12 Hal Gratis yang Bisa Dilakukan di Split

Split sangat ramah di kantong. Sebagian besar atraksi terbaik kota ini bisa dinikmati tanpa biaya — mulai dari menyusuri istana Romawi berusia 1.700 tahun hingga mendaki bukit berhutan di tepi Adriatik. Ini 12 aktivitas gratis di Split.

Orang-orang berjalan santai di sebuah alun-alun yang disinari matahari di kota tua Split, dikelilingi bangunan batu dengan jendela hijau dan atap terakota.
Photo Berthold Werner (CC BY-SA 4.0) (wikimedia)

Rencanakan dan pesan perjalanan ini

Alat dari mitra Travelpayouts untuk membandingkan penerbangan dan hotel. Jika Anda memesan melalui tautan ini, kami dapat mendapat komisi tanpa biaya tambahan untuk Anda.

Penerbangan

Peta hotel

Split adalah salah satu kota di Eropa yang paling kaya atraksi gratis. Kawasan bersejarahnya adalah Situs Warisan Dunia UNESCO yang bisa kamu jelajahi siang dan malam tanpa biaya sepeser pun, pantai-pantainya terbuka untuk umum, dan taman-tamannya bisa dinikmati siapa saja. Mau berhemat atau sekadar lebih suka menghabiskan uang untuk makanan dan anggur daripada tiket masuk, Split punya banyak hal menarik yang bisa dinikmati gratis dengan segudang hal yang bisa dilihat dan dilakukan tanpa biaya. Panduan ini membahas 12 atraksi dan pengalaman yang benar-benar gratis, lengkap dengan tips praktis untuk masing-masing.

💡 Tips lokal

Sebagian besar pengalaman ini gratis sepanjang tahun, namun saat Split Summer Festival berlangsung (biasanya pertengahan Juli hingga pertengahan Agustus), berbagai pameran seni dan pertunjukan di ruang terbuka di kota tua juga bisa ditonton secara gratis.

Kota Kuno, Tanpa Tiket Masuk

Gang batu kosong dengan bangunan bersejarah di Split pada malam hari, diterangi oleh lentera bergaya klasik.
Photo Vesna Karoglan

Atraksi gratis terbesar di Split adalah istana itu sendiri. Istana Diocletian dan kota tua terbuka untuk dijelajahi kapan saja, dan hampir semua yang membuat kompleks ini luar biasa bisa dinikmati tanpa bayar. Susuri lorong-lorong Romawi saat tengah malam, saksikan matahari terbit di atas Peristil, dan telusuri seluruh tembok kuno dengan santai sesuai keinginanmu. Perlu diketahui bahwa ruang bawah tanah dan menara lonceng memerlukan tiket berbayar, tapi semua yang disebutkan di bawah ini benar-benar gratis.

Pengunjung dan aktor berpakaian kostum Romawi berkumpul di halaman Peristyle Istana Diocletian, dikelilingi oleh kolom dan lengkungan batu kapur kuno yang megah.

1. Menjelajahi Istana Romawi yang Masih Hidup

Area luar, gerbang utama, alun-alun Peristil, dan lorong-lorong kuno Istana Diocletian bisa dimasuki gratis 24 jam sehari. Luangkan setidaknya dua jam untuk menjelajahinya dengan nyaman. Peristil juga menjadi lokasi pertunjukan gratis saat festival musim panas berlangsung.

Jelajahi
Gerbang Emas Istana Diocletian di Split, Kroasia, dengan lengkungan batu yang megah, tembok kuno, dan pengunjung yang masuk di bawahnya.

2. Berdiri di Bawah Gerbang Romawi Paling Terawat di Split

Golden Gate di sisi utara istana bisa dikunjungi kapan saja tanpa biaya. Ini adalah gerbang terbesar dari empat gerbang Romawi asli dan hanya butuh beberapa menit untuk dilihat, namun ukuran dan detail ukiran batunya benar-benar memukau dari dekat.

Jelajahi
Patung Gregorius dari Nin berdiri tegak di depan tembok batu kuno dan lengkungan Istana Diocletian di Split, Kroasia.

3. Usap Jempol Kaki Gregorius of Nin untuk Keberuntungan

Patung uskup perunggu karya Ivan Meštrović yang megah, dibuat tahun 1929, berdiri tepat di luar Golden Gate. Mengusap jempol kakinya yang sudah mengilap adalah tradisi warga Split dan tentu saja gratis. Patung ini termasuk karya seni publik paling mengesankan di sepanjang pantai Adriatik.

Jelajahi
Menara lonceng Katedral Saint Domnius menjulang di atas lengkungan batu kuno dan alun-alun, diterangi cahaya matahari pagi yang cerah di bawah langit biru yang jernih.

4. Kagumi Eksterior Katedral Tertua di Dunia

Masuk ke Katedral Saint Domnius memang berbayar, tapi menikmati tampilan luarnya yang bersejarah di alun-alun Peristil sepenuhnya gratis. Struktur bersegi delapan yang dulunya adalah makam Diocletian ini tetap menakjubkan bahkan dilihat dari luar.

Jelajahi

Promenade, Alun-Alun & Kehidupan Jalanan

Ruang-ruang publik Split adalah tempat kota ini benar-benar berdetak, dan semuanya gratis. Riva dan pusat kota bisa mengisi sore penuh dengan acara mengamati orang-orang, menikmati arsitektur, dan meresap suasana kota tanpa keluar uang sama sekali. Tambahkan Republic Square ke rute kamu untuk salah satu spot paling fotogenik di pesisir ini.

Pemandangan luas Riva Promenade Split dengan deretan pohon palem, bangunan bersejarah tepi laut, perahu-perahu, dan Istana Diocletian di bawah langit yang dramatis.

5. Berjalan Santai di Tepi Laut Bermarmer di Riva

Promenade pelabuhan Split yang dihiasi pohon palem ini gratis dikunjungi kapan saja. Pagi hari terasa tenang; malam hari lebih ramai dan sosial. Pemandangan ke arah Brač dan Šolta paling indah saat senja. Duduk di bangku sambil menikmati kopi dari kios terdekat adalah cara hemat yang sempurna.

Jelajahi
Pemandangan luas Alun-alun Republik (Prokurative) di Split, Kroasia, memperlihatkan fasad neo-Renaissance berwarna merah, arkade melengkung, dan orang-orang yang menikmati plaza terbuka di bawah langit biru.

6. Kunjungi Alun-Alun Prokurative yang Terinspirasi dari Venesia

Alun-alun neo-Renaisans tiga sisi yang megah ini terinspirasi dari Alun-Alun St. Mark dan selalu bisa dikunjungi gratis. Di musim panas, tempat ini sering jadi lokasi konser dan pemutaran film terbuka, banyak yang gratis. Fasad berkolom-kolomnya saja sudah worth it untuk berjalan sebentar dari Riva.

Jelajahi
Kios produk segar dan pedagang lokal di Pazar Market di Split, dengan payung warna-warni, pohon, dan pembeli pagi hari yang memenuhi suasana pasar yang ramai.

7. Jalan-Jalan di Pasar Sayur Harian Pazar

Pasar terbuka Split beroperasi setiap pagi tepat di luar tembok timur istana. Masuk gratis. Kamu bisa menemukan keju lokal, minyak zaitun, buah ara, dan sayuran musiman. Luangkan 30 menit dan biarkan irama kehidupan sehari-hari Dalmatia mengalir di sekitar kamu.

Jelajahi

Alam, Jalur Pendakian & Titik Pandang

Pemandangan alam Split luar biasa indah dan hampir semuanya gratis dinikmati. Bukit Marjan dan taman hutannya adalah pelarian alam terbaik di kota ini, bisa dicapai dengan berjalan kaki atau naik Bus 12 dari kota tua. Untuk pemandangan gratis terbaik di Split tanpa perlu mendaki, Riva sendiri sudah menyajikan pemandangan pulau-pulau yang indah — tapi Marjan dan Sustipan menawarkan sesuatu yang tidak bisa kamu temukan di promenade mana pun.

Pemandangan udara panoramik semenanjung Marjan di Split, memperlihatkan bukit berhutan, Laut Adriatik biru di sekelilingnya, dan lanskap kota di bawah langit berawan sebagian.

8. Mendaki ke Puncak Marjan untuk Pemandangan Gratis Terbaik di Split

Jalur-jalur berpohon pinus di Marjan terbuka dan gratis sepanjang tahun. Puncak Telegrin adalah titik pandang tertinggi yang bisa dicapai di Split, dengan panorama yang membentang dari kota tua melintasi Adriatik ke berbagai pulau dan pegunungan Dinaric di belakangnya. Siapkan sekitar 90 menit untuk menikmati rute melingkar dengan santai.

Jelajahi
Jalur batu dan tangga melewati pohon pinus yang rimbun di Sustipan, dengan pemandangan Laut Adriatik dan pegunungan yang jauh di bawah langit berawan.

9. Saksikan Matahari Terbenam dari Tanjung Sustipan

Ujung selatan semenanjung Marjan yang tenang ini punya reruntuhan kapel bersejarah, pemakaman kecil, dan teras dengan pemandangan matahari terbenam terbaik di kota. Dari kota tua cukup berjalan sekitar 20 menit dan gratis. Kebanyakan turis justru melewatinya begitu saja.

Jelajahi

Pantai & Air

Orang-orang berjalan di air dan bersantai di pantai berpasir di Split, Kroasia, dengan bangunan, pohon, dan langit biru cerah di latar belakang.
Photo Meg von Haartman

Pantai di Kroasia adalah milik publik berdasarkan hukum, dan pantai-pantai Split tidak terkecuali. Kamu bisa membaca lebih lengkap tentang berbagai pilihan pantai di panduan pantai terbaik di Split, tapi dua pantai di bawah ini adalah yang paling praktis untuk hari bebas di tepi air, keduanya mudah dijangkau dengan berjalan kaki atau naik bus dari kota tua.

Pemandangan udara garis pantai berbentuk bulan sabit Pantai Bačvice, air biru kehijauan yang jernih, bangunan tepi laut, serta Kota Tua Split dan perbukitan di latar belakang.

10. Berenang di Bačvice dan Nonton Permainan Picigin

Bačvice gratis digunakan dan hanya 10 menit berjalan kaki dari istana. Teluk berpasir yang dangkal ini ideal untuk berenang, dan permainan bola lokal picigin yang dimainkan di air setinggi mata kaki bisa kamu tonton atau bahkan ikuti secara gratis. Datang di hari kerja pagi hari untuk menghindari keramaian musim panas.

Jelajahi
Pemandangan panoramik Pantai Žnjan di Split yang menampilkan pantai berbatu, pengunjung yang berjemur, air biru jernih, dan gedung-gedung kota modern di latar belakang.

11. Nikmati Hari Santai Gratis di Pantai Žnjan

Žnjan adalah pantai kerikil dan beton yang panjang di sebelah timur kota, dengan air yang tenang dan jernih serta lapangan voli pantai, semuanya gratis. Lebih sepi dari Bačvice dan populer di kalangan keluarga lokal. Bus 11 menghubungkannya ke pusat kota. Fasilitas memadai dan kualitas air sangat baik.

Jelajahi

Arsitektur & Landmark yang Wajib Dilihat

Gerbang batu kuno dengan lengkungan dan reruntuhan Romawi di kota tua Split, Kroasia, dikelilingi bangunan bersejarah.
Photo Aleksei Pribõlovski

Di luar istana, Split punya sejumlah landmark menarik yang bisa dinikmati gratis dari luar. Kalau kamu sedang merencanakan tur jalan kaki di Split, tempat-tempat ini bisa jadi pemberhentian yang pas di sepanjang rute kamu. Tidak ada yang memerlukan tiket berbayar untuk dinikmati dari pinggir jalan.

Fasad depan Teater Nasional Kroasia Split dengan eksterior berwarna kuning, pohon palem, dan orang-orang yang berjalan di plaza pada hari yang cerah.

12. Kagumi Fasad Teater Nasional Split Abad ke-19

Gedung teater 1893 dekat Prokurative Square ini layak dilihat dari luar meskipun kamu tidak menonton pertunjukan. Harga tiket pertunjukan cukup terjangkau dan opera musim panas di bawah bintang adalah pengalaman istimewa, tapi sekadar menikmati eksterior yang ornamental ini tidak perlu bayar sama sekali.

Jelajahi
Pemandangan interior luas Stadion Poljud yang menampilkan atap ikonik berbentuk kerang, tribun kosong, lapangan sepak bola hijau, dan cakrawala perkotaan di sekitarnya di Split.

13. Lihat Stadion Poljud yang Menawan Secara Arsitektur

Stadion berbentuk cangkang karya Boris Magaš tahun 1979 adalah landmark arsitektur yang bisa dilihat dari jalan dekat Marjan. Eksteriornya bisa dinikmati gratis kapan saja. Untuk pengalaman penuh, menonton pertandingan Hajduk Split sangat terjangkau dan menjadi salah satu acara lokal paling meriah di Split.

Jelajahi

✨ Tips pro

Split Card memberikan akses gratis atau diskon ke beberapa museum dan atraksi berbayar. Jika kamu berencana mengunjungi beberapa tempat berbayar seperti Meštrović Gallery atau Museum Arkeologi, kartu ini bisa balik modal dengan cepat — meski ruang bawah tanah dan menara lonceng saat ini tidak termasuk. Tanyakan di kantor wisata di Riva.

Tanya Jawab

Apakah Istana Diocletian benar-benar gratis untuk dikunjungi?

Lorong-lorong luar, gerbang, alun-alun Peristil, dan sebagian besar kota tua di dalam tembok istana bisa dijelajahi gratis 24 jam sehari. Namun, ruang bawah tanah (Diocletian's Cellars) dan Menara Lonceng Katedral memerlukan tiket berbayar. Jadi ya, istana ini gratis dalam artian yang paling penting — kamu bisa mengeksplorasinya secara menyeluruh tanpa membeli tiket.

Apakah pantai-pantai di Split gratis?

Ya. Pantai di Kroasia adalah milik publik berdasarkan hukum, sehingga Bačvice, Žnjan, dan semua pantai kota lainnya bisa diakses gratis. Beberapa beach bar menyewakan kursi pantai dan payung dengan biaya tertentu, tapi tidak ada biaya untuk berenang atau menggunakan pantai itu sendiri.

Apakah ada museum gratis di Split?

Sebagian besar museum di Split memungut biaya masuk, namun Museum of Croatian Archaeological Monuments adalah pengecualian yang cukup menonjol dan saat ini tidak memungut biaya masuk. Meštrović Gallery dan Museum Arkeologi memiliki tiket berbayar. Selama Split Summer Festival (pertengahan Juli hingga pertengahan Agustus), beberapa pameran galeri di sekitar kota dibuka secara gratis.

Bagaimana cara menuju Bukit Marjan secara gratis?

Kamu bisa berjalan kaki ke awal jalur Marjan dari kota tua dalam sekitar 15–20 menit. Bus Kota 12 juga bisa menjadi pilihan dari area Riva/Kota Tua, meski bus memerlukan tiket (murah tapi tidak gratis). Begitu tiba di bukit, semua jalur dan titik pandang sepenuhnya gratis.

Waktu terbaik untuk menikmati aktivitas gratis di Split?

Atraksi gratis tersedia sepanjang tahun, tapi musim semi (April–Mei) dan awal musim gugur (September–Oktober) adalah waktu terbaik: cuaca cukup hangat untuk berenang dan mendaki, keramaian berkurang, dan ruang publik kota terasa paling nyaman. Musim panas menghadirkan pertunjukan festival gratis tapi juga keramaian yang cukup padat.

Destinasi terkait:split

Sedang merencanakan perjalanan? Temukan aktivitas personal dengan aplikasi Nomado.