Galeries Royales Saint-Hubert: Arkade Megah Abad ke-19 di Brussel
Diresmikan tahun 1847, Galeries Royales Saint-Hubert adalah arkade belanja beratap kaca tertua yang masih ada di Eropa. Tiga galeri sepanjang 213 meter di jantung Brussel, dipenuhi toko cokelat, toko buku, perhiasan, dan kafe. Masuk gratis, arsitekturnya luar biasa, dan hanya dua menit jalan kaki dari Grand-Place.
Fakta Singkat
- Lokasi
- Galerie du Roi 5, 1000 Brussel — Grand-Place / Îlot Sacré
- Cara ke sini
- Berbagai jalur bus STIB/MIVB: 29, 38, 48, 63, 65, 66, 71, 86, 95 — pemberhentian di Marché aux Herbes
- Waktu yang dibutuhkan
- 30–60 menit untuk menelusuri seluruh galeri; 2+ jam jika mampir ngopi, makan cokelat, atau menonton pertunjukan teater
- Biaya
- Masuk ke arkade gratis; harga toko, kafe, dan pertunjukan teater terpisah
- Cocok untuk
- Pecinta arsitektur, tempat berteduh saat hujan, belanja cokelat, window shopping elegan
- Situs web resmi
- www.grsh.be

Apa Sebenarnya Galeries Royales Saint-Hubert Itu
Galeries Royales Saint-Hubert bukan mal modern seperti umumnya. Ini adalah arkade besi dan kaca dari abad ke-19, sepanjang 213 meter, dibagi menjadi tiga bagian: Galerie du Roi, Galerie de la Reine, dan Galerie des Princes. Ketiga galeri ini adalah contoh paling indah dari passage couverte ala Eropa, tipe bangunan yang menjadi cikal bakal department store dan menginspirasi konsep ruang publik beratap.
Dibangun antara tahun 1846 dan 1847 oleh arsitek Jean-Pierre Cluysenaer, arkade ini diresmikan pada 20 Juni 1847 di hadapan Raja Leopold I. Tempat ini adalah salah satu arkade beratap tertua yang masih bertahan di Eropa, bahkan lebih tua hampir dua dekade dari Galleria Vittorio Emanuele II di Milan. Nama Galeries Royales Saint-Hubert sendiri mulai digunakan sejak 1965.
ℹ️ Perlu diketahui
Masuk ke arkade gratis dan bisa diakses sepanjang waktu; jam buka toko berbeda-beda, sebagian besar buka Senin–Sabtu sekitar pukul 10:00–19:00, sementara restoran sering buka lebih malam. Beberapa toko dan kafe buka di hari Minggu.
Dekat dengan Arsitektur Ikoniknya
Berdiri di pintu masuk Marché aux Herbes dan menatap sepanjang Galerie du Roi, yang pertama kali menarik perhatian adalah atap kaca bertonjong, menjulang hingga sekitar 18 meter dari lantai. Rangka besinya dicat biru kehijauan tua, panel kacanya menyebarkan cahaya lembut, dan keseluruhan ruang terasa seperti rumah kaca raksasa yang diubah menjadi ruang dagang. Suasananya lebih hangat dan intim dibandingkan yang tampak di foto.
Coba lihat ke fasad lantai atas sebelum melirik etalase. Setiap unit bangunan di arkade punya detail ornamen unik: pilaster, relief hias, medali, dan balkon besi di lantai satu. Lantai atas diisi apartemen dan kantor, memberi ruang ini suasana lebih hidup dibanding ruang komersial murni. Batunya dari batu kapur warna krem, dan perawatan bertahun-tahun membuat detailnya tetap tajam.
Lantainya dipasang ubin marmer hitam-putih, halus di jalur utama pejalan kaki. Jika pagi hari cerah, kaca di atap bersih dan cahaya lembut, pantulan di lantai menciptakan gradasi abu-abu terang yang sulit ditemukan di tempat lain di Brussel. Foto-foto paling bagus diambil saat cahaya lembut seperti ini: hindari tengah hari saat musim panas karena sinar matahari langsung menciptakan kontras tajam melalui kaca.
Suasana Galeri di Berbagai Waktu
Datang sebelum jam 09:30 pada hari kerja, Anda hampir akan memiliki arkade ini untuk diri sendiri. Toko cokelat baru buka rolling door, aroma kopi panggang tercium dari kafe kecil di ujung Galerie de la Reine, dan suara langkah di marmer terdengar jelas. Inilah waktu terbaik mengapresiasi arsitektur tanpa keramaian dan mengambil foto dengan santai.
Menjelang siang, terutama musim panas, arkade mulai ramai. Banyak turis lewat dari Grand-Place menuju jalan sekitar, pekerja kantoran dari kawasan administratif, dan warga lokal yang belanja kecil-kecilan. Akustik ruangan memperkuat suara, dan suhu di dalam ikut naik — atap kaca memang menahan panas di hari hangat. Kalau ingin menikmati kopi atau berbelanja, waktu paling nyaman adalah antara pukul 10:00–11:30, sebelum jam makan siang.
Sore atau malam hari suasananya sangat berbeda. Toko tutup sekitar jam 19:00, tapi arkade tetap buka dan diterangi cahaya kuning hangat lampu-lampunya. Di malam hari, yang datang kebanyakan pasangan, penonton teater yang mau ke Théâtre des Galeries, atau orang-orang yang menyeberang menuju restoran terdekat — suasananya jadi tenang dan dramatis. Di musim dingin, galeri terasa makin hangat: masuk dari jalan Brussel yang dingin dan lembap, suasana dan suhu di dalam seperti dekor panggung.
💡 Tips lokal
Saat hujan, Galeries Royales Saint-Hubert adalah salah satu tempat berteduh terbaik di pusat kota. Galeri tetap kering meski cuaca buruk, dan kawasan sekitarnya punya banyak pilihan kafe untuk menunggu hujan reda.
Isi di Dalamnya: Toko, Cokelat, dan Teater
Pilihan penyewa lebih menonjol dari segi kualitas dibanding jumlah. Anda akan menemukan dua-tiga toko cokelat serius, termasuk Neuhaus yang sudah jadi bagian dari arkade ini sejak abad ke-19 — keluarga pendirinya bahkan mengklaim menemukan praline pertama di sini pada tahun 1912. Ada juga toko perhiasan, toko buku, penjual topi, beberapa toko busana, dan beberapa kafe serta restoran dengan teras yang menghadap langsung ke dalam galeri.
Théâtre des Galeries di dalam kompleks ini sudah mementaskan pertunjukan berbahasa Prancis sejak akhir abad ke-19. Tiket pertunjukan dijual terpisah dan tidak termasuk akses gratis ke arkade — cek jadwal mereka sebelum berkunjung jika tertarik. Untuk melihat lebih lanjut panggung seni Brussel, gedung opera La Monnaie bisa didatangi dengan berjalan kaki dan merupakan panggung pertunjukan terbesar lainnya di kota.
Kualitas ritel di sini memang di atas toko suvenir yang menumpuk di sekitar Grand-Place. Tapi harga cokelat dan kopi di arkade ini memang lebih mahal dibanding dua jalan di sebelahnya. Pengalaman membeli di sini memang jadi bagian dari daya tariknya.
Konteks Sejarah dan Budaya
Galeries Royales Saint-Hubert dibuka kurang dari dua dekade setelah Belgia merdeka tahun 1830, pada masa Brussel membangun identitasnya sebagai ibukota Eropa modern. Arkade ini menegaskan ambisi kota: dirancang untuk menarik publik elit dan kosmopolit, sekaligus menghadirkan apartemen, teater, dan ruang baca di atas toko — ide perkotaan yang memadukan dagang dan budaya. Proyek ini seangkatan dengan Grand-Place, yang sudah menjadikan Brussel sebagai kota dengan ambisi arsitektur besar.
Pembangunan arkade ini perlu merobohkan blok kota abad pertengahan yang padat di pusat kota, lalu menghubungkan dua jalan yang sebelumnya terpisah. Hal ini kontroversial pada masanya, tapi hasilnya benar-benar mengubah rute pejalan kaki di pusat Brussel. Penulis seperti Victor Hugo dan Alexandre Dumas sempat berkunjung di tahun-tahun awal, dan arkade ini segera menjadi ruang publik paling prestisius di Eropa utara.
Galeri ini terletak di kawasan Grand-Place / Îlot Sacré, bagian inti bersejarah Brussel di mana bangunan penting berkumpul paling padat. Kalau Anda mulai dari Galeries, Maison du Roi di Grand-Place hanya tiga menit jalan kaki, dan Balai Kota Brussels juga sangat dekat. Daerah ini paling asyik dijelajahi dengan berjalan santai.
Akses dan Cara Berkeliling
Galeri ini berada di antara Marché aux Herbes dan Montagne aux Herbes Potagères di pusat kota, sekitar dua menit jalan kaki dari sudut tenggara Grand-Place. Tidak ada stasiun metro persis di sebelahnya: akses metro terdekat memerlukan jalan kaki singkat, namun banyak bus STIB/MIVB (29, 38, 48, 63, 65, 66, 71, 86, dan 95) berhenti di jalan sekitar. Dari stasiun kereta Brussels-Central, cukup berjalan kurang dari 10 menit melewati kawasan Ilot Sacré.
Bersepeda ke galeri sangat mungkin, tapi jalan-jalan di sekitarnya telah dibuat zona pejalan kaki, jadi sepeda harus diparkir dan dikunci di dekat situ. Untuk orientasi di seluruh Brussel, panduan berkeliling Brussels membahas secara detail semua moda transportasi di Brussel termasuk metro, trem, bus, dan sepeda.
Aksesibilitas tergolong baik untuk bangunan abad ke-19. Seluruh bagian utama galeri rata dan tanpa tangga, mudah diakses kursi roda atau stroller. Toilet akses dan lift biasanya tersedia di beberapa restoran atau venue. Untuk info aksesibilitas spesifik, bisa cek kontak di situs resmi grsh.be.
Penilaian Jujur: Siapa yang Akan Suka, Siapa Tidak
Galeries Royales Saint-Hubert termasuk destinasi di Brussel yang benar-benar sesuai reputasinya. Arsitekturnya luar biasa, gratis masuk tanpa risiko, dan suasananya di waktu yang pas sulit didapat di pusat kota. Tidak berlebihan.
Namun, tempat ini bukan destinasi yang memang perlu waktu berjam-jam sendiri. Buat kebanyakan wisatawan, tiga puluh sampai empat puluh lima menit sudah cukup untuk jalan menyusuri seluruh galeri, melongok atap kaca, mampir beli cokelat, dan ngopi. Galeri ini paling pas dijadikan bagian dari rute jalan kaki menjelajah kawasan bersejarah daripada jadi tujuan utama. Cocok dipadukan dengan Coudenberg Palace atau rute keliling Ilot Sacré agar kunjungan ke daerah ini lebih maksimal.
Pelancong yang mencari desain kontemporer, jajanan kaki lima, atau pengalaman ritel kekinian mungkin akan merasa galeri ini terlalu resmi dan terlalu tenang. Tempat ini memang cocok untuk santai, ngobrol, dan mengapresiasi kemegahan kota abad ke-19. Kalau itu bukan selera Anda, tidak ada salahnya sekadar melintasi arkade ini di perjalanan ke Grand-Place.
Brussel menghargai semua yang serius menyelami sejarah arsitekturnya. Kalau Galeries membuat Anda penasaran, panduan Art Nouveau Brussels adalah langkah berikutnya — kontribusi Brussel di arsitektur Art Nouveau sama pentingnya dengan galeri ini untuk desain neo-klasik.
Tips Orang Dalam
- Masuklah dari sisi Marché aux Herbes (pintu masuk Galerie du Roi) daripada dari Montagne aux Herbes Potagères: pandangan ke seluruh panjang arkade dari ujung ini adalah pengenalan terbaik.
- Toko Neuhaus di dalam arkade adalah lokasi bersejarah merek ini, tapi cokelat Belgia lain di sekitar juga menawarkan kualitas bagus dengan harga lebih bersahabat. Belanja di sini lebih karena pengalaman, bukan untuk harga termurah.
- Kalau datang di malam hari saat ada pertunjukan di Théâtre des Galeries, suasana arkade akan dipenuhi penonton berpakaian rapi — nuansanya berbeda dari siang, dan menarik jika Anda tertarik kehidupan budaya lokal.
- Kadang-kadang apartemen di lantai atas terlihat dari jendela atau balkon yang terbuka. Arkade ini awalnya memang dirancang sebagai tempat tinggal sekaligus kerja, jadi suasana berpenghuni ini membedakannya dari arkade-arkade lain yang murni komersial.
- Di saat hujan, galeri ini jadi tempat berteduh alami yang menghubungkan dua jalan utama. Iklim Brussel memang sering hujan sepanjang tahun, jadi tahu jalur ini sangat membantu — Anda bisa bergerak dari Grand-Place ke kawasan Ilot Sacré tanpa kehujanan.
Untuk Siapa Galeries Royales Saint-Hubert?
- Pecinta arsitektur dan desain yang ingin memahami Brussel sebelum era Art Nouveau
- Pemburu cokelat yang mencari suasana klasik untuk belanja merek-merek Belgia ternama
- Pelancong yang terjebak hujan dan ingin ruang indah di pusat kota tanpa biaya
- Pasangan yang ingin jalan santai elegan di kawasan bersejarah
- Pengunjung pertama ke Brussel yang ingin orientasi ringan pada kemegahan kota
Atraksi Terdekat
Hal lain yang bisa dilihat di Grand-Place & Îlot Sacré:
- Pusat Komik Belgia
Berlokasi di gedung Art Nouveau karya Victor Horta, Pusat Komik Belgia menampilkan kisah peran luar biasa Belgia dalam seni komik. Dari Tintin sampai Smurfs, ini salah satu museum paling seru di Brussel bagi segala usia.
- Museum Bir Brussels
Tersembunyi di ruang bawah tanah sebuah rumah serikat barok di Grand-Place, Museum Pembuat Bir Belgia (Musée des Brasseurs belges) menampilkan perjalanan pembuatan bir Belgia lewat alat bersejarah, dokumen, dan segelas bir gratis untuk tiket €5. Kecil, tenang, dan sangat berkesan untuk yang ingin tahu budaya Belgia lewat bir.
- Balai Kota Brussel (Hôtel de Ville)
Balai Kota Brussel, atau Hôtel de Ville de Bruxelles, adalah bangunan bergaya Gotik yang menjadi ikon Grand-Place dan sudah berabad-abad berdiri di sana. Masuk ke dalam hanya bisa lewat tur berpemandu, jadi sebaiknya rencanakan kunjungan lebih awal. Namun, bagian luarnya bisa dinikmati kapan saja, gratis.
- Katedral St. Michael dan St. Gudula
Menjulang di atas deretan tangga batu hanya beberapa menit dari Grand-Place, Katedral St. Michael dan St. Gudula adalah gereja paling bersejarah secara arsitektur di Belgia. Masuk ke nave utama gratis, jendela kaca patri di sini termasuk yang terindah di Eropa Utara, dan suasana di dalam bisa berubah drastis dari tenang pagi hari ke ramai di sore hari saat kunjungan grup.