Rekomendasi Day Trip Terbaik dari Venesia: Pulau Laguna & Desa Nelayan

Venesia memang seru dijelajahi pelan-pelan, tapi sekitarnya juga layak dieksplorasi. Dari naik vaporetto ke pulau laguna hingga kereta ke perbukitan Veneto, satu hari di luar sestieri bikin kamu melihat sisi lain Italia timur laut.

Perahu vaporetto melintas di perairan depan bangunan pulau Venesia, dengan Molino Stucky bersejarah di latar belakang.

Venesia memang cukup kecil untuk dieksplorasi habis dalam beberapa hari, tapi laguna serta daratan sekitarnya menawarkan pengalaman yang benar-benar berbeda—dan sering terlewat oleh banyak wisatawan. Day trip terbaik dari Venesia bisa berarti naik vaporetto sekitar 45 menit ke rumah warna-warni Burano, atau kereta 25–30 menit ke Padua, rumah Katedral Scrovegni. Panduan ini fokus pada destinasi yang bisa dijangkau dari pusat Venesia tanpa mobil, mulai dari laguna lalu melebar ke luar. Untuk transportasi di laguna, pass ACTV berbasis waktu biasanya lebih hemat daripada tiket satuan. Untuk tujuan di daratan, pesan tiket Trenitalia atau Italo lebih awal untuk harga termurah. Kalau baru punya waktu dua hari di Venesia, cek dulu itinerary Venesia 2 hari sebelum mulai merancang day trip, dan lihat juga panduan pulau-pulau laguna Venesia untuk info rute pulau lebih lengkap.

💡 Tips lokal

Berangkatlah naik vaporetto paling pagi ke Burano atau Torcello (sekitar jam 7–8 pagi dari Fondamente Nove) agar bisa menikmati pulau sebelum rombongan tur datang. Pulang siang dan kamu masih punya waktu sore santai di Venesia.

Pulau Laguna: Dekat, Seru, & Bebas Mobil

Sebuah kanal yang diapit rumah-rumah cerah dan berwarna-warni di Burano, Venesia, dengan perahu-perahu yang tertambat di sepanjang perairan di bawah langit biru yang cerah.
Photo Chait Goli

Pulau-pulau di utara laguna adalah day trip paling praktis dari Venesia—semuanya bisa dijangkau naik vaporetto tanpa harus ganti moda transportasi lain. Tiap pulau punya ciri khas sendiri: Murano identik dengan industri kaca, Burano penuh warna dan suasana rumah, sedangkan Torcello sangat tua dan nyaris sepi. Murano dan Burano bisa digabung dalam satu hari, tapi Torcello lebih enak dinikmati di pagi tersendiri. Untuk bagian selatan laguna, panduan pulau laguna kami membahas Pellestrina dan Chioggia maupun pulau-pulau utara dengan detail.

Tampak pabrik kaca Murano legendaris berdinding bata merah dengan tulisan 'Vetri Artistici', di tepi kanal, perahu berlabuh dan pepohonan di depannya.

1. Lihat Langsung Pembuat Kaca Murano

Banyak tungku di Murano menawarkan demo gratis, kamu bisa lihat langsung para maestro kaca membentuk kaca panas dengan teknik berusia ratusan tahun. Jangan langsung mampir ke showroom di dermaga, lebih baik jalan sedikit ke tengah pulau untuk studio seni yang lebih autentik.

Jelajahi
Deretan vas dan wadah kaca Murano warna-warni di etalase dalam Museo del Vetro di Pulau Murano.

2. Telusuri 700 Tahun Sejarah Kaca di Museum Murano

Terletak di palazzo abad ke-17, museum ini membahas seni kaca secara serius—mulai dari koleksi Romawi kuno hingga mahakarya zaman Renaisans. Sisihkan 1,5 jam di sini, dan kunjungi sebelum menonton demo kerajinan agar tahu konteks sejarahnya.

Jelajahi
Suasana kanal di Pulau Burano yang penuh warna dengan deretan rumah cat merah, kuning, hijau, dan biru, perahu-perahu bersandar di tepi air, langit biru cerah.

3. Jelajah Jalan Warna-warni Pulau Burano

Rumah cat terang, menara miring, dan kanal sunyi membuat Burano jadi pulau paling fotogenik di laguna. Datang pagi sebelum jam 10 jika ingin foto jalanan yang kosong. Pulau ini kecil, bisa dijelajahi dengan berjalan kaki dalam dua jam.

Jelajahi
Fasad luar Museo del Merletto di Burano, menampilkan jendela melengkung serta papan nama dan pola renda di depan museum.

4. Lihat Kerajinan Renda Punto in Aria di Museum Renda Burano

Renda jarum khas Burano, dulu sangat diminati bangsawan Eropa, didokumentasikan di museum ini lewat karya antik yang sangat detail. Museum kecil namun serius, dan melihat para perajin tua membuat renda memang mengesankan.

Jelajahi
Tampilan Katedral Santa Maria Assunta abad ke-7 di Torcello dan menara loncengnya yang tinggi menjulang di atas lanskap rawa garam laguna.

5. Kunjungi Pulau Sepi nan Mistik: Torcello

Dulu berpenduduk ribuan, kini Torcello hanya dihuni beberapa puluh orang dengan suasana hening yang mendalam. Katedral abad ke-7, gereja Santa Fosca di sebelahnya, dan pemandangan laguna yang liar benar-benar beda dari tempat lain di Venesia.

Jelajahi
Tampak luar Basilica di Santa Maria Assunta di Torcello, dengan fasad bata kuno, jendela berbentuk lengkung, kolom batu, dan elemen halaman yang lapuk dimakan waktu.

6. Nikmati Mozaik Bizantin di Katedral Torcello

Santa Maria Assunta berdiri sejak tahun 639 M, bangunan tertua di laguna, dengan mozaik Penghakiman Terakhir yang menutupi seluruh dinding barat. Kualitasnya setara kota Ravenna. Sisihkan setidaknya satu jam di sini dan sekalian masuk ke gereja Santa Fosca di sebelahnya.

Jelajahi
Pulau San Michele di Venesia dilihat dari atas air, menampilkan makam berpagar khas dan deretan pohon cemara di bawah langit biru.

7. Jelajah Pulau Pemakaman San Michele

Pulau pemakaman Venesia yang dikelilingi tembok, dekat Cannaregio, adalah tempat peristirahatan terakhir tokoh seperti Stravinsky, Ezra Pound, dan Diaghilev. Gereja abad ke-15 karya Codussi dan jalur pohon cemara bikin suasananya sangat indah. Bisa mampir sebelum ke Murano, hanya 10 menit naik vaporetto.

Jelajahi
Jalur pejalan kaki sunyi dan kanal pedesaan dikelilingi hijaunya tumbuhan di Pulau Sant'Erasmo, memperlihatkan sisi damai, alami, serta karakter pertanian dari salah satu pulau terbesar di laguna Venesia.

8. Gowes Santai di Ladang Sant'Erasmo

Pulau kebun sayur Venesia di laguna utara ini datar, sunyi, dan paling asyik dijelajahi dengan sepeda sewaan. Ada kebun anggur, kebun sayur, hingga menara tua Torre Massimiliana. Sekitar 45 menit naik vaporetto dari Fondamente Nove.

Jelajahi

Laguna Selatan: Desa Nelayan yang Autentik

Pemandangan tepi air sebuah desa nelayan dengan rumah-rumah berwarna-warni, perahu-perahu kecil yang bersandar, dan menara gereja di bawah langit mendung.
Photo Alessandro Manzoli

Laguna selatan memang lebih sepi pengunjung daripada pulau-pulau utara, tapi sangat seru bagi yang mau sedikit repot menempuh perjalanan agak jauh. Sudut tersembunyi laguna seperti Pellestrina dan Chioggia terasa jauh dari hiruk pikuk turis, bahkan lebih tenang daripada Torcello sekarang. Memang butuh persiapan: Chioggia bisa dicapai naik bus dari Piazzale Roma atau menempuh rute panjang lewat Lido dan kapal ferry; Pellestrina berada di antara keduanya. Siapkan satu hari penuh untuk tiap pulau ini.

Pemandangan kanal klasik di Chioggia dengan rumah warna-warni di kanan kiri, perahu kecil terikat di air, dan jembatan melengkung indah tampak di kejauhan di bawah langit biru cerah.

9. Eksplorasi Kota Nelayan Chioggia yang Hidup

Chioggia punya kanal khas, pasar ikan aktif, dan penduduk yang benar-benar mencari nafkah di laguna. Suasana dan harga jauhhhh dari Venesia turis. Datangi pasar ikan pagi, lalu berjalanlah sepanjang kanal utama dan makan siang di trattoria lokal.

Jelajahi
Pemandangan lebar Pulau Pellestrina dari Laguna Venesia dengan rumah warna pastel, gereja yang mencolok, dan garis tepi laut panjang di pinggir laut.

10. Rasakan Sepinya Pulau Pellestrina nan Panjang

Pellestrina adalah pulau penghalang sepanjang 12 km dengan rumah nelayan berwarna, jalan laguna sepi, dan restoran seafood yang top. Fasilitas wisata di sini hampir tidak ada—memang itu intinya! Bisa digabung bersama Chioggia untuk day trip penuh di laguna selatan.

Jelajahi

Pulau-Pulau Dekat yang Pas untuk Setengah Hari

Pemandangan udara Pulau San Giorgio Maggiore, menampilkan gereja, menara lonceng, marina, dan Laguna Venesia dengan perahu-perahu di hari yang cerah.
Photo Ekaterina Valinakova (CC0)

Beberapa pulau cukup dekat dari pusat Venesia dan pas dijadikan tujuan setengah hari saja ketimbang day trip penuh. Cocok digabung dengan sore di Dorsoduro atau Castello di hari yang sama.

Pemandangan udara Pulau San Giorgio Maggiore dengan gereja karya Palladio, menara lonceng, biara, marina, dan air biru kehijauan di Venesia, Italia.

11. Naik ke Menara San Giorgio Maggiore, Pemandangan Terbaik Venesia

Gereja putih rancangan Palladio persis di seberang Piazza San Marco ini layak dikunjungi meski cuma buat naik ke menara lonceng: panoramanya 360 derajat—kota dan laguna kelihatan semua. Di dalamnya juga ada lukisan Tintoretto yang luar biasa.

Jelajahi
Pemandangan udara pulau penghalang Lido di Venezia yang memisahkan Laguna Venesia dan Laut Adriatik, terlihat pantai, kawasan perkotaan, dan perairan laguna.

12. Nikmati Pagi di Tepi Laut Lido bergaya Liberty

Lido bisa dicapai vaporetto 20 menit dari San Marco dan nuansanya jauh beda: jalan rindang, vila Art Nouveau, suasana santai. Sewa sepeda dan keliling pulau, atau sekadar berjalan di tepi laut jauh dari klub pantai yang ramai.

Jelajahi
Hotel megah Belle Époque klasik yang terlihat dari hamparan pasir Pantai Lido di Venezia, lengkap dengan deretan kursi santai, payung, dan para pengunjung yang bersantai.

13. Berenang di Pantai Adriatik Lido

Satu-satunya pantai sejati Venesia ada di sisi Adriatik pulau Lido, dari klub pantai pribadi (stabilimenti balneari) dekat area utama, hingga pantai bebas di bagian selatan (Alberoni). Pilihan pas jika musim panas dan kota terasa sumpek.

Jelajahi
Pemandangan udara waterfront Pulau Giudecca dengan Gereja Redentore bergaya Palladian dan bangunan pemukiman khas Venezia di pinggir kanal.

14. Jalan Santai di Tepi Air Pulau Giudecca

Hanya satu halte vaporetto dari Zattere, Giudecca itu pulau hunian dengan kafe lokal, gereja Redentore karya Palladio, bangunan industri yang disulap, dan pemandangan lepas ke Dorsoduro. Tidak lebih dari dua jam, tapi banyaaak rasa baru dibanding pusat kota Venesia.

Jelajahi
Chiesa del Santissimo Redentore di pulau Giudecca, fasad putih megah dan kubahnya menjulang di atas deretan bangunan Venesia, terlihat dari seberang kanal.

15. Kunjungi Gereja Ikonik Karya Palladio di Giudecca

Dibangun sebagai ungkapan syukur setelah wabah 1576, Redentore adalah gereja terbaik karya Palladio dan salah satu arsitektur terbesar Renaisans Italia. Bagian dalamnya lapang dan tenang. Tiap Juli, ada jembatan ponton yang menghubungkan dengan Dorsoduro saat Festa del Redentore.

Jelajahi

Day Trip ke Daratan: Naik Kereta

Pemandangan luas alun-alun Prato della Valle di Padua dengan patung-patung berjajar di sepanjang kanal tengah dan bangunan bersejarah di latar belakang.
Photo Ivan Rebic

Stasiun Santa Lucia Venesia langsung terhubung ke kota-kota utama di Veneto dan, lewat kereta cepat, ke Bologna, Florence, dan Milan. Day trip daratan yang paling dekat dan mudah: Padua (25–30 menit), Vicenza (sekitar 40 menit), dan Verona (70–80 menit). Pesan tiket Trenitalia atau Italo jauh-jauh hari—apalagi kereta cepat. Jangan lupa cek jadwal kereta pulang sebelum berangkat: layanan malam dari stasiun kecil kadang jarang. Kalau ingin mengatur trip yang lebih panjang dengan kombinasi tujuan daratan, cek juga panduan Venesia 3 hari untuk tips pembagian waktu.

✨ Tips pro

Kunjungan ke Katedral Scrovegni di Padua dibatasi 20 menit, dan tiket bisa habis berminggu-minggu di musim sibuk. Pesan online di website Musei Civici Padova sebelum ke Venesia.

Tanya Jawab

Day trip paling mudah dari Venesia naik vaporetto apa?

Murano adalah opsi day trip laguna termudah, hanya 10–20 menit naik vaporetto jalur 3 atau 4.1 dari Ferrovia atau jalur 12 dari Fondamente Nove. Kamu bisa menonton demo pembuatan kaca dan berkunjung ke Museum Kaca dalam setengah hari, sisanya bebas untuk jelajah Venesia.

Apakah bisa ke Burano dan Torcello dalam satu hari?

Bisa, asal berangkat benar-benar pagi. Naik vaporetto pertama ke Torcello (jalur 12 dari Fondamente Nove), habiskan 1,5–2 jam, lalu lanjut ke Burano (hanya sebentar di jalur yang sama). Biasanya sudah kembali ke Venesia awal atau tengah sore. Jangan dibalik urutannya: Burano ramai mulai tengah pagi dan Torcello paling magis saat masih sepi.

Berapa lama perjalanan kereta dari Venesia ke Verona atau Padua?

Padua sekitar 25–40 menit dari Santa Lucia tergantung naik kereta cepat atau lokal, yang sama-sama cukup sering. Verona 70–90 menit naik kereta regional/intercity, atau sedikit lebih cepat naik kereta cepat tertentu. Pesan tiket lebih dulu di Trenitalia atau Italo untuk harga terbaik dan kursi terjamin.

Tiket vaporetto cukup untuk pulau laguna, atau harus beli terpisah?

Pass ACTV berbasis durasi (75 menit, 24 jam, 48 jam, atau 72 jam) meliputi rute vaporetto ke Murano, Burano, Torcello, Lido, Giudecca, dan San Michele. Tidak termasuk rute bandara Alilaguna. Untuk jelajah pulau seharian, biasanya pass 24 jam lebih murah daripada beli tiket satuan.

Worth tidak day trip sampai ke Florence atau Bologna dari Venesia?

Memang bisa secara teknis naik kereta cepat (sekitar 2 jam satu arah ke Florence), tapi sebetulnya bakal capek sekali dan waktu di tujuannya terbatas. Banyak pelancong lebih puas mengisi satu hari dengan Padua, Verona, atau pulau laguna. Kalau mau ke Florence, sebaiknya minimal menginap semalam.

Destinasi terkait:venice

Sedang merencanakan perjalanan? Temukan aktivitas personal dengan aplikasi Nomado.