Wisata Sehari dari Malta: Gozo, Comino, Mdina & Lainnya

Malta cukup kecil untuk dijelajahi dalam seminggu, tapi pulau-pulau di sekitarnya layak dikunjungi tersendiri. Dari kuil prasejarah Gozo hingga gua laut Blue Grotto dan jalanan abad pertengahan Mdina, inilah destinasi terbaik untuk wisata sehari dari pulau utama Malta.

Pemandangan udara yang memukau dari tebing pantai berbatu dan air pirus jernih dengan perahu berlabuh di teluk terlindung dekat Malta, memperlihatkan keindahan pulau-pulau di sekitarnya.

Rencanakan dan pesan perjalanan ini

Alat dari mitra Travelpayouts untuk membandingkan penerbangan dan hotel. Jika Anda memesan melalui tautan ini, kami dapat mendapat komisi tanpa biaya tambahan untuk Anda.

Penerbangan

Peta hotel

Ukuran Malta yang kecil justru menjadi salah satu keunggulan terbesarnya bagi para pelancong. Kamu bisa menjadikan Valletta atau Sliema atau St. Julian's sebagai markas dan menjangkau hampir seluruh penjuru kepulauan ini dalam waktu kurang dari dua jam. Untuk kebanyakan rute, kamu tidak perlu menyewa mobil — feri, bus, dan tur perahu terorganisir sudah mencakup destinasi-destinasi utama. Entah kamu ingin mengunjungi kuil prasejarah, berenang di teluk berwarna pirus, atau menikmati pagi Minggu yang santai di pasar ikan, wisata sehari dari pulau utama Malta ini benar-benar berkelas dunia.

Untuk membantu merencanakan perjalananmu, lihat itinerary Malta 7 hari kami, atau panduan wisata Gozo khusus untuk informasi lengkap tentang pulau saudaranya. Kalau kamu bepergian tanpa mobil, cek dulu panduan transportasi di Malta sebelum berangkat.

Gozo: Pulau Saudari Malta

Pemandangan udara Basilika Ta' Pinu di Pulau Gozo, dikelilingi pedesaan berterasering dan cakrawala laut di kejauhan.
Photo Wendy Verbraeken

Gozo minimal butuh satu hari penuh. Penyeberangan feri dari Ċirkewwa hanya 25 menit dan cukup sering. Sesampainya di sana, kamu bisa menyewa mobil atau ikut tur pemandu untuk menjelajahi tempat-tempat terbaik di pulau ini, dari kuil berlistilah UNESCO hingga pemandangan pesisir yang dramatis. Pulau Gozo terasa jauh lebih tenang dan hijau dibanding Malta, dan kontras itulah yang membuat penyeberangan ini terasa sepadan.

Tampilan jarak dekat pilar batu kapur kuno Kuil Ġgantija dengan bunga liar yang mekar di latar depan, di bawah dinding batu yang lapuk.

1. Jelajahi Bangunan Berdiri Bebas Tertua di Dunia di Ġgantija

Dibangun sekitar 3600 SM, kuil UNESCO ini lebih tua dari Stonehenge lebih dari satu milenium. Dua struktur utamanya masih sangat terawat, dan museum di lokasi memberikan konteks yang sangat baik. Sisihkan waktu 1–1,5 jam di sini.

Jelajahi
Pemandangan panoramik benteng Citadella di Victoria, Gozo, dengan tembok batu bersejarah, menara lonceng, katedral, dan bendera Malta di bawah langit berawan sebagian.

2. Eksplorasi Benteng Perbukitan Gozo di Victoria

Citadella berdiri megah di atas bukit Victoria dan menawarkan pemandangan 360 derajat ke seluruh penjuru pulau. Di dalam temboknya terdapat katedral baroque, beberapa museum kecil, dan gang-gang sepi yang nyaris bebas dari keramaian wisatawan.

Jelajahi
Pemandangan dari atas Blue Hole di Dwejra, Gozo, menampilkan air biru jernih yang dikelilingi formasi batu kapur yang terjal.

3. Nikmati Salah Satu Lokasi Menyelam Terbaik di Mediterania di Dwejra

Kawasan pesisir barat Dwejra memadukan situs selam Blue Hole, Inland Sea yang memesona, dan Fungus Rock yang misterius dalam satu destinasi yang dramatis. Bagi yang tidak menyelam, kamu bisa berenang di Inland Sea atau berjalan menyusuri jalur pantai di atasnya.

Jelajahi
Pemandangan udara garis pantai berpasir merah di Ramla Bay, ombak biru yang tenang, sebuah monumen patung yang berdiri sendiri, dan tanaman hijau yang tersebar di sepanjang pantai yang luas.

4. Berenang di Ramla Bay, Pantai Pasir Merah Terbaik di Gozo

Pantai terbesar Gozo ini istimewa karena pasirnya yang berwarna oranye kemerahan dan reruntuhan vila Romawi di lereng bukit di atasnya. Gua Calypso hanya beberapa menit berjalan ke atas. Datanglah sebelum pukul 10 pagi untuk menghindari keramaian musim panas.

Jelajahi
Pemandangan udara Basilika Ta' Pinu yang dikelilingi lahan pertanian di Gozo, dengan menara loncengnya yang menjulang tinggi serta pemandangan laut dan pedesaan di kejauhan.

5. Kunjungi Gereja Ziarah yang Berdiri Sendiri di Pedesaan Gozo

Basilika Ta' Pinu berdiri sendiri di tengah lahan pertanian terbuka, fasad neo-Romanesque-nya tampak mencolok di bawah langit Gozo. Bagian dalamnya dipenuhi persembahan ex-voto — kruk, surat, foto — yang ditinggalkan oleh para peziarah yang bersyukur.

Jelajahi
Pemandangan luas Ladang Garam Xwejni dengan petak-petak batu kapur yang rapi berisi air laut di bagian depan, serta garis pantai berbatu Gozo dan laut di latar belakang.

6. Abadikan Tambak Garam Kuno di Xwejni Saat Matahari Terbit

Ratusan tambak garam yang dipahat dari batu di sepanjang pantai utara Gozo telah digarap selama lebih dari 350 tahun. Polanya membentuk geometri yang tampak luar biasa saat cahaya keemasan. Satu keluarga kecil masih memanen dan menjual garam di sini.

Jelajahi
Ngarai Wied il-Għasri dengan air berwarna pirus mengalir di antara tebing batu kapur yang terjal di bawah langit cerah di pesisir utara Gozo.

7. Berenang di Celah Tebing Wied il-Għasri yang Mirip Fjord

Ngarai sempit ini membelah tebing pantai utara Gozo dan berujung di pantai berbatu kecil dengan air yang sangat jernih. Turunan curam membutuhkan waktu sekitar 15 menit. Bawa alat snorkel untuk menikmati dinding gua bawah laut.

Jelajahi
Matahari terbenam di Teluk Xlendi dengan air toska yang tenang, perahu-perahu kecil, dan tebing batu kapur yang dramatis mengapit teluk sempit.

8. Tutup Hari di Gozo dengan Makan di Restoran Tepi Air Xlendi

Xlendi Bay adalah salah satu teluk paling menawan di Gozo, dengan pantai kecil, jalur jalan kaki di tepi tebing, dan deretan restoran makanan laut tepat di pinggir air. Datanglah untuk makan siang lambat dan lanjutkan dengan jalan kaki ke menara pengawas.

Jelajahi

Comino: Blue Lagoon & Sekitarnya

Pemandangan udara sebuah teluk kecil berbatu dengan air biru kehijauan yang jernih dan vegetasi jarang, menyerupai Blue Lagoon di Comino, Malta.
Photo Artem Zhukov

Comino adalah pulau kecil di antara Malta dan Gozo dengan pendudap tetap kurang dari sepuluh orang. Kebanyakan pengunjung datang untuk Blue Lagoon, dan airnya memang layak mendapat pujian tersebut — tapi datang lebih pagi atau sore hari membuat perbedaan besar antara pengalaman berenang yang ajaib dan lautan perahu wisata yang penuh sesak. Layanan feri beroperasi dari Ċirkewwa dan pelabuhan Mġarr.

Dua kursi dek bergaris biru di tepi pantai berbatu menghadap perairan biru kehijauan dan tebing terjal Blue Lagoon, Comino, di bawah langit cerah.

9. Berenang di Air Pirus Blue Lagoon Comino

Warna air Blue Lagoon memang seperti yang kamu bayangkan — teluk dangkal dengan pasir putih dan kejernihan yang tidak biasa untuk standar Mediterania. Datanglah dengan feri pagi pertama atau setelah pukul 16.00 untuk menghindari puncak keramaian.

Jelajahi
Pemandangan dramatis Crystal Lagoon dengan air toska jernih, tebing berbatu, dan beberapa perahu yang berlabuh di teluk tenang di bawah langit biru cerah.

10. Nikmati Ketenangan di Crystal Lagoon Comino yang Lebih Sepi

Di pantai utara Comino, Crystal Lagoon menawarkan berenang di gua laut dan lompat tebing dengan jauh lebih sedikit pengunjung dibanding Blue Lagoon. Populer di kalangan penyelam snorkel karena formasi batu bawah lautnya dan air dalam yang jernih.

Jelajahi
Garis pantai Santa Marija Bay dengan pantai berpasir yang ditumbuhi rumput laut, air biru kehijauan yang tenang, dan perbukitan berbatu di bawah langit berawan saat senja.

11. Bersantai di Santa Marija Bay, Sudut Tenang Comino

Pantai berpasir kecil dekat kapel Comino ini adalah tempat paling damai di pulau ini. Air yang tenang dan dangkal membuatnya ideal untuk keluarga. Berjalan kaki dari Blue Lagoon sekitar 20 menit.

Jelajahi

💡 Tips lokal

Blue Grotto dan Blue Lagoon adalah dua tempat yang berbeda. Blue Grotto adalah rangkaian gua laut di pantai selatan Malta yang dijelajahi dengan perahu kecil. Blue Lagoon adalah teluk berenang di Pulau Comino. Banyak pengunjung pertama kali keliru membedakan keduanya saat memesan tur.

Situs Kuno & Kota Bersejarah

Gerbang batu masuk ke benteng kuno Mdina di Malta, dengan tembok pertahanan tinggi dan langit biru.
Photo Joe Ambrogio

Situs-situs kuno Malta termasuk yang paling mudah dijangkau di dunia — sebagian besar bisa dicapai dengan bus umum dan memakan waktu kurang dari satu jam dari ibu kota. kuil-kuil kuno Malta tersebar di berbagai lokasi, jadi rencanakan mana saja yang bisa digabung dalam satu perjalanan sehari daripada terburu-buru mengunjungi semuanya. Mdina cocok dikombinasikan dengan Rabat, sementara situs-situs kuil di selatan juga saling berdekatan.

Pemandangan udara panoramik tembok pertahanan dan gerbang Kota Tua Mdina di atas bukit, dengan pedesaan sekitarnya dan Laut Mediterania di kejauhan.

12. Susuri Tembok Mdina, Kota Sunyi Abad Pertengahan Malta

Bebas kendaraan dan hampir tidak berubah sejak era abad pertengahan, Mdina paling nikmat dijelajahi dengan santai. Tembok bastion-nya menawarkan pemandangan seluruh pulau saat senja. Gabungkan dengan Rabat dan katakombe Romawi di dekatnya untuk perjalanan setengah hari.

Jelajahi
Ruang interior berbatu dari kuil Ħaġar Qim, menampilkan megalit besar, dinding berukir, dan pencahayaan ambient yang lembut.

13. Berdiri di Kuil Berusia 5.500 Tahun di Ħaġar Qim

Berdiri di tepi tebing pantai selatan, Ħaġar Qim adalah pengantar terbaik untuk mengenal budaya kuil prasejarah Malta. Atap pelindung modern menjaga bebatuan dari erosi sekaligus menjaga suhu tetap sejuk. Sisihkan 1,5 jam termasuk pusat pengunjung.

Jelajahi
Pemandangan interior Kuil Mnajdra yang menampilkan blok batu kapur koral dan pintu batu kuno di bawah kanopi pelindung di Malta.

14. Lihat Kuil Mnajdra yang Disejajarkan dengan Bintang di Tepi Pantai

Hanya beberapa menit berjalan turun dari Ħaġar Qim, Mnajdra memiliki latar paling dramatis di antara semua kuil Malta — tebing dan laut terbuka di satu sisi, batu kuno di sisi lain. Kesejajaran ekuinoks melalui pintu utamanya sungguh luar biasa.

Jelajahi
Pemandangan St. Paul's Catacombs di Rabat, Malta, menampilkan terowongan batu kapur yang dipahat tangan dan relung pemakaman yang diterangi cahaya hangat.

15. Masuk ke Katakombe Romawi di Bawah Rabat

Berasal dari abad ke-3 Masehi, ruang-ruang pemakaman bawah tanah yang saling terhubung ini mencakup lebih dari 2.000 meter persegi. Ini termasuk bukti paling awal kehadiran Kekristenan di Malta dan mudah dikombinasikan dengan kunjungan ke Mdina di hari yang sama.

Jelajahi
Para pengunjung menjelajahi lorong interior berpendar di Gua Għar Dalam di Malta, dikelilingi oleh formasi batuan kasar dan lapisan geologis kuno.

16. Temukan Masa Prasejarah Malta di Gua Għar Dalam

Gua di Malta selatan ini menyimpan tulang belulang gajah dan kuda nil kerdil yang pernah berkeliaran di Malta 180.000 tahun lalu, plus bukti keberadaan pemukiman manusia pertama di pulau ini. Pemberhentian singkat tapi benar-benar memukau, dekat Blue Grotto.

Jelajahi

Tiga Kota & Pesisir Selatan

Pemandangan panoramik Three Cities bersejarah di Malta dengan marina penuh kapal pesiar dan kubah gereja ikonik di latar belakang di bawah langit biru cerah.
Photo Fly Anywhere Couple
Pemandangan panoramik Fort St. Angelo yang menjulur ke Grand Harbour, dikelilingi air biru tua, perahu-perahu, dan lanskap kota Birgu, Malta.

17. Kunjungi Benteng yang Bertahan dalam Pengepungan Agung 1565

Fort St. Angelo berdiri di jantung Pengepungan Agung 1565 dan kini telah dipugar untuk dibuka bagi publik. Pemandangan pelabuhan dari bastion atas adalah yang terbaik di Malta. Naik feri dari Valletta dengan penyeberangan hanya 10 menit.

Jelajahi
Fasad Istana Inquisitor di Birgu, menampilkan dinding batu kapur yang lapuk, jendela berdaun, dan balkon batu di bawah langit biru cerah.

18. Masuki Salah Satu Istana Inkuisitor yang Masih Bertahan di Eropa

Bangunan di Vittoriosa ini pernah menjadi pusat Inkuisisi Romawi dari tahun 1574 hingga 1798. Ruang sidang dan sel penjara yang masih terawat terasa sangat mencekam. Ini adalah salah satu atraksi paling khas di Tiga Kota yang jarang dikunjungi wisatawan.

Jelajahi
Menara pengawas batu di Gardjola Gardens di Senglea, Malta, dengan cahaya sore yang hangat dan pohon palem bersiluet di langit cerah.

19. Nikmati Panorama Pelabuhan Terbaik dari Taman Gardjola Senglea

Taman kecil di ujung Senglea ini menyuguhkan panorama benteng Valletta, Grand Harbour, dan Fort St. Angelo yang tak kalah dari titik pandang mana pun di Malta. Hanya 10 menit berjalan dari dermaga feri di Vittoriosa.

Jelajahi
Perahu nelayan tradisional dengan warna cerah bersandar di tepi pelabuhan Marsaxlokk, dengan lapak pasar yang ramai, kafe, dan pohon palem di latar belakang.

20. Jelajahi Pasar Ikan Hari Minggu di Marsaxlokk

Pasar Minggu Marsaxlokk berjejer di sepanjang pelabuhan yang dipenuhi perahu nelayan tradisional luzzu berwarna-warni cerah. Ikan segar, madu lokal, dan hasil bumi dijual dari kios-kios pasar. Datang sebelum pukul 11 pagi untuk pilihan terbaik.

Jelajahi
Pemandangan luas Blue Grotto Malta yang menampilkan tebing batu kapur dramatis, lengkungan laut besar, air biru kehijauan, dan tanaman pantai di latar depan.

21. Naik Perahu Masuk ke Gua Laut Blue Grotto

Perahu kayu kecil berangkat dari pelabuhan Wied iż-Żurrieq saat cuaca tenang dan melewati enam gua laut di mana cahaya matahari yang dibiaskan mengubah air menjadi biru cerah, hijau, dan ungu. Perjalanan berlangsung 15–20 menit dengan biaya beberapa euro per orang.

Jelajahi
St. Peter's Pool, teluk batu kapur berbentuk tapal kuda alami di pantai Malta, dengan tepian batu berlapis dan laut tenang saat matahari terbenam.

22. Terjun ke Laut di St. Peter's Pool Dekat Marsaxlokk

Tempat berenang alam paling populer di Malta ini memiliki hamparan batu kapur datar di atas air dalam yang jernih. Tidak ada pasir, tidak ada fasilitas — hanya bebatuan, laut, dan penduduk lokal. Padukan dengan pasar ikan Minggu untuk perjalanan sehari yang sempurna di selatan Malta.

Jelajahi

Tebing, Alam, & Pemandangan Indah

Pemandangan udara tebing pantai yang dramatis dan pedesaan terjal bertemu dengan Laut Mediterania yang biru di bawah langit yang sebagian berawan.
Photo Polina ⠀
Matahari terbenam yang dramatis di atas Dingli Cliffs dengan siluet tepi tebing dan langit berwarna-warni yang menyala.

23. Jalan di Tepi Tebing Tertinggi Malta Saat Matahari Terbenam

Tebing barat daya Malta yang menjulur lebih dari 250 meter ke laut ini menawarkan jalur trekking paling dramatis di pulau ini. Jalurnya membentang beberapa kilometer tanpa pagar pembatas — datanglah satu jam sebelum matahari terbenam untuk cahaya dan pemandangan terbaik.

Jelajahi
Air laut jernih dengan para perenang di dekat pintu masuk berbatu gua Għar Lapsi, dikelilingi tebing-tebing terjal di pantai selatan Malta.

24. Berenang di Air Tenang Għar Lapsi yang Terlindung

Teluk berbatu alami di pesisir barat daya Malta ini memiliki air yang tenang dan terlindung, ideal untuk berenang dan snorkeling. Bebatuan datar, gua laut, dan pemandangan ke arah Pulau Filfla yang tak berpenghuni menjadikannya alternatif yang lebih sepi dibanding pantai berpasir.

Jelajahi

✨ Tips pro

Gabungkan Dingli Cliffs, Għar Lapsi, dan Blue Grotto dalam satu perjalanan sehari yang efisien di barat daya Malta menggunakan mobil atau taksi. Bus umum melayani masing-masing pemberhentian, tapi sambungan antar-lokasi terbatas — menyewa mobil untuk rute ini bisa menghemat beberapa jam perjalanan.

Tanya Jawab

Apakah saya perlu mobil untuk wisata sehari dari Malta?

Tidak untuk sebagian besar destinasi. Jaringan bus Malta menghubungkan Valletta ke Mdina, Marsaxlokk, Mellieħa (untuk feri utara ke Gozo dan Comino), dan situs-situs kuil di selatan. Tiga Kota bisa dijangkau dengan feri dari Valletta. Mobil memang membantu untuk Dingli Cliffs, Għar Lapsi, dan menggabungkan beberapa destinasi secara efisien, tapi destinasi wisata sehari utama semuanya bisa dijangkau dengan transportasi umum.

Bagaimana cara dari Malta ke Gozo?

Naik feri Gozo Channel dari Ċirkewwa di utara Malta menuju pelabuhan Mġarr di Gozo. Penyeberangan memakan waktu 25 menit dan feri beroperasi sering sepanjang hari, termasuk semalam. Bus 41 atau 42 dari Valletta sampai ke Ċirkewwa dalam sekitar 60–75 menit. Tidak perlu pemesanan di muka untuk penumpang pejalan kaki.

Kapan waktu terbaik mengunjungi Blue Lagoon?

Blue Lagoon bisa dikunjungi sekitar Mei hingga Oktober, dengan kondisi berenang terbaik antara Juni dan September saat air paling hangat. Teluk ini sangat padat di bulan Juli dan Agustus antara sekitar pukul 10.00 hingga 16.00. Naik feri pagi pertama atau datang sore hari akan sangat meningkatkan kualitas pengalaman kamu.

Bisakah mengunjungi Gozo dan Comino dalam satu hari?

Bisa, tapi terasa tergesa-gesa. Banyak tur perahu terorganisir yang menggabungkan keduanya dalam satu hari, biasanya menghabiskan pagi di Blue Lagoon dan sore di Gozo. Kalau ingin menjelajahi Gozo dengan benar — termasuk Citadella, kuil Ġgantija, dan pantai barat — sebaiknya sisihkan satu hari penuh tersendiri.

Apakah Mdina layak dikunjungi sebagai wisata sehari dari Valletta?

Ya, dan cocok dikombinasikan dengan Rabat yang ada di sebelahnya. Mdina sendiri butuh 2–3 jam untuk dijelajahi dengan santai. Gabungkan dengan Katakombe St. Paul di Rabat dan makan siang untuk perjalanan setengah hari yang nyaman. Bus 51, 52, atau 53 dari Valletta menuju Rabat/Mdina memakan waktu sekitar 40 menit.

Destinasi terkait:malta

Sedang merencanakan perjalanan? Temukan aktivitas personal dengan aplikasi Nomado.