20 Spot Foto Terbaik di Shanghai untuk Setiap Fotografer

Dari cahaya senja di The Bund sampai deretan Art Deco di Wukang Road, temukan 20 spot foto terbaik di Shanghai beserta tips waktu, sudut, dan akses yang praktis.

Pemandangan siang hari cakrawala Pudong Shanghai dari The Bund, menampilkan Oriental Pearl Tower, Shanghai Tower, dan gedung-gedung ikonik di tepi Sungai Huangpu.

Rencanakan dan pesan perjalanan ini

Alat dari mitra Travelpayouts untuk membandingkan penerbangan dan hotel. Jika Anda memesan melalui tautan ini, kami dapat mendapat komisi tanpa biaya tambahan untuk Anda.

Penerbangan

Peta hotel

Hampir tak ada kota lain yang menawarkan ragam visual sepadat dan seunik Shanghai. Di satu sisi Sungai Huangpu, kamu menemukan kemegahan Art Deco era 1930-an, di seberangnya hutan pencakar langit kaca supertinggi. Tembok taman Dinasti Ming hanya satu perjalanan metro dari karya beton brutalist. Sementara jalanan di French Concession terasa seperti berpindah benua. Mau ambil foto pakai ponsel atau kamera profesional, kesabaran dan pagi hari pasti terbayar. Kalau ingin gambaran luas tempat terbaik, pemandangan terbaik di Shanghai membahas spot-spot foto dari ketinggian secara detail, dan panduan jalan kaki mandiri terbaik memetakan rute berjalan kaki terfavorit untuk berburu foto. Daftar di bawah ini sudah dikelompokkan berdasarkan tema, jadi kamu bisa atur itinerary sehari di satu kawasan atau keliling lintas area.

💡 Tips lokal

Fotografi drone di pusat Shanghai, termasuk The Bund dan Lujiazui, sangat dibatasi. Tripod juga tidak diperbolehkan di area Bund saat ramai di jam sibuk dan hari libur nasional. Sebaiknya ambil foto secara handheld atau pakai tripod mini jenis gorilla di waktu senggang.

The Bund & Sungai Huangpu: Ikon Cakrawala Shanghai

Pemandangan sore hari kawasan Bund Shanghai dengan bangunan-bangunan bersejarah ikoniknya yang bercahaya di tepi sungai, gedung pencakar langit modern di latar belakang, dan Sungai Huangpu di depannya.
Photo Leon Wang

Bund selalu jadi titik wajib berburu foto di Shanghai, tapi panorama sungai menyajikan sudut pandang berbeda dari tiap sisi. Memotret dari dua tepi sungai di waktu berbeda memberi hasil yang kontras, sementara naik kapal wisata menawarkan sudut ketiga yang unik. Golden hour di sini berlalu cepat, jadi datanglah sekitar 30 menit sebelum matahari terbenam dan bertahan hingga 90 menit setelahnya untuk melihat pertunjukan cahaya.

Suasana di Bund Promenade, Shanghai dengan orang-orang berjalan santai, menghadap ke gedung kolonial ikonik dan panorama skyline Shanghai di bawah langit mendung.

1. Abadikan Cakrawala Pudong dari Promenade Bund

Inilah foto klasik Shanghai: 52 fasad bersejarah di kiri, tiga menara supertinggi di seberang sungai. Datanglah menjelang senja untuk cahaya hangat yang menyapa kaca-kaca Pudong, dan bertahan hingga pukul 22.00 saat pertunjukan lampu LED dimulai. Datang pagi (sebelum 08.00) untuk suasana sepi pengunjung.

Jelajahi
Pemandangan sore dari Lujiazui Riverside Promenade, menampilkan jalur kayu menyala di tepi Sungai Huangpu dengan latar belakang skyline Bund Shanghai.

2. Ambil Sudut Balik Cakrawala dari Riverside Lujiazui

Di promenade sisi Pudong, deretan Neoklasik Bund akan jadi subjek utama dengan Shanghai Tower, SWFC, dan Jin Mao menjulang di belakangnya. Sekitar pukul 06.30, cahaya pagi menyinari gedung warisan ini dengan bersih dan biasanya tanpa kerumunan fotografer.

Jelajahi
Sebuah kapal pesiar dengan lampu terang melaju malam hari di Sungai Huangpu, latar belakang menampilkan skyline Pudong ikonik dan Menara Mutiara Oriental yang bercahaya.

3. Potret Kedua Cakrawala dari Kapal Wisata Sungai

Naik kapal wisata Huangpu menghilangkan segala gangguan dan memungkinkan kamu membingkai panorama kedua tepi sungai secara penuh. Rute malam berdurasi 50 menit adalah pilihan paling efisien; ambil foto dari haluan dengan lensa 24-70mm saat berbelok di Lujiazui untuk komposisi skyline terluas.

Jelajahi

Menara Pudong: Fotografi dari Ketinggian

Pemandangan dari ketinggian yang melihat ke bawah ke gedung pencakar langit Pudong di Shanghai saat senja, menampilkan Shanghai World Financial Center dan Jin Mao Tower dekat sungai.
Photo Aditya Agarwal

Tiga menara di area Lujiazui menawarkan pengalaman dan sudut pengamatan unik—masing-masing menghasilkan foto yang berbeda pula. Bisa saja keliling dua atau tiga menara sekaligus dalam sehari, asal siap budget ekstra; pilih berdasarkan komposisi incaranmu. Hari cerah di musim dingin paling jernih untuk panorama, sementara setelah hujan di musim panas biasanya memunculkan warna dramatis di langit Shanghai.

Pemandangan malam dari bawah ke atas Shanghai Tower, diapit oleh gedung pencakar langit di sekitarnya dengan fasad bercahaya dan langit berawan yang dramatis di atasnya.

4. Nikmati Pemandangan Tertinggi China dari Lantai 118 Shanghai Tower

Dengan tinggi 632 meter, dek 118F membuat SWFC dan Jin Mao tampak jauh di bawah, dan Bund terlihat seperti garis tipis di seberang sungai. Lantai kaca di sini sungguh menantang adrenalin. Tripod dilarang; pesan tiket lebih dulu, pilih hari yang paling cerah (sekitar ¥180 dewasa, cek sebelum berkunjung).

Jelajahi
Pemandangan dramatis dari udara yang menyorot puncak dan sky bridge Shanghai World Financial Center, dikelilingi gedung tinggi di Pudong saat senja.

5. Jajal Skywalk dengan Lantai Kaca di SWFC

Skywalk di lantai 100 SWFC melewati lubang trapezoid ikonik, memungkinkan foto lurus ke bawah menuju jalan dan menampilkan fasad berputar Shanghai Tower. Lokasi ini adalah tempat terbaik untuk membandingkan desain arsitektur dua menara.

Jelajahi
Pemandangan udara menatap langsung ke tingkatan pagoda dan fasad art deco Jin Mao Tower, dengan jalanan dan mobil-mobil terlihat di bawah.

6. Intip Atrium Hotel Tertinggi di Jin Mao Tower

Dek observasi di lantai 88 Jin Mao memang juara untuk skyline, tapi spot incaran fotografer justru atrium Grand Hyatt di bawah: pusaran balkon setinggi 152 meter yang sangat fotogenik jika diambil dengan lensa wide. Coba minta izin sopan pada petugas hotel; kadang tamu luar diperbolehkan masuk lobi.

Jelajahi
Oriental Pearl Radio & Television Tower di Shanghai berdiri menonjol di cakrawala Pudong dengan bola-bola bercahaya pink, langit biru cerah, dan dikelilingi gedung pencakar langit modern.

7. Abadikan Ikon Retro-Futuris dari Luar dan Dalam

Bola merah muda Oriental Pearl Tower paling cantik difoto dari promenade Lujiazui saat fajar, dijamin sepi. Dari dalam, lantai kaca juga menghasilkan foto dramatis ke arah sungai. Tiket gabungan observasi dan museum berkisar ¥199; pastikan harga terbaru sebelum datang.

Jelajahi

Jalanan French Concession: Arsitektur & Suasana

Jalan Shanghai yang tenang yang diapit pohon-pohon plane yang melengkung di atas, daun-daun musim gugur, trotoar lebar, dan tembok rendah khas Konsesi Prancis.
Photo Vind 🌙

Area bekas French Concession adalah kawasan paling fotogenik di tingkat jalan di Shanghai. Pohon plane menaungi jalanan, vila Art Deco tersembunyi di balik pagar besi tempa, dan kafe independen menyebar ke trotoar lega. Cahaya pagi di musim semi dan gugur menembus kanopi pepohonan dengan lembut. Area ini juga nyaman untuk berjalan kaki; panduan arsitektur Shanghai membahas detail bangunan warisan di kawasan ini.

Pemandangan lebar Mansion Wukang berdinding bata merah di Jalan Wukang, Shanghai, dengan pejalan kaki dan mobil di persimpangan ramai.

8. Abadikan Jalan Paling Ikonik, Wukang Road

Gedung lengkung Wukang Mansion di ujung utara jalan ini jadi bangunan paling sering muncul di Instagram Shanghai. Foto terbaik diambil dari pulau pejalan kaki di persimpangan dengan Hunan Road untuk efek perspektif terbaik. Datang pagi sebelum jam 9 di hari kerja untuk menghindari antrean turis.

Jelajahi
Lorong sempit di Tianzifang dengan orang-orang berjalan dan lampion warna-warni di atas, menampilkan suasana seni dan belanja yang hidup.

9. Jelajahi Tekstur & Warna di Gang Shikumen Tianzifang

Lorong-lorong sempit Tianzifang asyik dijelajahi perlahan: dinding terkelupas, pot tanaman di jendela, neon kafe yang memantul di batu basah. Makin masuk ke dalam, makin sepi dan makin asli suasananya. Cuaca mendung membuat bayangan jadi lembut—ideal di gang compact ini.

Jelajahi
Orang-orang bersantai di bangku di bawah jalur pergola kayu, dikelilingi pepohonan rindang di Taman Fuxing kawasan French Concession Shanghai.

10. Abadikan Ritual Pagi dan Tai Chi di Fuxing Park

Sebelum jam 9 pagi, Fuxing Park dipenuhi warga melakukan tai chi, dansa ballroom, sampai senam kelompok di bawah naungan pohon plane. Tempat ini salah satu spot terbaik untuk foto aktivitas asli warga Shanghai—di taman indah namun tanpa keramaian turis.

Jelajahi
Deretan vila awal abad ke-20 yang terawat dengan atap merah dan balkon klasik, dikelilingi pepohonan hijau di kawasan Sinan Mansions, Shanghai.

11. Jelajahi Vila Warisan di Sinan Mansions

Lima puluh satu vila kolonial yang direstorasi dan ditata mengelilingi taman-taman tenang membuat Sinan Mansions salah satu area paling elegan di kota. Campuran gaya arsitektur Spanyol, Prancis, dan Barok memberi variasi visual dalam satu kawasan pejalan kaki. Sore hari, cahaya hangat menonjolkan fasad batu cantik.

Jelajahi

Kota Tua, Taman, & Kota Air: Nuansa Klasik

Pemandangan kota kanal tradisional Tiongkok dekat Shanghai dengan bangunan berlapis kapur, lentera merah, dan perahu kayu di sepanjang jalur air.
Photo Jumbo Jin

Identitas visual tradisional Shanghai masih bertahan di beberapa titik: kawasan tertutup Kota Tua dan kota-kota kanal di barat. Lokasi-lokasi ini menawarkan suasana foto yang benar-benar berbeda dari kota modern, dan sangat memungkinkan untuk dipadukan dengan sesi foto di The Bund dalam satu hari. Info detil trip harian bisa dibaca di panduan kota air Shanghai.

Paviliun khas Tiongkok di Yu Garden memantul di kolam hijau bersama perahu kayu, kabut, wisatawan, dan gedung pencakar langit modern di latar belakang, Shanghai.

12. Nikmati Lanskap Klasik China di Yu Garden

Taman batu, paviliun, kolam koi, dan jembatan zig-zag di lahan seluas lima hektar dengan lanskap era Ming. Komposisi terbaik didapat dari lorong beratap berbentuk gerbang lingkaran. Datang pagi saat buka di hari kerja untuk menghindari kerumunan grup wisata.

Jelajahi
Gerbang utama Kuil Dewa Kota Shanghai, atap tradisional penuh ukiran, patung naga, huruf Tionghoa berwarna emas, dan pengunjung yang masuk ke kompleks kuil.

13. Potret Suasana Mistis & Arsitektur Tiongkok di Kuil City God

Asap dupa yang mengepul di antara atap lengkung, peziarah yang berlalu-lalang, dan kontras ritual kuno di tengah kota modern: Kuil City God menawarkan ragam lapisan foto, ideal dengan lensa panjang. Datang pagi hari kerja agar bisa memotret suasana tanpa keramaian kios oleh-oleh.

Jelajahi
Rumah berdinding kanal berarsitektur kuno beratap abu-abu dengan lampion merah merayap di tepian air Zhujiajiao, Shanghai.

14. Abadikan Refleksi Kanal dan Jembatan Batu di Zhujiajiao

Jembatan batu lengkung di atas kanal hijau nan tenang, rumah pedagang putih, dan pengayuh gondola menciptakan pemandangan klasik kota air China. Jembatan Fangsheng di saat fajar, sebelum perahu wisata hadir, menjadi spot refleksi terbaik. Zhujiajiao berjarak 47 km dari pusat kota; tersedia bus dan tur harian.

Jelajahi
Gerbang masuk dan pagoda bertingkat bersejarah Kuil Longhua di Shanghai, dengan pengunjung berjalan di bawah langit mendung.

15. Bingkai Pagoda Tertua Shanghai di Longhua Temple

Pagoda bata tujuh lantai yang menjulang dari kompleks Longhua adalah salah satu bangunan tertua dan paling fotogenik di Shanghai. Bingkai lewat gerbang kuil untuk efek telefoto, atau ambil gambar lebar dari jalur taman. Awal musim semi (sekitar akhir Maret) punya bonus bunga sakura warna-warni di latar depan.

Jelajahi

Arsitektur & Ruang Industri: Kreatif dan Kontemporer

Gang industrial perkotaan di Shanghai dengan balok terbuka, instalasi langit-langit kreatif, serta kafe atau toko di kedua sisinya.
Photo Blackcurrant Great

Banyak pabrik dan fasilitas industri lama Shanghai kini disulap jadi objek foto urban yang penuh karakter dan kreativitas. Area tepi sungai West Bund jadi pusat transformasi kreatif ini, dan jalur Hongkou serta Suzhou Creek makin menarik buat yang suka tekstur industrial.

Fasad depan 1933 Old Millfun di Shanghai dengan jendela bulat dan kotak khas serta gerbang masuk besar, difoto di siang hari.

16. Jelajahi Ramp Berputar & Jembatan 1933 Old Millfun

Bekas rumah potong hewan dengan interior beton brutalist, jalur spiral bekas ternak, jembatan udara, dan lubang geometris yang unik di Shanghai. Potret ke atas dari lantai bawah untuk efek ramp bertumpuk, atau lintasi jembatan sempit untuk perspektif frame dalam frame.

Jelajahi
Tampak lebar fasad beton dan baja Long Museum West Bund yang mencolok, dengan plaza dan pengunjung di bawah langit biru cerah Shanghai.

17. Abadikan Arsitektur Industri di Long Museum West Bund

Gedung bekas tempat penampungan batubara di tepi sungai West Bund ini spektakuler bahkan dari luar: lengkungan beton raksasa di pintu masuk menciptakan permainan bayangan dramatis. Di dalamnya, struktur industrial berpadu dengan dinding galeri putih dan karya seni kontemporer Tiongkok kelas dunia.

Jelajahi
Pintu masuk M50 Creative Park di Shanghai dengan orang berjalan kaki, bangunan industri, dan plang kuning besar bertuliskan M50 White Night

18. Potret Street Art & Fasade Galeri di M50 Creative Park

Gudang bata merah di sepanjang Suzhou Creek penuh mural, signage galeri, dan patung luar ruang. Jangan lewatkan jalan-jalan santai ke halaman-halaman dalam M50, di mana karya kreatif sering dipajang langsung di depan studio. Sabtu pagi paling seru karena banyak seniman berkegiatan dan mempersiapkan pameran.

Jelajahi
Panorama atap emas dan arsitektur megah Kuil Jing'an, dikelilingi gedung pencakar langit modern Shanghai dan jalan raya di siang hari.

19. Abadikan Emaskan Wihara Jing'an di Tengah Gedung Tinggi

Kontras atap emas dan dinding merah Jing'an Temple yang berpadu dengan menara kaca Nanjing West Road adalah salah satu komposisi foto paling menawan di Shanghai. Ambil foto dari seberang trotoar Jalan Nanjing Barat pakai lensa 50mm pada sore hari saat cahaya barat menyorot emas.

Jelajahi
Tampak luar Planetarium Shanghai dengan bangunan melengkung berwarna perak, kubah dome, dan tulisan Museum Astronomi Shanghai besar di bawah langit biru.

20. Bidik Arsitektur Langit di Shanghai Planetarium

Baru dibuka 2021 di Lingang, Pudong, planetarium ini terdiri dari tiga lingkaran bangunan unik—sangat fotogenik dan futuristik. Sundial oculus di pintu masuk memberi pantulan cahaya dramatis di hari cerah. Lokasinya cukup jauh jadi masih sedikit fotografer yang melipir ke sini.

Jelajahi
Pemandangan lebar Jalur Tepi Sungai Suzhou Creek di Shanghai, menampilkan sungai, promenade, gedung pencakar langit modern, gedung bata merah tua, serta jembatan besi kuno di kejauhan.

21. Jalan Santai di Distrik Gudang Sepanjang Suzhou Creek

Jalur tepi sungai yang menghubungkan M50, North Bund, serta deretan gudang lama melewati jembatan besi warisan, silo gandum bekas, dan galeri baru. Sinar rendah di musim dingin sekitar jam 15.00 menciptakan bayangan panjang di permukaan air. Salah satu rute terbaik untuk fotografi dokumenter urban di Shanghai.

Jelajahi

Tanya Jawab

Kapan waktu terbaik untuk memotret di Bund?

Senja, dari sekitar 30 menit sebelum matahari terbenam hingga pukul 22.00, adalah waktu ideal. Pagi sebelum jam 8 cahaya lembut dan sepi sehingga cocok untuk tripod. Di awal senja, cahaya alami hangat menyinari menara Pudong, lalu LED menyala setelah gelap.

Bisakah saya gunakan drone untuk memotret skyline Shanghai?

Penerbangan drone di pusat Shanghai—termasuk Bund, Lujiazui, dan Sungai Huangpu—umumnya dilarang dan harus mendaftar ke Otoritas Penerbangan Sipil Tiongkok (CAAC). Di lapangan, hampir semua spot fotografi utama adalah zona larangan terbang untuk pengunjung kasual. Sebaiknya ambil foto dari permukaan tanah dan dek observasi saja.

Dari dek observasi mana mendapatkan foto terbaik: Shanghai Tower, SWFC, atau Oriental Pearl?

Shanghai Tower (118F) menawarkan panorama 360 derajat tertinggi—gedung lain ada di bawah mata kita. SWFC (100F) juara untuk memotret “ngarai kaca” di antara menara. Oriental Pearl paling fotogenik diambil dari luar berkat bentuk bulat pink-nya. Tidak ada dek observasi utama yang memperbolehkan tripod.

Kapan musim terbaik untuk memotret Shanghai?

April - Mei dan Oktober - November paling direkomendasikan untuk langit cerah, suhu sedang, dan cahaya alami terbaik. Musim semi menampilkan bunga sakura dan daun muda plane di French Concession, sedangkan cahaya musim gugur kuning keemasan. Musim panas memang berkabut, tapi satu jam setelah hujan biasanya langit jadi jernih untuk foto skyline.

Apa jalan paling fotogenik untuk arsitektur di Shanghai?

Wukang Road sudah jadi jawaban umum: ujung utaranya dihiasi Wukang Mansion—salah satu bangunan paling banyak difoto di Shanghai—sementara boulevard-nya berpadu vila Art Deco dan gaya Eropa di bawah kanopi pohon plane. Untuk area lebih luas dan tekstur jalanan, jelajahi gang-gang sekitar Tianzifang.