Itinerari Singapura: Cara Menghabiskan 3, 5 atau 7 Hari di Kota Singa

Baik kamu punya waktu akhir pekan panjang atau seminggu penuh, Singapura selalu punya kejutan di setiap durasi kunjungan. Panduan itinerari ini disusun hari per hari, mulai dari ikon Marina Bay dan kampung budaya hingga taman satwa, pulau tersembunyi, dan wisata kuliner lokal.

Patung Merlion ikonik Singapura dengan semburan air, latar langit dramatis gedung-gedung pencakar langit modern, dan keramaian pengunjung di Marina Bay di bawah langit biru cerah.

Singapura adalah salah satu kota paling mudah dijelajahi di Asia, sekaligus salah satu yang paling sulit ditinggalkan. Dalam tiga hari, kamu bisa melihat atraksi utama tanpa merasa terburu-buru. Lima hari memberi ruang untuk menyelami distrik budaya dan taman alam lebih dalam. Tujuh hari mengungkap sisi kota yang lebih tenang dan lokal: kampung warisan, jalur di puncak pepohonan, dan pusat jajanan yang jarang ditemukan turis. Panduan ini menyusun pengalaman secara bertahap, jadi kamu bisa mulai atau berhenti di titik mana pun sesuai jadwalmu. Untuk gambaran umum tentang apa yang ditawarkan kota ini, mulailah dengan panduan hal seru di Singapura kami, dan cek panduan berkeliling Singapura sebelum kamu berangkat. MRT Singapura cepat, murah, dan menjangkau hampir semua atraksi dalam daftar ini.

💡 Tips lokal

Pertunjukan cahaya Supertree Grove di Gardens by the Bay berlangsung gratis setiap malam pukul 19.45 dan 20.45. Datanglah 20 menit lebih awal untuk mendapat tempat terbaik di Supertree Grove.

Hari 1–3: Singapura Esensial (Marina Bay, Chinatown & Sentosa)

Tiga hari pertamamu sebaiknya berpusat di Marina Bay, yang memusatkan arsitektur paling dramatis dan hiburan malam gratis Singapura dalam satu lingkaran yang bisa dijalan kaki. Dari situ, setengah hari di Chinatown mencakup warisan budaya, jajanan kaki lima, dan kuil, sementara Pulau Sentosa mengisi satu hari penuh dengan pantai, taman hiburan, dan pertunjukan malam yang spektakuler. Tiga kawasan ini saja sudah cukup menjadikan perjalananmu sepadan.

Pemandangan udara Supertree Grove yang ikonik dikelilingi hijaunya taman di Gardens by the Bay Singapura, dengan jalur setapak berkelok di bawahnya.

1. Mulai Perjalanan di Supertree Grove dan Pertunjukan Cahaya Gratis

Atraksi modern paling fotogenik di Singapura ini membentang seluas 101 hektare. Jelajahi Supertree di area luar secara gratis, bayar tiket masuk untuk konservatori Flower Dome atau Cloud Forest, lalu nikmati pertunjukan cahaya Garden Rhapsody setiap malam pukul 19.45 atau 20.45.

Jelajahi
Pemandangan panorama Marina Bay di malam hari dengan Marina Bay Sands, ArtScience Museum, dan promenade tepi air yang bercahaya terpantul di permukaan teluk yang tenang.

2. Susuri Lingkaran Marina Bay Sepanjang 3,5 km di Malam Hari

Rute tepi air gratis ini menghubungkan Merlion, Helix Bridge, ArtScience Museum, dan Gardens by the Bay dalam satu jalan kaki malam yang mulus. Pantulan lampu gedung di permukaan teluk menjadikannya aktivitas gratis terbaik di Singapura setelah matahari terbenam.

Jelajahi
Patung Merlion di Merlion Park di Singapura menyemburkan air dengan gedung pencakar langit kota dan langit biru di latar belakang, promenade tepi air terlihat.

3. Dapatkan Foto Klasik Skyline di Merlion Park

Ikon setengah singa setengah ikan ini murni simbolis, tapi menawarkan salah satu titik pandang gratis terbaik ke Marina Bay Sands dan kawasan bisnis. Datanglah saat matahari terbit untuk menghindari keramaian, atau malam hari untuk latar langit yang dramatis di balik patung.

Jelajahi
Pemandangan udara Marina Bay Sands di Singapura saat matahari terbenam dengan SkyPark, ArtScience Museum, dan area teluk sekitarnya, memperlihatkan cakrawala ikonik kota dan perairan.

4. Nikmati Pemandangan Kota dari SkyPark Marina Bay Sands

Pengunjung non-tamu bisa mengakses dek observasi SkyPark di lantai 57 untuk panorama luas kota, pelabuhan, dan pulau-pulau selatan. Kolam renang infinity hanya untuk tamu hotel, tapi pemandangan dari dek hampir sama bagusnya dan sepadan dengan harga tiket masuk.

Jelajahi
Pemandangan panorama malam Marina Bay dengan ArtScience Museum yang menyala, Marina Bay Sands, dan cakrawala kota yang terpantul di permukaan air.

5. Habiskan Pagi di ArtScience Museum Berbentuk Teratai

Museum tepi air yang mencolok ini menyelenggarakan pameran keliling kelas dunia yang memadukan seni dan teknologi. Instalasi permanen Future World karya teamLab sangat mengesankan dan cocok untuk segala usia. Siapkan waktu 90 menit hingga dua jam tergantung pameran yang sedang berjalan.

Jelajahi
Interior Maxwell Food Centre dengan deretan lapak makanan, meja berwarna oranye, bangku kuning, dan pengunjung yang menikmati makan di bawah lentera merah dan balok langit-langit terbuka.

6. Makan Nasi Ayam Hainan di Maxwell Food Centre

Rumah bagi Tian Tian, kedai nasi ayam paling terkenal di Singapura, Maxwell adalah pusat jajanan ideal untuk pengenalan pertama. Datanglah sebelum siang untuk menghindari antrean. Kedai-kedai sekitarnya menyajikan char kway teow, popiah, dan jus tebu segar yang lezat.

Jelajahi
Eksterior Buddha Tooth Relic Temple di Singapura dengan langit biru, menampilkan gaya arsitektur Dinasti Tang yang megah dengan fasad merah dan putih.

7. Kunjungi Kuil Relik Gigi Buddha yang Megah di Chinatown

Kuil bergaya Dinasti Tang empat lantai ini menyimpan relik suci Buddha serta memiliki taman atap dan museum gratis. Masuknya gratis dan interiornya luar biasa tenang mengingat lokasinya di salah satu jalan paling ramai di Singapura. Kenakan pakaian sopan.

Jelajahi
Pintu masuk Universal Studios Singapore menampilkan globe berputar yang ikonik, pohon palem, gedung-gedung modern, dan langit biru cerah.

8. Habiskan Satu Hari Penuh di Universal Studios Sentosa

Satu-satunya taman Universal Studios di Asia Tenggara ini punya 28 wahana di tujuh zona tematik, termasuk Wizarding World of Harry Potter. Pesan tiket daring lebih awal, datang saat gerbang buka, dan taklukkan wahana paling populer sebelum pukul 11 pagi untuk menghindari antrean puncak.

Jelajahi
Pemandangan panorama pantai Sentosa dengan pohon palem, hamparan pasir, dan pulau-pulau kecil di lepas pantai, ramai pengunjung dengan kapal-kapal di latar belakang di bawah langit biru.

9. Bersantai di Tiga Pantai Sentosa yang Saling Terhubung

Pantai Siloso, Palawan, dan Tanjong memang buatan, tapi benar-benar menyenangkan dengan pasir bersih, air tenang, bar pantai, dan olahraga air. Pantai Palawan mengklaim sebagai titik paling selatan Asia daratan. Paling enak dikunjungi hari kerja untuk menghindari keramaian akhir pekan.

Jelajahi
Lampu warna-warni dan pancaran air menerangi panggung terbuka Wings of Time di Sentosa, dengan pemandangan kota pada malam hari di latar belakang.

10. Akhiri Hari di Sentosa dengan Pertunjukan Malam Wings of Time

Pertunjukan multimedia luar ruangan 25 menit di Pantai Siloso ini menggabungkan semburan air, proyeksi laser, efek api, dan musik yang memukau menjadi salah satu hiburan malam paling sepadan di Singapura. Pertunjukan berlangsung setiap malam dan tiket sebaiknya dipesan sehari sebelumnya secara daring.

Jelajahi

Hari 4–5: Distrik Budaya (Little India, Kampong Glam & Sungai Singapura)

Hari keempat dan kelima saatnya menjelajahi kampung paling berkarakter di Singapura. Little India dan Kampong Glam letaknya berdekatan dan sangat pas dijelajahi dalam satu hari. Sungai Singapura kemudian menghubungkan Boat Quay dan Clarke Quay menjadi itinerari sore-malam yang mudah. Untuk panduan kuliner di semua kawasan ini, panduan kuliner Singapura kami mengulas apa yang harus dicoba dan di mana, per distrik.

Patung stuko berwarna-warni dan detail kubah ornamen di Kuil Sri Veeramakaliamman, dibingkai oleh pohon palem hijau tinggi di bawah cahaya siang alami.

11. Mulai di Little India dengan Kuil Sri Veeramakaliamman yang Semarak

Kuil Hindu paling dramatis di Singapura ini didedikasikan untuk Dewi Kali dan memiliki gopuram menjulang yang dihiasi patung-patung berwarna cerah. Kuil ini telah menjadi jantung Little India sejak 1881 dan masih aktif sebagai tempat ibadah. Kunjungi sebelum pukul 11 pagi untuk pencahayaan terbaik dan lebih sedikit pengunjung.

Jelajahi
Kerumunan orang makan dan memesan makanan di kios hawker yang terang benderang di dalam Tekka Centre Singapura, dengan menu berwarna-warni di atasnya.

12. Makan Roti Prata dan Biryani di Pasar Tekka Centre

Pusat jajanan dan pasar basah utama Little India ini adalah pengalaman kuliner paling memanjakan panca indra di Singapura. Lantai atas menyajikan hidangan sarapan India Selatan dan Melayu yang istimewa sejak pagi. Datang dalam keadaan lapar dan pesan roti prata, kari kepala ikan, dan teh tarik.

Jelajahi
Pemandangan malam façade Indian Heritage Centre yang berwarna-warni dan terang di Little India, menampilkan empat lantai dengan pola rumit dan pameran budaya.

13. Telusuri Sejarah India di Singapura di Indian Heritage Centre

Lima galeri permanen mengulas sejarah komunitas India di Singapura dan Asia Tenggara, dari pedagang awal hingga diaspora modern. Fasad perunggu berlubang yang rumit pada gedungnya sendiri sudah jadi landmark. Siapkan 60 hingga 90 menit dan kombinasikan dengan jalan-jalan di sekitar Little India.

Jelajahi
Masjid Sultan dibingkai oleh pohon palem dan rumah-toko saat senja, dengan kubah keemasan ikoniknya bercahaya di jantung Kampong Glam.

14. Jalan ke Kampong Glam dan Masjid Sultan Berkubah Emas

Masjid Sultan yang dibangun tahun 1824 dengan kubah emas yang khas adalah jantung spiritual kawasan Muslim Singapura. Pengunjung non-Muslim diperbolehkan masuk di luar waktu salat. Dari sini, susuri Bussorah Street yang dipenuhi kafe untuk salah satu pemandangan jalan paling indah di kota ini.

Jelajahi
Jalan sempit penuh warna di Haji Lane dengan rumah toko pastel, etalase cerah, tanaman di luar, dan orang-orang menjelajahi gang yang hidup di siang hari.

15. Jelajahi Butik Indie dan Mural di Haji Lane

Jalan komersial paling sempit di Singapura ini dipenuhi toko fesyen independen, toko vintage, dan seni mural di deretan rumah toko berwarna pastel. Ini adalah lorong urban paling fotogenik di kota ini. Paling asyik dijelajahi menjelang siang sebelum ramai, lalu kembali di malam hari untuk minum di salah satu barnya.

Jelajahi
Pemandangan jalan Kampong Glam dengan kubah emas Masjid Sultan dibingkai oleh ruko-ruko berwarna-warni, mobil-mobil parkir di sepanjang jalan, dan gedung-gedung kota di latar belakang.

16. Susuri Arab Street untuk Shisha, Karpet, dan Masakan Timur Tengah

Jalan utama Kampong Glam ini melintas di depan toko kain, penjual karpet Persia, dan restoran Timur Tengah terbuka yang tumpah ke kaki lima. Paling asyik di malam hari ketika kafe shisha menyala dan jalanan ini terasa benar-benar berbeda dari Singapura yang biasa kamu kenal.

Jelajahi
Bumboat tradisional berlayar menyusuri Singapore River saat senja, dengan lampu-lampu semarak Clarke Quay dan cakrawala kota modern menciptakan suasana tepi air yang hidup.

17. Lihat Sejarah Kota dari Kapal Bumboat di Sungai Singapura

Perjalanan bumboat 40 menit menyusuri Sungai Singapura melewati rumah toko bersejarah Boat Quay, bangunan kolonial, dan langit Marina Bay dalam satu rute. Keberangkatan sore-malam paling atmosferik. Naik dari dermaga Clarke Quay atau Boat Quay dan beli tiket langsung di tempat.

Jelajahi
Pemandangan luar bangunan pasar Lau Pa Sat dengan menara jam khasnya, berlatar gedung pencakar langit modern Singapura di kawasan bisnis.

18. Makan Malam di Lau Pa Sat dan Satay Street

Balai pasar besi tuang 1894 di kawasan bisnis ini adalah salah satu bangunan warisan paling indah di Singapura. Setelah pukul 19.00, Boon Tat Street di sekitarnya ditutup dari kendaraan dan berubah menjadi deretan kedai sate terbuka. Ambil bir dingin dan sepiring sate untuk salah satu kesenangan murah meriah terbaik di kota ini.

Jelajahi

Hari 5–6: Alam, Satwa Liar & Pelarian di Tengah Kota

Singapura punya pengalaman alam yang luar biasa untuk ukuran negara kota. Kebun binatang dan safari malam bersama-sama mengisi satu hari penuh di utara, sementara jalur Southern Ridges dan Kebun Raya menawarkan jalan kaki di hutan sungguhan tanpa meninggalkan kota. Kalau kamu bepergian bersama anak-anak, panduan Singapura bersama anak kami membahas pilihan ramah keluarga secara lebih detail.

Seekor harimau putih yang megah sedang beristirahat di atas batu besar di bawah sinar matahari yang berbintik-bintik di Mandai Singapore Zoo, dikelilingi oleh dedaunan hijau yang rimbun.

19. Habiskan Pagi di Salah Satu Kebun Binatang Terbaik Dunia

Desain parit terbuka Singapore Zoo menempatkan hewan di habitat alami dengan penghalang minimal, sehingga terasa lebih seperti jalan-jalan di hutan ketimbang kebun binatang biasa. Jungle Breakfast with Wildlife, di mana orangutan berkeliaran bebas di sekitar mejamu, adalah salah satu pengalaman paling berkesan di Singapura.

Jelajahi
Seekor gajah Asia berdiri di bawah cahaya redup di Night Safari Singapore, dikelilingi dedaunan hutan hujan yang gelap dan rerumputan hijau.

20. Jelajahi Taman Satwa Nokturnal Pertama di Dunia Setelah Gelap

Night Safari adalah pengalaman yang benar-benar unik: naik trem melewati delapan zona geografis sambil berjumpa macan tutul, tapir, kucing pemancing, dan ratusan hewan lain dalam perilaku malam alami mereka. Pertunjukan Creatures of the Night layak ditunggu. Pesan tiket secara daring.

Jelajahi
Lanskap hijau nan subur Singapore Botanic Gardens dengan cakrawala kota, Singapore Flyer, dan Supertree Grove terlihat di kejauhan pada hari berawan.

21. Jalan Pagi di Kebun Raya Singapura yang Berstatus UNESCO

Masuknya gratis dan kebun raya ini paling indah sebelum pukul 9 pagi saat udara lebih sejuk dan hamparan rumput serta pohon warisan seluas 82 hektare terasa benar-benar damai. Halaman utama sering menggelar konser terbuka. National Orchid Garden di dalamnya mengenakan tiket masuk terpisah yang kecil.

Jelajahi
Kelompok anggrek ungu cerah tumbuh di antara pakis hijau subur di dinding batu alami, menciptakan suasana taman tropis.

22. Lihat Lebih dari 1.000 Spesies Anggrek di National Orchid Garden

Koleksi anggrek terbesar di dunia ini berada di dalam Kebun Raya dan memamerkan lebih dari 1.000 spesies dan 2.000 hibrida, termasuk VIP Orchid Garden dengan bunga yang dinamai menurut pemimpin dunia. Tiket masuk sedikit dikenakan. Keteduhan dan warna-warni bunga menjadikannya salah satu atraksi berbayar paling menenangkan di kota ini.

Jelajahi
Jembatan metal yang ditinggikan berkelok-kelok melalui hutan hijau lebat di Southern Ridges, Singapura, dengan beberapa orang berjalan dan sinar matahari terang di atas.

23. Trekking 10 km di Jalur Southern Ridges dengan Pemandangan Pelabuhan

Jalur punggung bukit berhutan ini menghubungkan empat taman di atas pesisir selatan, menawarkan panorama pelabuhan, Sentosa, dan Selat Malaka. Mulai dari Kent Ridge Park dan akhiri di Mount Faber untuk opsi naik kereta gantung. Jembatan Henderson Waves adalah sorotan visual sepanjang rute.

Jelajahi
Jembatan gantung MacRitchie Treetop Walk membentang di atas kanopi hutan hujan hijau yang lebat di bawah langit yang sebagian berawan di Singapura.

24. Lintasi Kanopi Hutan Hujan di MacRitchie Treetop Walk

Jembatan gantung berdiri bebas sepanjang 250 meter ini menjulang di atas hutan hujan primer Waduk MacRitchie dan menawarkan perjumpaan satwa liar nyata: monyet ekor panjang, biawak, dan puluhan spesies burung. Perjalanan menuju jembatan memakan waktu 90 menit sekali jalan dan paling baik dimulai sebelum pukul 9 pagi.

Jelajahi

Hari 7: Singapura Lokal (Jalur Warisan, Jajanan Tersembunyi & Pulau Terpencil)

Hari ketujuh adalah saat Singapura berhenti terasa seperti itinerari turis dan mulai terasa seperti kota yang benar-benar kamu kenal. Tiong Bahru dan Katong lebih cocok dinikmati dengan jalan santai dan makan ketimbang sekadar wisata. Pulau Ubin menawarkan Singapura yang sama sekali berbeda: jalan tanah, rumah kampung, dan jalur lahan basah. Untuk konteks tentang kampung Peranakan yang dibahas di sini, lihat panduan wisata sehari dari Singapura kami untuk opsi eksursion ke pulau dan sekitar.

Gedung-gedung putih bergaya Streamline Moderne dan kafe berjajar di sepanjang jalan tenang di Tiong Bahru, dengan pepohonan rindang dan langit biru.

25. Mulai Hari di Tiong Bahru: Kafe Art Deco dan Sarapan Jajanan Lokal

Kawasan perumahan umum tertua di Singapura yang kini jadi distrik kafe ini paling nikmat dinikmati pelan-pelan di pagi hari kerja. Arsitektur rumah toko art deco melengkung di sini unik di kota ini. Pusat jajanan Tiong Bahru Market di Seng Poh Road menyajikan chai tow kway dan bao istimewa dengan harga sangat lokal.

Jelajahi
Deretan ruko Peranakan berwarna pastel dengan fasad berornamen di sepanjang jalan tenang di kawasan Katong atau Joo Chiat, Singapura.

26. Susuri Rumah Toko Peranakan di Katong dan Joo Chiat

Kampung Nyonya paling utuh di Singapura ini adalah deretan rumah toko berhias warna pastel, toko roti warisan, dan restoran laksa yang lezat. Laksa Katong asli yang disajikan dalam mangkuk dan dimakan hanya dengan sendok adalah institusi lokal. Siapkan dua hingga tiga jam untuk jalan santai dan makan.

Jelajahi
Gedung Peranakan Museum di Singapura yang diterangi pada malam hari dengan proyeksi cahaya yang cerah dan penuh warna pada fasad era kolonialnya.

27. Pahami Warisan Hibrida Singapura di Museum Peranakan

Museum Peranakan paling lengkap di dunia ini mengulas seni, mode, kuliner, dan ritual Tionghoa Selat di sepuluh galeri dalam gedung sekolah 1912 yang direstorasi cantik. Koleksi manik-manik dan porselen sungguh luar biasa. Siapkan 90 menit dan kunjungi di hari kerja untuk suasana paling tenang.

Jelajahi
Deretan kios jajanan yang terang benderang dengan papan nama warna-warni dan orang-orang duduk di meja di Chinatown Complex Food Centre, Singapura.

28. Ziarahi Kedai Bintang Michelin di Chinatown Complex

Pusat jajanan terbesar di Singapura ini menampung lebih dari 260 kedai di dua lantai dan merupakan rumah bagi Hawker Chan, restoran berbintang Michelin termurah di dunia. Sepiring nasi ayam kecap hanya beberapa dolar. Datang sebelum siang untuk menghindari antrean 45 menit di kedai Hawker Chan.

Jelajahi
Pemandangan pohon palem dan dedaunan hijau yang rimbun tercermin di lahan basah yang tenang dan dipenuhi bunga lili di Pulau Ubin pada siang hari.

29. Kabur ke Pulau Ubin untuk Kehidupan Kampung dan Lahan Basah Chek Jawa

Bumboat 10 menit dari Terminal Feri Changi Point hanya sekitar SGD 4 dan mengantarmu ke salah satu pulau pedesaan terakhir Singapura. Sewa sepeda seharga SGD 5-10, gowes ke jalur papan Chek Jawa di atas bakau dan padang lamun, dan saksikan Singapura yang tidak tersentuh pembangunan. Minimal setengah hari disarankan.

Jelajahi
Pemandangan luas Jewel Changi Airport dengan air terjun Rain Vortex yang mengalir deras menembus hutan tropis dalam ruangan di bawah kubah kaca, dengan skytrain dan pengunjung terlihat di antara hijauan.

31. Tutup Perjalanan di Jewel Changi Airport Sebelum Pulang

Jewel berkubah kaca di Bandara Changi ini berisi air terjun dalam ruangan tertinggi di dunia, jalur hutan dalam ruangan empat lantai, puluhan restoran, dan area atraksi Canopy Park. Datanglah dua hingga tiga jam sebelum penerbangan dan jadikan Jewel sebagai pengalaman Singapura terakhirmu ketimbang duduk di ruang tunggu keberangkatan.

Jelajahi

Tanya Jawab

Berapa hari yang dibutuhkan untuk mengunjungi Singapura?

Tiga hari cukup untuk atraksi utama: Marina Bay, Chinatown, Gardens by the Bay, dan Sentosa. Lima hari menambahkan distrik budaya Little India dan Kampong Glam plus kebun binatang. Tujuh hari memungkinkanmu menjelajahi kampung yang lebih tenang seperti Tiong Bahru dan Katong, serta wisata sehari ke Pulau Ubin. Kebanyakan pengunjung merasa lima hari adalah keseimbangan ideal.

Kawasan terbaik untuk menginap di Singapura bagi pengunjung pertama?

Marina Bay dan kawasan bisnis menempatkanmu paling dekat dengan landmark utama dan punya akses MRT sangat baik. Chinatown dan Clarke Quay menawarkan akomodasi lebih terjangkau dengan kuliner dan hiburan malam dalam jarak jalan kaki. Orchard Road cocok kalau belanja prioritasmu. Semuanya terhubung baik lewat MRT jadi lokasi tidak sepenting di beberapa kota lain.

Apakah Singapura mahal untuk wisatawan?

Akomodasi dan beberapa atraksi memang berharga premium, tapi sistem pusat jajanan memungkinkanmu makan sangat enak dengan SGD 4-10 per porsi. Banyak atraksi terbaik yang gratis: Kebun Raya, Merlion Park, jalan kaki tepi air Marina Bay, dan pertunjukan cahaya Supertree Grove. Pendekatan seimbang antara pengalaman gratis dan berbayar menjaga biaya tetap masuk akal.

Kapan waktu terbaik mengunjungi Singapura?

Singapura adalah destinasi sepanjang tahun. Bulan-bulan kering Juni hingga September paling cocok untuk aktivitas luar ruangan dan hari pantai di Sentosa. Musim angin muson timur laut November hingga Februari membawa hujan lebih sering tapi juga musim perayaan seputar Natal dan Tahun Baru Imlek. Bawa payung lipat kapan pun kamu berkunjung.

Bisakah menjelajahi Singapura dalam 3 hari?

Bisa, tiga hari cukup untuk kunjungan pertama yang memuaskan jika direncanakan dengan baik. Fokuskan Hari 1 untuk Marina Bay dan tepi air. Gunakan Hari 2 untuk Chinatown, Maxwell Food Centre, dan Kebun Raya. Hari 3 sepenuhnya untuk Sentosa: pantai, Universal Studios, dan pertunjukan malam Wings of Time. Pastikan menonton pertunjukan cahaya gratis di Gardens by the Bay minimal satu malam.