Museum Terbaik di New Orleans: Sejarah, Seni, Jazz, dan Lainnya

New Orleans punya salah satu lanskap museum paling kaya di Amerika Serikat bagian selatan. Mulai dari jejak sejarah jazz, warisan perbudakan, hingga 5.000 tahun seni rupa — inilah museum-museum yang layak dikunjungi.

Eksterior beton The National WWII Museum di New Orleans dengan latar langit mendung, tulisan besar terlihat di bangunan tersebut.

Rencanakan dan pesan perjalanan ini

Alat dari mitra Travelpayouts untuk membandingkan penerbangan dan hotel. Jika Anda memesan melalui tautan ini, kami dapat mendapat komisi tanpa biaya tambahan untuk Anda.

Penerbangan

Peta hotel

New Orleans selalu memberi hadiah bagi mereka yang penasaran. Di balik pawai karnaval dan taburan gula beignet, kota ini menyimpan beberapa museum paling menarik di Amerika Serikat — mulai dari kompleks Perang Dunia II yang berafiliasi dengan Smithsonian hingga kuil voodoo tiga ruangan di gang sempit French Quarter. Panduan ini mencakup seluruh spektrum, dikelompokkan berdasarkan tema agar kamu bisa menyusun itinerari sesuai minat. Kalau butuh bantuan mengatur jadwal, itinerari 3 hari di New Orleans bisa membantumu mengatur kunjungan museum bersama atraksi lain di kota ini. Untuk konteks lebih dalam tentang sejarah kota yang berlapis-lapis, panduan sejarah New Orleans wajib dibaca sebelum berangkat.

Museum Sejarah Kelas Dunia

Pemandangan megah Cabildo dan Katedral St. Louis dengan Jackson Square dan patung berkuda di latar depan, di bawah langit berawan di New Orleans.
Photo Jill Xue

New Orleans berada di persimpangan sejarah Prancis, Spanyol, Afrika, dan Amerika — dan museum-museum sejarah terbaiknya mencerminkan kerumitan itu. French Quarter saja sudah menampung beberapa properti resmi Louisiana State Museum, sementara kawasan Warehouse District menyimpan permata utama kota yang tak tertandingi bagi para pelancong sejarah sejati.

Para pengunjung berkumpul di sekitar tank dan jeep bersejarah yang dipajang di luar Louisiana Memorial Pavilion milik National WWII Museum pada hari yang cerah di New Orleans.

1. Habiskan Seharian di National WWII Museum

Secara konsisten masuk peringkat 5 besar museum terbaik AS, kompleks di Warehouse District ini mengulas seluruh pengalaman Amerika dalam Perang Dunia II. Siapkan waktu minimal 3-4 jam. Film 4D yang dinarasikan Tom Hanks saja sudah sepadan dengan harga tiketnya. Pesan tiket online agar tidak perlu antre.

Jelajahi
Cabildo di New Orleans, sebuah bangunan bersejarah yang megah dengan jendela melengkung dan kubah, berdiri di balik pagar besi dan taman yang terawat pada hari yang cerah.

2. Berdiri di Tempat Perjanjian Louisiana Purchase Ditandatangani di The Cabildo

Bekas pusat pemerintahan kolonial Spanyol di Jackson Square ini adalah lokasi penyerahan wilayah Louisiana Purchase pada 1803. Kini menjadi bagian dari Louisiana State Museum, tiga lantainya menelusuri budaya Creole, sejarah Perang Saudara, dan topeng kematian Napoleon.

Jelajahi
Pondok kayu tua bekas budak di balik pagar putih, dikelilingi rumput hijau dan pepohonan di bawah langit berawan sebagian.

3. Menyelami Sejarah Perbudakan di Whitney Plantation

Empat puluh lima menit di sebelah barat kota, Whitney adalah satu-satunya museum perkebunan di Louisiana yang seluruhnya berfokus pada kehidupan para budak. Memorial Wall of Honor dan patung-patung anak sebagai saksi sejarah menjadikan tempat ini salah satu situs bersejarah paling menggetarkan di Amerika Serikat bagian selatan.

Jelajahi
Float parade bertema naga berwarna-warni yang sangat besar sedang dalam konstruksi di Mardi Gras World, dikelilingi dekorasi dan patung yang semarak di dalam gudang yang luas.

4. Intip Dapur Mardi Gras di Mardi Gras World

Gudang pembuatan float yang masih aktif beroperasi di dekat tepi sungai ini memungkinkanmu berjalan di antara kepala-kepala raksasa dari papier-mache dan berbagai properti berkilau yang dipakai dalam parade sungguhan. Tur berpemandu digelar setiap hari dan termasuk sesi mencoba kostum — pengalaman satu jam yang menyenangkan untuk semua usia.

Jelajahi

💡 Tips lokal

Louisiana State Museum mencakup lima properti di French Quarter, termasuk Cabildo, Presbytère, dan Old US Mint. Tiket kombinasi lebih hemat jika kamu berencana mengunjungi lebih dari satu. Cek harga terkini di louisianastatemuseum.org.

Seni Rupa & Patung

Patung luar ruangan seorang wanita duduk dengan seekor banteng, dikelilingi pohon dan semak di bawah langit biru cerah.
Photo Shuaizhi Tian

Dunia museum seni New Orleans jauh melampaui ekspektasi untuk kota seukurannya. Pusatnya adalah NOMA di kawasan Mid-City, tapi taman patung gratis di sebelahnya layak mendapat perhatian yang sama — dan sering terlewatkan oleh pengunjung pertama kali.

Aula pintu masuk utama New Orleans Museum of Art dengan pengunjung, meja resepsi, tangga marmer, dan detail arsitektur klasik.

5. Jelajahi 40.000 Karya di New Orleans Museum of Art (NOMA)

Museum seni rupa tertua di Louisiana ini dibuka pada 1911 dan mencakup segalanya — dari Impresionisme Prancis, benda-benda upacara Afrika, hingga fotografi kontemporer. Gedung bergaya Beaux-Arts-nya sendiri sangat indah. Sisihkan dua jam, dan gabungkan dengan kunjungan ke taman patung di sebelahnya.

Jelajahi
Dinding pintu masuk Sydney and Walda Besthoff Sculpture Garden dengan papan nama, batu berwarna krem, dan langit biru di latar belakang.

6. Jalan-Jalan Gratis di Besthoff Sculpture Garden, City Park

Lebih dari 90 karya pematung ternama seperti George Segal dan Kara Walker tersebar di lima hektar taman yang indah tepat di sebelah NOMA. Masuk gratis, naungan pohon ek tua begitu memukau, dan ini sungguh pengalaman seni luar ruang berkelas dunia.

Jelajahi

Museum Musik & Sejarah Budaya

Pemandangan jalanan di French Quarter New Orleans dengan musisi tampil untuk kerumunan dan bangunan bersejarah yang berwarna-warni di latar belakang.
Photo João Francisco

Tidak ada kota lain di Amerika yang memiliki warisan musik sekaya New Orleans, dan beberapa lembaga didedikasikan untuk melestarikan serta menjelaskannya. Dari tempat kelahiran jazz hingga tradisi hidup parade second-line, museum budaya di sini tak tertandingi di mana pun. Untuk informasi lebih lanjut tentang skena musik di luar museum, panduan musik jazz New Orleans membahas venue live, berbagai lingkungan, dan apa yang perlu kamu dengarkan.

Deretan rak putih di New Orleans Jazz Museum yang dipenuhi instrumen kuningan vintage, klarinet, dan kotak instrumen lama di bawah pencahayaan fluoresen.

7. Telusuri Sejarah Lengkap Jazz di New Orleans Jazz Museum

Bertempat di Old US Mint tahun 1838 di pinggir French Quarter, museum ini menyimpan alat musik langka, rekaman awal, dan foto-foto yang mendokumentasikan perjalanan jazz dari Congo Square ke panggung dunia. Tur berpemandu digelar Kamis hingga Sabtu pukul 10 pagi.

Jelajahi
Sekelompok orang berkumpul di bawah pohon ek besar di Congo Square, menabuh drum, menari, dan bermain musik pada hari yang cerah.

8. Kunjungi Tempat Kelahiran Jazz di Congo Square

Di dalam Louis Armstrong Park di kawasan Tremé, alun-alun terbuka ini adalah tempat para budak Afrika berkumpul setiap hari Minggu untuk bernyanyi, menabuh gendang, dan menari — akar budaya dari lahirnya jazz itu sendiri. Ini situs bersejarah di luar ruang, bukan museum konvensional, tapi sedikit tempat yang menanggung bobot sejarah sebesar ini.

Jelajahi
Tampilan interior New Orleans Historic Voodoo Museum dengan rak-rak penuh artefak, jimat, tengkorak, dan benda-benda ritual di ruangan yang temaram.

9. Temukan Voodoo Louisiana di Historic Voodoo Museum

Jangan bayangkan lemari kaca yang berkilap: museum tiga ruangan di French Quarter ini (berdiri 1972) penuh atmosfer dan detail, dengan altar, kantong gris-gris, dan kisah Marie Laveau yang diceritakan dalam ruang yang sangat intim. Tiket masuk $8. Kecil, autentik, dan sama sekali tidak seperti kunjungan museum biasa.

Jelajahi

✨ Tips pro

New Orleans Jazz Museum menawarkan masuk gratis setiap hari Minggu. Kalau kamu berwisata dengan anggaran terbatas, panduan kami tentang hal-hal gratis di New Orleans punya banyak strategi untuk menekan pengeluaran sambil tetap menjelajahi situs budaya terbaik kota ini.

Arsitektur & Situs Sejarah Hidup

Pemandangan luas Katedral St. Louis dan patung berkuda di Jackson Square, New Orleans, dengan taman dan awan di atasnya.
Photo Jill Xue

Beberapa 'museum' paling penting di New Orleans sama sekali tidak memiliki meja tiket. Tata kota bersejarahnya — pemakaman, katedral, dan gedung-gedung berusia ratusan tahun — berfungsi sebagai museum terbuka yang sulit ditandingi kota Amerika mana pun. panduan tur jalan kaki New Orleans sangat cocok dipadukan dengan bagian ini bagi siapa pun yang ingin mendapatkan penjelasan terpandu tentang situs-situs ini.

Pemandangan luas Katedral St. Louis dengan tiga menaranya menjulang di belakang Jackson Square, pepohonan hijau rimbun, dan bendera Amerika berkibar di hari yang cerah.

10. Kunjungi Katedral Katolik Aktif Tertua di AS

Katedral St. Louis dengan tiga menaranya telah menjadi pusat Jackson Square sejak dikonsekrasikan, dan sering disebut sebagai salah satu katedral yang paling lama aktif berturut-turut di Amerika Serikat, dengan akar paroki di lokasi ini sejak 1718. Masuk gratis. Interiornya sederhana namun mengharukan, dan sejarah yang tertanam di dinding-dinding itu sungguh luar biasa.

Jelajahi
Jalur lebar yang diapit makam-makam bersejarah di atas tanah dan mausoleum di bawah langit biru cerah di St. Louis Cemetery No. 1, New Orleans.

11. Tur Makam di Atas Tanah di St. Louis Cemetery No. 1

Berdiri sejak 1789, makam-makam berlapis kapur putih di atas tanah menjadi salah satu pemandangan paling khas di New Orleans. Akses hanya melalui tur berpemandu resmi untuk semua pengunjung (persyaratan dari Keuskupan Agung sejak 2015). Makam yang diklaim milik Ratu Voodoo Marie Laveau selalu menjadi daya tarik utama.

Jelajahi
Gedung-gedung Pontalba di New Orleans, menampilkan fasad bata merah, balkon besi cor, rambu jalan, mobil yang diparkir, dan pejalan kaki di bawah langit biru.

12. Lihat Apartemen Tertua di Amerika di Gedung Pontalba

Dibangun pada 1840-an oleh Baroness Pontalba, gedung-gedung berfasad besi cor yang mengapit Jackson Square ini adalah apartemen tertua di Amerika Serikat. Lantai bawahnya kini berisi toko-toko dan sebuah apartemen bersejarah yang bisa dikunjungi lewat tur — sepotong sejarah urban Creole yang masih hidup.

Jelajahi
Gedung bersejarah Vieux Carré dengan balkon besi tempa yang rumit dan tanaman gantung di bawah langit biru cerah di French Quarter, New Orleans.

13. Jelajahi French Quarter sebagai Kawasan Bersejarah yang Terlindungi

Dilindungi sejak 1936, seluruh 78 blok Vieux Carré membentuk salah satu kawasan bersejarah kolonial Spanyol dan Creole yang paling utuh di AS. Setiap jalannya pada dasarnya adalah museum terbuka. Komisi Vieux Carré memberlakukan standar pelestarian ketat untuk setiap bangunan.

Jelajahi

Museum Alam & Atraksi Ramah Keluarga

Keluarga dengan anak-anak melihat tangki ikan besar dan kehidupan akuatik di pameran akuarium yang terang benderang, menciptakan pengalaman yang menyenangkan dan edukatif.
Photo Los Muertos Crew

Kalau kamu bepergian bersama anak-anak atau sekadar ingin istirahat dari galeri dalam ruangan, New Orleans punya atraksi sejarah alam dan sains yang sangat bagus. Untuk panduan lebih lengkap tentang liburan bersama si kecil, panduan New Orleans bersama anak mencakup segalanya mulai dari akuarium hingga tur rawa.

Siluet kerumunan pengunjung menyaksikan ikan-ikan besar berenang di balik kaca dalam pameran akuarium yang bercahaya biru.

14. Jelajahi Kehidupan Laut Teluk Meksiko di Aquarium of the Americas

Di tepi Sungai Mississippi di kawasan CBD, akuarium kelas dunia ini menampilkan terowongan terumbu karang Karibia yang bisa kamu lewati, buaya albino, koloni penguin, dan pameran besar Teluk Meksiko. Siapkan 2-3 jam. Ini adalah atraksi keluarga terbaik di kota.

Jelajahi
Tanaman tropis yang rimbun dan cabang pohon ek yang menjulang tinggi memenuhi jalur cerah di New Orleans Botanical Garden di City Park.

15. Lihat Desain Taman Art Deco Era WPA di Kebun Raya

Di dalam City Park, kebun bersejarah ini memiliki bedengan mawar formal, konservatori tropis, dan beberapa arsitektur taman era WPA terbaik yang masih tersisa di AS. Tempat ini sering sepi bahkan di akhir pekan ramai, dan detail-detail Art Deco-nya sangat dinikmati oleh mereka yang berjalan pelan sambil memperhatikan sekelilingnya.

Jelajahi

Tanya Jawab

Berapa hari yang dibutuhkan untuk mengunjungi museum-museum terbaik di New Orleans?

Dua hari penuh sudah cukup untuk mengunjungi lembaga-lembaga utama dengan nyaman. Hari pertama: National WWII Museum (setengah hari) ditambah Cabildo atau Jazz Museum. Hari kedua: NOMA dan Besthoff Sculpture Garden di City Park. Whitney Plantation butuh perjalanan setengah hari tersendiri dari kota.

Apakah National WWII Museum benar-benar layak dikunjungi saat di New Orleans?

Ya, meskipun museum ini membahas sejarah PD II secara global, bukan hanya sejarah lokal. New Orleans dipilih sebagai lokasi museum karena perahu Higgins — kapal pendarat yang memungkinkan pendaratan D-Day — dirancang dan dibuat di sini. Keterkaitan lokal itu memberi museum ini tempat yang sah di kota ini.

Museum mana di New Orleans yang bisa dimasuki secara gratis?

Besthoff Sculpture Garden (bersebelahan dengan NOMA) gratis. Historic New Orleans Collection di Royal Street juga bebas biaya masuk, meski tiket tetap diperlukan. New Orleans Jazz Museum menawarkan masuk gratis setiap hari Minggu. Congo Square di Louis Armstrong Park adalah situs bersejarah terbuka yang gratis.

Apakah perlu memesan tiket museum di New Orleans jauh-jauh hari?

Untuk National WWII Museum, pemesanan tiket jauh-jauh hari sangat disarankan sepanjang tahun, terutama di akhir pekan dan saat Mardi Gras atau Jazz Fest. Untuk NOMA, pemesanan online tersedia tapi biasanya bisa langsung masuk di hari kerja. Slot tur Whitney Plantation cepat penuh — selalu pesan lebih awal.

Kawasan mana yang paling ideal untuk menginap agar bisa jalan kaki ke beberapa museum?

Central Business District dan bagian bawah Garden District menempatkanmu dalam jarak jalan kaki ke National WWII Museum, serta akses mudah dengan streetcar atau rideshare ke museum-museum sejarah French Quarter dan lembaga seni di City Park. French Quarter sendiri memang strategis, tapi bukan lokasi terdekat untuk NOMA atau WWII Museum.