux-Lacque Maria Theresa.

Jelajahi
Kereta kerajaan bersejarah dan seekor kuda yang dipasangi harness dipajang dengan lantai kayu mengkilap di Imperial Carriage Museum di Wina.

14. Lihat Kereta Penobatan Emas di Museum Kereta

Kaiserliche Wagenburg di kompleks Schönbrunn menampilkan kereta emas penobatan Kaisar Charles VI bersama ratusan koleksi kendaraan kekaisaran. Salah satu koleksi kereta paling lengkap di dunia, dan jarang ramai.

Jelajahi
Pemandangan lebar kolonade Schönbrunn Gloriette terpantul di kolam, dengan awan dramatis dan pepohonan hijau subur di hari cerah.

15. Mendaki ke Gloriette untuk Pemandangan Istana dari Atas

Gloriette berarsitektur neoklasik berdiri di punggungan bukit di atas Schönbrunn, menghadirkan pemandangan taman istana dan atap Wina yang menawan setelah berjalan kaki 15 menit ke atas. Kafe di dalamnya buka musiman.

Jelajahi
Rumah kaca Palmenhaus Schönbrunn di Wina berdiri di bawah langit biru cerah, dikelilingi pagar tanaman rapi di hamparan rumput hijau segar.

16. Masuk ke Palmenhaus, Rumah Kaca Bersejarah Abad ke-19

Palmenhaus adalah karya arsitektur besi-kaca bergaya Victoria di taman Schönbrunn, tempat koleksi tanaman tropis dari tiga zona iklim. Kafe-restoran di sini jadi spot makan siang paling asyik di kota.

Jelajahi

Destinasi Istana Sekitar: Arsitektur, Seni, dan Sejarah

Pandangan sudut lebar Karlskirche di Wina dengan kubah barok dan kolom kembarnya pada hari yang cerah, terlihat orang-orang di depannya.
Photo Pixabay

Budaya istana di Wina meluas hingga ke gereja, museum, dan bangunan umum—semuanya berpadu jadi jejaring interior penuh kemewahan. Banyak institusi penting berdiri di samping atau di dalam bangunan istana, wajib masuk daftar kunjungan bagi pecinta arsitektur istana. Cek juga panduan arsitektur Vienna untuk gambaran luas perkembangan kota dari masa ke masa.

Sarkofagus barok dengan ukiran rumit berada di bawah langit-langit melengkung di dalam Kapuzinergruft, Makam Kekaisaran Wina.

17. Menghormati 149 Pemimpin Habsburg di Makam Kekaisaran

Di bawah Gereja Kapuziner di dekat Hofburg terdapat ruang makam keluarga Habsburg: 149 sarkofagus berdekorasi rumit, termasuk makam Ratu Sisi dan Kaisar Franz Joseph. Tempat ini sederhana, namun sungguh luar biasa.

Jelajahi
Ruangan elegan berpanel kayu di dalam Haus der Musik Wina yang menampilkan lampu gantung, potret, perapian besar, dan tangga dengan sosok yang tampak nyata.

18. Jelajahi Museum Musik Interaktif di Istana Ringstrasse

House of Music menempati istana abad ke-19 di Annagasse, dekat Ringstrasse. Lima lantainya menghadirkan instalasi imersif tentang komposer Wina dan pengunjung bisa jadi konduktor Vienna Philharmonic secara virtual.

Jelajahi
Pemandangan luas Naturhistorisches Museum Wien dengan arsitektur neo-Renaissance yang megah dan kubah tinggi di atas halaman hijau rindang di bawah langit berawan.

19. Kunjungi Museum Kembar Menghadap Kunsthistorisches Museum

Museum Sejarah Alam dibangun simetris dengan museum seni, menampilkan Venus Willendorf berusia 25.000 tahun dan koleksi sejarah alam terbesar di Eropa. Arsitekturnya semegah koleksinya.

Jelajahi
Judaica perak yang dibuat dengan rumit, termasuk mahkota dan benda-benda seremonial, dipajang dalam lemari kaca di Jewish Museum Vienna.

20. Jelajahi Sejarah Komunitas Yahudi di Istana Kuno

Jewish Museum di Dorotheergasse menempati bangunan Barok indah yang telah direstorasi. Di sini pengunjung bisa menyusuri kisah komunitas Yahudi yang punya peran besar dalam kejayaan budaya Wina. Bangunannya sendiri layak dikagumi.

Jelajahi

✨ Tips pro

Pesan tiket museum istana secara online sebelumnya, terutama untuk Apartemen Kekaisaran Hofburg dan Upper Belvedere. Antrean di loket tiket bisa bertambah 30-45 menit pada musim panas dan liburan. Vienna City Card dan Vienna Pass mencakup banyak museum istana.

Tanya Jawab

Berapa jumlah istana di Wina?

Wina memiliki lebih dari selusin istana utama yang terbuka untuk wisatawan, sementara seluruh Austria ada sekitar 1.000 kastel dan istana. Selain Schönbrunn dan Belvedere, yang paling penting: Hofburg, Albertina, dan Liechtenstein Garden Palace.

Bisakah masuk ke Istana Hofburg secara gratis?

Halaman umum Hofburg dan alun-alun Heldenplatz gratis diakses. Tapi, museum di dalam istana—termasuk Apartemen Kekaisaran, Museum Sisi, Schatzkammer, dan Weltmuseum—semuanya berbayar. Ada tiket gabungan yang lebih hemat.

Urutan terbaik untuk mengunjungi istana di Wina?

Mulai dari Hofburg di hari pertama, kunjungi Schatzkammer pagi-pagi saat sepi. Hari kedua, pagi hari untuk Upper dan Lower Belvedere plus taman. Schönbrunn sebaiknya dialokasikan setengah hari sendiri, termasuk Gloriette dan Museum Kereta.

Apakah Liechtenstein Garden Palace layak dikunjungi?

Ya, ini salah satu pengalaman paling underrated di Wina. Istana ini menampilkan koleksi pribadi karya seni Eropa setara museum besar, di ruang Barok yang masih asli, bukan sekadar hasil renovasi. Harus ikut tur berpemandu dan pesan tiket lebih awal karena akses terbatas.

Apa beda Upper dan Lower Belvedere?

Upper Belvedere (Oberes Belvedere) dulunya istana musim panas seremonial Pangeran Eugene dan kini jadi galeri utama Austria dengan koleksi seni termasuk 'The Kiss' karya Klimt. Lower Belvedere (Unteres Belvedere) dulunya kediaman pribadi, kini ada Museum Barok dan Orangeri untuk pameran temporer. Tiketnya gabungan.

Destinasi terkait:vienna

Sedang merencanakan perjalanan? Temukan aktivitas personal dengan aplikasi Nomado.